Gambar devosional

1.Melukis gambar devosional sebagai sebuah ungkapan emosi spiritual

Emosi spiritual (bhāv) didefinisikan sebagai memiliki kesadaran yang intens akan kehadiran Tuhan YME dalam kehidupan sehari-hari. Biasanya, kita hanya menyadari keberadaan kita sendiri di setiap saat sepanjang hari. Seiring identitas kita mengakar di alam bawah sadar kita, kita mengalami dunia ini hanya dari sudut pandang yang individualistik. Namun dengan latihan spiritual teratur, sebuah kesadaran yang baru terbentuk di dalam pikiran kita. Secara bertahap kita menjadi sadar akan kehadiran Tuhan YME dalam setiap situasi. Saat kita melakukan setiap tindakan dalam hidup dengan kesadaran yang intens akan Tuhan, maka kesadaran ini dikenal sebagai memiliki emosi spiritual.

Artikel ini menampilkan suatu bentuk emosi spiritual yang ditunjukkan oleh Ibu Uma Ravichandra, atau Umaka sebagaimana ia dikenal oleh rekan-rekan pencari Tuhan YME (seeker). Umaka adalah seorang seeker dari India, dan karena latihan spiritualnya, dia selalu dalam keadaan emosi spiritual. Meskipun dia tidak pernah mengikuti pelatihan formal dalam bidang seni, dia mengungkapkan emosi spiritualnya dengan menggambar berbagai gambar devosional dirinya di hadirat Shrīkrushṇa. Selagi menggambar gambar-gambar ini, cinta kasihnya pada Shrikrushna sangat kuat sehingga gambar-gambar ini menjadi hidup dengan kesadaran Ilahi (Chaitanya) yang terkandung didalamnya. Dengan demikian, gambar-gambar ini sekarang telah menjadi tempat penyimpanan yang memberikan kebahagiaan hakiki (Ānand) dari pengabdian kepada Tuhan YME bagi yang melihatnya.

Terdapat berbagai jenis emosi spiritual. Sebagai contoh:

  • Vātsalyabhāv yang berarti emosi spiritual cinta kasih seorang ibu. Inilah jenis cinta kasih yang dimiliki ibunda dari Shrikrushna terhadapNya.
  • Dāsyabhāv yang berarti memiliki emosi spiritual seorang pelayan bagi Tuhan.
  • Sakhyabhāv yang berarti memiliki emosi spiritual bahwa Tuhan adalah seorang sahabat.

Umaka memiliki bālakbhāv, yang berarti emosi spiritual seorang anak. Dengan jenis emosi spiritual ini, seorang seeker memiliki kepolosan, kemurnian dan cinta kasih kepada Tuhan YME seperti yang dimiliki anak kecil terhadap orang tuanya. Perasaan yang dominan adalah bahwa, “Saya adalah anak Tuhan yang kecil. Tuhan sendiri adalah ibu, ayah, saudara kandung, teman dan pelindung saya.” Ini semacam emosi spiritual anak-anak pada Shrikrushna yang membuat pikiran Umaka terlena. Dalam keadaan emosi spiritual ini, dia mulai berpikir bahwa dia adalah seorang anak berusia tiga tahun dan dia menggambar berbagai gambar dari perspektif seperti anak-anak namun kaya secara spiritual

‘Sebuah gambar berbicara seribu kata’, yang berarti apa yang diungkapkan dalam seribu kata dapat diungkapkan melalui sebuah gambar. Gambar balakbhav Ibu Uma Ravichandran dengan Shrikrushna telah membuktikan peribahasa ini sampai batas tertentu. Saya katakan ‘sampai batas tertentu’ karena meski ribuan kata digunakan, balakbhav dalam gambarnya tidak akan pernah bisa dijelaskan! Dalam Spiritualitas, kata-kata memiliki makna 2%,  98% sisanya diperoleh dari mengalami kata-kata tersebut.

– Yang Mulia Dr Athavale (14 Sep 2012)

2.Galeri gambar devosional

Saran mengenai cara melihat gambar berikut:

  • Sebelum membaca penjelasan di bawah setiap gambar, biarkan pikiran Anda untuk merenungkan gambar itu dan biarkan prinsip Ilahi dalam gambar tersebut terpancar dalam diri Anda dan memberikan pesan pribadi yang Tuhan inginkan untuk Anda terima. Setiap gambar merupakan undangan pribadi dari Tuhan untuk mengembangkan hubungan yang intim dan saling percaya denganNya, sehingga hati kita dapat berdiam dalam kuasa berserah diri kepada Tuhan.
  • Gadis berusia tiga tahun di setiap gambar tersebut melambangkan perasaan cinta kasih ibu Umaka yang seperti anak kecil kepada Yang Ilahi dan disebut sebagai ‘Uma kecil’.

Gambar devosional

3. Pesan penting dibalik penampilan gambar devosional tersebut

Pengabdian kepada Tuhan YME tidaklah lengkap hingga pikiran kita terpikat dan mabuk oleh kemanisan Ilahi-Nya. Kita merasakan bahwa setiap gambar tersebut merupakan sepucuk bunga yang lembut dari emosi spiritual yang dipersembahkan di Kaki Suci Shrikrushna. Hasilnya beberapa orang yang melihat gambar yang mengangkat secara spiritual ini dapat terbasahi dengan pengabdian kepada Shrikrushna dan terinspirasi untuk berserah di kaki SuciNya. Gambar seperti itu memiliki kekuatan untuk mempengaruhi aspek intelektual masyarakat dan mengubah cara pengambilan keputusan dan pemikirannya. Menginspirasi pembaca kami untuk memulai atau melanjutkan latihan spiritual mereka adalah tujuan di balik menampilkan gambar-gambar ini di situs web ini.