Mengenal Terapi Penyembuhan Prana Shakti: Mendiagnosis & Menyembuhkan

Gambar ini menunjukkan Paratpar Guru Dr Athavale (pencipta Terapi Penyembuhan Prana Shakti) melakukan diagnosis untuk seorang pencari Tuhan YME (seeker) melalui telepon. Setelah diagnosis hambatan pada Prana Shakti selesai, terapi penyembuhan diberikan kepada seeker untuk dilanjutkan. Pada artikel ini, kami akan membagikan cara untuk mendiagnosis hambatan energi pada Prana Shakti.

1. Pengantar Terapi Penyembuhan Prana Shakti

Dalam artikel kami, ‘Apa itu Kundalinī dan Cara Membangkitkan Tenaga Dalam Kundalini?“, kami menjelaskan sistem energi halus dalam tubuh kita. Secara khusus, kami membahas Prana Shakti (energi vital), energi kekuatan hidup yang menopang dan memberikan energi pada tubuh fisik, pikiran, intelek, dan ego halus. Energi vital ini sebenarnya adalah energi Tuhan YME, dan selain digunakan untuk menopang kehidupan kita, energi ini juga dapat diarahkan dan digunakan sebagai energi penyembuhan.

Sesuai dengan ilmu pengetahuan spiritual, setiap penyakit atau masalah yang berkaitan dengan tubuh fisik, pikiran dan intelek dimulai dari aspek halus dari diri kita terlebih dahulu, dan kemudian muncul secara fisik.

Dengan menggunakan prinsip spiritual yang sama, ketika ada hambatan dalam aliran Prana Shakti (energi Vital) di dalam tubuh, hal ini menyebabkan berbagai masalah pada tingkat fisik, psikologis dan spiritual. Bagaimana jika kita dapat mengidentifikasi hambatan-hambatan ini dan memperbaiki diri kita sendiri pada tingkat energi yang halus? Hal ini akan sangat membantu dalam pencegahan berbagai penyakit dan gangguan kesehatan.

Pada artikel ini, kami telah menjelaskan metodologi terapi spiritual tingkat lanjut yang telah kami kembangkan melalui Penelitian Spiritual, yang membantu dalam mendiagnosis hambatan-hambatan pada Prana Shakti (Energi Vital) atau energi kekuatan hidup di dalam tubuh untuk mengatasi penyakit, masalah psikologis dan masalah spiritual.

2. Terapi Penyembuhan Prana Shakti – Cara kerja

Prana Shakti (energi vital) dikeluarkan melalui jari-jari tangan kita secara terus menerus sepanjang hari. Penggunaan energi ini untuk menyembuhkan penyakit kita adalah inti dari terapi Penyembuhan Prana Shakti. Ini adalah terapi spiritual penyembuhan diri yang tidak memerlukan sentuhan.

Energi paling tak termanifestasi

Meskipun Prana Shakti (energi Vital) digunakan dalam berbagai terapi seperti terapi Piramida, pengobatan Reiki, penyembuhan Prana, dll, keunikan dari Terapi Penyembuhan Prana Shakti ini adalah kombinasi dari langkah-langkah spiritual seperti menyebut dan mengulang Nama Tuhan Yang Maha Esa (Chanting), dan mudra (posisi tangan tertentu) yang membantu proses penyaluran dan penyembuhan. Terapi ini juga mencakup Lima Prinsip Kosmik untuk memfasilitasi proses penyembuhan.

3. Kegunaan terapi penyembuhan diri ini

Terapi penyembuhan ini sama sekali tidak menggantikan perawatan kesehatan medis. Namun, terapi ini memberikan pasien sarana pengobatan pelengkap yang dapat menyalurkan energi positif ke organ yang terkena penyakit, untuk membantu mengatasi penyakit dan memfasilitasi penyembuhan. Selain itu, jika seseorang tidak memiliki akses langsung ke layanan kesehatan sebagai tindakan pertolongan pertama, seseorang dapat menggunakan terapi Penyembuhan Prana Shakti untuk meringankan penderitaannya. Terapi Penyembuhan Prana Shakti dapat digunakan bersamaan dengan terapi penyembuhan diri spiritual lainnya (seperti terapi Penyembuhan Air Garam, Terapi Kotak, dll.) seperti yang telah direkomendasikan di laman SSRF.

