Informasi tentang Alat Scanner Thermo Universal (UTS)

Harap diingat : Universal Aura Scanner (UAS) sebelumnya disebut Universal Thermo Scanner (UTS). Nama alat ini diperbarui oleh pabriknya, sehingga sekarang alat ini disebut UAS.

1. Pengantar Alat  Scanner Thermo Universal

Ilmu pengetahuan modern familiar dengan yang kasat mata atau sifat-sifat fisik  dari benda atau benda hidup. Namun, sesuai dengan sains spiritual, ada vibrasi halus yang terkait dengan setiap makhluk hidup atau benda, yang dapat dirasakan melalui indra keenam. Sampai saat ini, tidak ada cara lain untuk mengamati vibrasi halus ini. Namun, dengan kemajuan teknologi saat ini, scanner/pemindai aura dan energi halus telah dikembangkan yang memungkinkan seseorang untuk mengukur vibrasi spiritual dengan cara kwantitatif.

Scanner Thermo Universal atau UTS adalah salah satu alat yang telah dikembangkan oleh Dr Mannem Murthy, seorang pensiunan ilmuwan nuklir. Ini telah mematenkan teknologi yang mengukur energi halus seperti parameter  yang dijelaskan di bawah ini. Selama 6 tahun (2014 – 2019), tim peneliti di Maharshi Adhyatma Vishwavidyalay (MAV) dan SSRF telah melakukan lebih dari 10.000 pembacaan dengan instrumen ini. Telah ditemukan bahwa instrumen ini cukup diandalkan dalam  membaca aura dan energi halus secara akurat dari benda  apapun.

2. Prinsip dasar bagaimanan UTS berfungsi

Pada tingkat spiritual, setiap benda memancarkan vibrasi halus. Vibrasi halus di sekitar benda terdiri dari tiga komponen dasar halus, Sattva, Raja dan Tama. Sattva berarti kemurnian spiritual, sedangkan Tama berarti ketidakmurnian spiritual. Raja memberikan daya gerak baik pada komponen Sattva atau Tama. UTS ini mampu menangkap vibrasi yang terkait dengan komponen dasar halus dalam spektrum elektromagnetik.

Untuk  benda , UTS menunjukkan 4 jenis pembacaan :

  1. IR Negatif (Inframerah)
  2. UV Negatif (Ultraviolet)
  3. Aura positif
  4. Aura terukur

Pembacaan IR dan UV Negatif‘ sesuai dengan kenegatifan spiritual, sedangkan ‘pembacaan aura positif’ sesuai dengan kepositifan spiritual. Pembacaan UV menunjukkan bentuk negatif yang lebih intens daripada pembacaan IR.

Sehubungan dengan pembacaan IR dan UV yang negatif secara spiritual – instrumen ini mampu menangkap vibrasi-vibrasi halus yang menyusahkan dalam spektrum elektromagnetik terkait dengan sinar Infra Merah (IR) dan Ultraviolet (UV). Instrumen ini memiliki teknologi yang telah dipatenkan mampu menangkap vibrasi yang menyusahkan dalam spektrum IR dan UV, yang oleh penemunya diberi label ‘IR Negatif’ dan UV Negatif  ’. Sampel yang dimasukkan ke dalam UTS dan  sampel yang dapat dideteksi vibrasi negatif dan positif nya adalah sampel umum dan dibuat oleh pabrik. Sampel ini bersama dengan sensor elektronik (antena) yang dipasang pada tangan scanner UTS membantu mendeteksi vibrasi halus.

Aura dalam kata-kata sederhana adalah medan energi suatu benda. Kekuatan medan energi ini diambil oleh UTS dan diberi label sebagai ‘aura yang diukur‘ dari benda spesifik tersebut. Pembacaan aura yang terukur dapat menunjukkan kepositifan atau negatif tergantung pada vibrasi dominan subjek. Sebagai contoh, jika subjek memiliki vibrasi dominan positif, maka pembacaan aura terukur menunjukkan positif, sedangkan jika subjek memancarkan vibrasi negatif, pembacaan aura yang diukur akan menunjukkan negatif

Catatan: Ketika mengukur benda apa pun menggunakan UTS, semuanya memiliki aura yang terukur, tetapi tidak semua memiliki IR, UV, atau pembacaan aura positif.

Dalam  pembacaan aura yang diukur, sampel (yang unik pada  subjek) digunakan dan dimasukkan ke dalam UTS untuk dilakukan pembacaan. Jika subjeknya adalah seseorang, sampelnya bisa berupa air liur atau rambut; untuk tanaman, sampelnya dapat berupa daun, atau dalam hal benda , sampel bisa  bagian dari benda  atau kapas yang telah digosokkan pada permukaan benda.

3. Pembacaan dan interprestasi pembacaan UTS

UTS memiliki dua tangan yang terbuka saat pembacaan dilakukan. UTS dapat membuka hingga maksimum 180 °. Saat melakukan pembacaan, operator UTS akan memegang UTS di depan subjek. Jika tangan UTS terbuka hingga 180 ° penuh, adalah memungkinkan untuk mengukur panjang aura, dan untuk melakukannya operator selanjutnya akan melangkah mundur perlahan. Jarak di mana tangan UTS mulai menutup menunjukkan panjang aura untuk bacaan tertentu (lihat gambar di bawah). Contohnya, jika seseorang melakukan pembacaan IR dari suatu subjek, tangan UTS terbuka hingga 180 °, dan kemudian mulai menutup setelah orang tersebut melangkah 1,24 meter dari subjek, pembacaan IR akan menjadi 1,24 meter.

