Perayaan Halloween beresiko kerasukan
Perayaan Halloween beresiko kerasukan hantu dan setan, terutama jika dirayakan berulang kali, temuan ini berdasarkan penelitian yang dilakukan oleh Spiritual Science Research Foundation (SSRF)
MELBOURNE / NEW JERSEY (26 Oktober 2011) – Sebuah hukum dasar ilmu pengetahuan spiritual menyatakan bahwa ‘Kata, sentuhan, bentuk, rasa, bau dan energi yang terkait berada berdampingan’. Ini berarti – di mana ada nama dan bentuk hantu, di situ setan atau energi negatif berada, seperti pada Halloween, energi mereka yang mengganggu hadir juga. Karena bentuk dan warna dekorasi serta kostum yang digunakan dalam perayaan Halloween mirip dengan hantu, atribut tersebut bertindak sebagai antena untuk menarik banyak energi negatif yang mengganggu.
“Meskipun kita tidak melihatnya dengan mata telanjang, energi negatif yang terakumulasi melalui perayaan Halloween, pakaian dan aksesori terakumulasi di sekitar tubuh dan di lingkungan kita, membentuk selubung hitam,” kata Ana Prodanović dari SSRF. Dia menambahkan: “Efek buruknya pada mereka yang terlibat langsung bertahan hingga tiga minggu, sementara seseorang yang merayakan Halloween berulang kali akan terperangkap dalam selubung hitam ini dan 30% lebih rentan terhadap kerasukan hantu”.
SSRF mempelajari hukum dan hubungan sebab-akibat dari dunia spiritual dan mendefinisikan kerasukan setan sebagai kontrol hantu atau setan atas emosi, pikiran, kemampuan pengambilan keputusan dan tindakan seseorang. Hantu atau setan melakukannya dengan cara berada menyatu Populasi dunia saat ini menghadapi banyak penderitaan, setidaknya 50% diantaranya memiliki penyebab spiritual. Dengan merayakan Halloween, kita semakin meningkatkan gangguan spiritual, oleh karena itu SSRF menyarankan semua orang untuk menahan diri untuk merayakan Halloween.
SSRF, yang berbasis di Australia, dengan pusat-pusat dan seeker di seluruh dunia, melakukan penelitian spiritual yang dilakukan melalui indra keenam tingkat lanjut (ESP). Oleh karena itu, mampu mempelajari aspek-aspek dimensi spiritual yang sering diabaikan oleh metode penelitian konvensional.
Untuk kontak media, kunjungi bagian siaran pers SSRF atau hubungi bebas pulsa AS: +1 201 785 7773
Unduh siaran pers ‘Halloween celebration invites demonic possesion‘ dalam pdf.