4. Tinjauan singkat tentang Terapi Penyembuhan Prana Shakti

Membersihkan selubung hitam

Terdapat tiga tahapan dalam prosesnya.

  1. Membersihkan Selubung Hitam: Kita mulai dengan mendiagnosis sendiri penghalang dalam aliran Prana Shakti (Energi Vital) dalam tubuh kita. Untuk diagnosis yang akurat, pertama-tama kita harus membersihkan selubung energi hitam di sekitar kita yang dapat mengganggu pembacaan kita.
  2. Mendiagnosis cakra atau area yang terpengaruh: Kemudian, tanpa menyentuh tubuh kita, kita melakukan eksperimen halus sederhana selama 2-3 menit dengan jari-jari kita untuk menentukan cakra atau bagian tubuh yang tersumbat. Untuk mengetahui lebih lanjut tentang cakra, dapat merujuk ke – Apa itu cakra?
  3. Menerapkan terapi penyembuhan untuk membersihkan hambatan/blok : Setelah menentukan titik hambatan, kita membersihkan hambatan tersebut dengan menggunakan chanting penyembuhan spesifik dan mudra (postur tangan tertentu) untuk menyalurkan Prana Shakti ke area yang terdapat hambatan.

5. Langkah 1 – Terapi Penyembuhan Prana Shakti – Membersihkan Selubung Hitam

Selubung energi hitam adalah selubung halus yang diciptakan oleh energi negatif yang dapat terbentuk di sekitar tubuh kita dan juga di cakra-cakra Kundalini. Tujuan utama dari kehadiran selubung tersebut adalah untuk mempengaruhi seseorang dengan getaran yang mengganggu. Berkaitan dengan terapi Penyembuhan Prana Shakti, selubung halus tersebut mengganggu kemampuan kita untuk mengakses atau mendiagnosis area yang akan diterapi. Hal ini juga mengurangi keefektifan terapi penyembuhan.

Cara membersihkan selubung hitam yang dibentuk oleh energi negatif di sekitar diri sendiri

Untuk menghilangkan selubung hitam ini, mulailah dengan menargetkan area dari kepala ke leher. Setelah itu, dari leher ke pinggang dan kemudian dari pinggang ke kaki. Ini adalah terapi penyembuhan sederhana yang dapat dilakukan dengan beberapa cara. Untuk informasi lengkap tentang cara membersihkan selubung hitam, silakan lihat artikel – Pembersihan spiritual dari selubung hitam yang dibentuk oleh energi negatif di sekitar diri sendiri

6. Langkah 2 – Terapi Penyembuhan Prana Shakti – Mendiagnosis cakra atau area yang terkena dampak

Setelah kita menyelesaikan tahapan pembersihan selubung hitam, kita siap untuk mulai menemukan hambatan dalam aliran Prana Shakti (energi vital) di tubuh kita dengan melakukan eksperimen halus. Tahap ini akan membantu kita untuk menentukan cakra atau area yang terkena dampak.

6.1 Beberapa teori yang berhubungan dengan cakra-cakra Kundalini

Sebelum kita masuk ke aspek praktikal dari langkah ini, kami ingin mengingatkan kembali tentang fungsi dari cakra-cakra Kundalini.

Cakra Kundalini merupakan gudang dari Prana Shakti, dan mereka menyediakan energi halus untuk fungsi-fungsi organ tubuh, pikiran, dan kecerdasan. Setiap cakra Kundalini berkaitan dengan organ tubuh tertentu. Prana Shakti diserap dan didistribusikan oleh cakra Kundalini seseorang dan dikirim ke masing-masing organ. Tabel berikut menunjukkan organ-organ yang terkait dengan berbagai cakra.