Jika tangan UTS tidak terbuka penuh  hingga 180 ° tetapi masih terbuka, itu dapat menunjukkan adanya sejumlah vibrasi, tetapi luas aura tidak dapat diukur. Seperti contoh pembacaan IR, jika tangan UTS terbuka  45 °, itu mungkin menunjukkan tingkat negativitas, tetapi luas aura IR tidak dapat diukur. tangan UTS mungkin tidak terbuka penuh hingga 180 ° dalam kasus pembacaan IR, UV dan energi positif. Namun, karena setiap subjek memiliki aura yang terukur, tangan UTS selalu terbuka hingga 180 ° saat melakukan pembacaan ini .

4. Analisa pembacaan UTS

Hasil yang diperoleh dari  empat pembacaan UTS seperti  dibawah :

Secara umum, MAV dan SSRF telah memakai pembacaan UTS sebagai bagian dari banyak penelitian untuk mempelajari efek dari berbagai stimulus, di mana pembacaan subjek dilakukan sebelum dan sesudah paparan terhadap stimulus atau intervensi apa pun. Dalam tabel di atas, subjeknya adalah seseorang dan stimulusnya adalah terapi air garam. Dalam hal ini, hilangnya aura IR subjek dan peningkatan aura terukur subjek setelah melakukan terapi  air garam mendukung kesimpulan bahwa terapi air garam memiliki efek positif pada subjek.

5. Faktor – faktor yang dapat mempengaruhi pembancaan UTS

Benda yang diukur : 

  • Vibrasi maya (māyāvi) yang dipancarkan dari subjek dapat menghasilkan bacaan yang memberikan hasil yang bertentangan dengan apa yang seharusnya.

Operator UTS : 

  • Operator harus memakai baju putih sepenuhnya.
  • Keadaan spiritual operator, baik positif maupun negatif, dapat memengaruhi pembacaan. Misalnya, jika operator menghadapi tekanan spiritual, hal itu dapat berdampak negatif pada pembacaan
  • Kondisi mental operator dapat memengaruhi pembacaan, dan pembacaannya lebih akurat jika operator tenang.
  • Tingkat spiritual operator juga memengaruhi pembacaan. Jika operator memiliki tingkat spiritual yang rendah, itu dapat berdampak pada pembacaan sehingga menjadi negatif, dan jika tingkat spiritual operator sangat tinggi, itu membuat pembacaan lebih positif. Dengan demikian, yang terbaik adalah jika tingkat spiritual operator tidak terlalu tinggi atau terlalu rendah. Misalnya, tingkat spiritual antara tingkat spiritual 50% dan 60% akan sesuai
  • Idealnya, operator UTS harus melakukan latihan spiritual rutin, bebas dari tekanan spiritual dan berada dalam kondisi mental yang baik untuk meningkatkan akurasi pembacaan UTS.

Lingkungan dan  waktu : 

  • Tekanan spiritual di lingkungan dapat memengaruhi pembacaan.
  • Negativitas spiritual di lingkungan umumnya lebih tinggi selama bulan purnama, bulan baru dan gerhana, sehingga pembacaan UTS dapat dipengaruhi selama periode ini. Jika mungkin, lebih baik untuk menghindari pembacaan UTS selama periode di mana  lebih negatif  secara spiritual seperti pada bulan purnama, bulan baru, selama gerhana, dll.
  • Selama periode tertentu dalam setahun yaitu dwi- minggu untuk arwah leluhur yang telah meninggal, tekanan spiritual umumnya meningkat dan ini dapat memengaruhi pembacaan UTS. Selama periode seperti itu, kepositifan seseorang dapat tertekan sementara negativitasnya tampaknya menunjukkan peningkatan

6. Kesimpulan

Pengukuran yang dilakukan menggunakan UTS memberikan peluang unik untuk mempelajari dimensi spiritual melalui sains modern. Khususnya, hasil MAV dan SSRF telah peroleh melalui pembacaan UTS sesuai dengan pembacaan yang diperoleh melalui indra keenam yang maju. Ini telah memberi kesempatan unik yang menjembatani kesenjangan sains modern dan Spiritualitas.

Studi penelitian saat ini biasanya tidak mengumpulan data terkait dimensi spiritual dan dampaknya pada berbagai aspek kehidupan kita. Studi yang diperkenalkan pada situs web SSRF dan MAV adalah unik karena sifatnya holistik (yang berarti mempertimbangkan dimensi fisik, psikologis dan spiritual). Akibatnya, peneliti tradisional dalam berbagai disiplin ilmu dapat menemukan cara yang benar-benar baru dalam memandang subjek mereka pilih. Kami mendorong para akademisi dan peneliti untuk bergabung dengan kami dalam memahami penyebab di balik berbagai fenomena secara lebih lengkap.

Penelitian semacam itu dapat mendorong beberapa pembaca kita untuk mengejar pertumbuhan spiritual untuk mendapatkan pemahaman spiritual yang lebih dalam tentang dunia di sekitar kita dan kehidupan. Kepada para pembaca ini, kami mengundang Anda untuk menghadiri Lokakarya Spiritual 5-Hari kami untuk memberi Anda petunjuk yang jelas agar pertumbuhan spiritual  lebih cepat.

Facebooktwitter