Ailment Associated Kundalini chakra (Spiritual Energy Centre)
1. Keluhan fisik
A. Keluhan pada kepala dan mata Cakra Adnya (Area pertengahan alis)
B. Keluhan yang berhubungan dengan mulut, telinga, hidung dan tenggorokan Cakra Vishuddha (Area tenggorokan)
C. Keluhan yang berhubungan dengan area dada Cakra Anahat (Bagian tengah area dada)
D. Keluhan pada perut Cakra Manipur (Pusar)
E. Keluhan yang berhubungan dengan perut bagian bawah Cakra Swadhishthan (Area sakral)
F. Keluhan yang berhubungan dengan anus  Muladhar-Cakra (Pangkal tulang belakang)
G. Keluhan pada tangan dan seluruh area kepala hingga area dada (Keluhan selain yang disebutkan pada Poin A dan C) Anahat Cakra (Bagian tengah area dada)
H. Keluhan pada kaki dan seluruh area di bawah dada (Keluhan selain yang disebutkan pada Poin D dan E) Manipur Cakra (Pusar)
I. Keluhan yang berhubungan dengan seluruh tubuh (Misalnya, kelelahan, demam, obesitas, penyakit kulit yang menyebar ke seluruh tubuh) 1. Cakra Sahasrar (Bagian tengah ubun-ubun kepala)
2. Cakra Anahat (Area tengah dada) dan Cakra Manipur (Pusar)
J. Kelelahan Muladhar-Cakra (Pangkal tulang belakang)
2. Keluhan-keluhan psikologis 1. Sahasrar-Cakra (Bagian tengah ubun-ubun kepala)
2. Cakra Anahat (Bagian tengah area dada)

Jika terdapat hambatan aliran Prana Shakti atau energi Vital pada cakra Kundalini manapun, maka organ-organ tubuh yang terkait dengan cakra tersebut kemungkinan besar mengalami kekurangan Prana Shakti. Energi negatif umumnya menyerang cakra Kundalini dan menyimpan energi yang mengganggu pada cakra tersebut, sehingga menciptakan hambatan di dalamnya. Oleh karena itu, diperlukan untuk menemukan penghalang tersebut di cakra-cakra Kundalini.

6.2 Metode untuk Mendiagnosis Hambatan dalam Aliran Prana Shakti (Energi Vital) di sepanjang cakra Kundalini

1. Posisi duduk: Untuk latihan ini, kita harus duduk menghadap ke arah Utara. Arah Utara menarik Prinsip Peleburan Tuhan YME, yang dibutuhkan untuk penyembuhan. Jangan menghadap ke arah Selatan karena dianggap sebagai arah yang tidak menguntungkan. Ketika seseorang membutuhkan Prinsip Penyelamat dari Tuhan YME, disarankan untuk duduk menghadap ke arah Timur atau Barat. Posisi duduk dapat dilakukan dengan rileks tanpa membuat tangan terasa tidak nyaman. Kemudian tutup mata Anda dan fokuslah pada pernapasan.

2. Doa : Ucapkan doa dengan sungguh-sungguh kepada Tuhan YME untuk memberikan anda kemampuan untuk dapat menemukan cakra yang terhambat dan diikuti dengan terapi penyembuhan yang tepat.

3. Memindai cakra:

  1. Yang perlu dilakukan: Letakkan keempat jari Anda dengan longgar (semua jari, kecuali ibu jari) dalam satu garis lurus, 1 hingga 2 sentimeter dari tubuh Anda dan gerakkan jari-jari tersebut ke atas dan ke bawah di area semua cakra dari cakra Swadhishthan ( area Sakral ) hingga cakra Sahasrar ( bagian tengah ubun-ubun)sembari memusatkan perhatian pada nafas Anda.Temukan titiknya dengan menggerakkan jari-jari sepanjang area tubuh, ke arah atas dan bawah.
  2. Yang harus diperhatikan : Titik di mana Anda merasakan sesak napas di sekitar sebuah cakra dapat menjadi titik atau hambatan yang perlu dilakukan penyembuhan. Beberapa gejala ketidaknyamanan lainnya dapat berupa: detak jantung yang meningkat, rasa sakit di tempat tertentu, kesulitan bernapas, kegelisahan, dll. Titik cakra yang memberikan rasa tidak nyaman yang paling banyak dapat dianggap sebagai titik tersebut. Terkadang, bisa terjadi pada dua cakra, dan mungkin kita juga merasakan ketidaknyamanan. Jika lebih dari dua cakra, kita dapat menyadari bahwa kita belum menemukan titik yang tepat dan harus mengulangi prosesnya.
  3. Menentukan titik yang tepat : Berhenti di titik tersebut dan gerakkan jari-jari Anda ke atas dan kemudian ke bawah beberapa kali, sekitar 2-3 cm dari area yang bermasalah, untuk menemukan titik yang tepat untuk hambatan tersebut. Terkadang penyembuhan spiritual telah terjadi pada saat pencarian titik tersebut, dan seseorang mungkin mengalami gejala-gejala manifestasi dari gangguan, seperti menguap, bersendawa, mengalami sensasi yang tidak nyaman pada kulit, dan lain-lain. Dalam kasus seperti itu, titik tersebut juga harus dapat dianggap cocok untuk melakukan nyas.

4. Memindai bagian lain dari tubuh : Terlepas dari apakah ada penghalang di cakra Kundalini atau tidak, mungkin masih ada penghalang di berbagai nadi (saluran energi) di mana organ-organ yang terkait mengalami gangguan, seperti sesak napas. Dalam kondisi seperti itu, temukan hambatan di nadi dengan menggerakkan jari-jari ke seluruh organ, seperti kepala, leher, dada, perut, tangan dan kaki, namun tidak pada cakra-cakraTemukan titiknya dengan menggerakkan jari-jari sepanjang area tangan, ke arah atas dan bawah

5. Bagaimana jika saya tidak dapat menemukan titik tersebut? : Jika Anda tidak dapat menemukan hambatan dalam aliran Prana Shakti di cakra Kundalini atau bagian tubuh lainnya, posisikan kedua tangan Anda sedemikian rupa sehingga punggung salah satu tangan bertumpu pada telapak tangan yang lain dan cobalah untuk menemukan titik tersebut dengan menggunakan jari-jari kedua tangan Anda.

Metode menyatukan jari-jari kedua tangan dan menemukan titik hambatan dengan menggerakkan jari-jari sepanjang area tubuh, ke arah atas dan bawah.

Lebih banyak Prana Shakti (energi Vital) atau Energi Prana yang dipancarkan karena menggunakan jari-jari kedua tangan secara bersamaan. Dengan demikian, titik hambatan dapat lebih mudah diidentifikasi, meskipun hanya sedikit, sehingga memungkinkan untuk melakukan terapi di titik yang tepat.

7. Rangkuman

Artikel ini menyediakan para pembaca untuk dapat mendiagnosis penyumbatan Prana Shakti (energi vital) pada sistem Kundalini, khususnya yang berhubungan dengan cakra dan nadi. Membersihkan hambatan-hambatan ini dapat membantu memberikan keringanan pada pasien. Latihan spiritual secara teratur (yang selaras dengan prinsip-prinsip universal) membantu meningkatkan kepekaan seseorang untuk mengidentifikasi hambatan Prana Shakti (energi vital) dengan menggunakan metode yang dijelaskan di atas. Setelah diperoleh diagnosis terkait letak penyumbatan, langkah 3, yang merupakan aspek penyembuhan dari terapi, dapat diterapkan. Silakan merujuk ke artikel – Penyembuhan Spiritual menggunakan Terapi Penyembuhan Prana Shakti. (Segera hadir)