{"id":6434,"date":"2017-12-05T05:08:09","date_gmt":"2017-12-05T05:08:09","guid":{"rendered":"https:\/\/www.spiritualresearchfoundation.org\/indonesian\/?page_id=6434"},"modified":"2024-06-09T17:19:15","modified_gmt":"2024-06-09T17:19:15","slug":"kecanduan-pada-masyarakat-maju","status":"publish","type":"page","link":"https:\/\/www.spiritualresearchfoundation.org\/indonesian\/kesulitan-spiritual\/adiksi\/kecanduan-pada-masyarakat-maju\/","title":{"rendered":"Adiksi (kecanduan) dan masyarakat yang maju secara ekonomi"},"content":{"rendered":"<h1><\/h1>\n<p style=\"text-align: justify\"><span style=\"font-weight: 400\">Sementara penggunaan narkoba dan candu lainnya merupakan suatu permasalahan yang mempengaruhi setiap negara, tantangan yang dihadapi oleh negara maju bisa jadi berbeda dengan negara berkembang. Orang-orang di negara maju bisa menghadapi stres berat oleh karena kehidupan yang serba cepat. Seringkali hal ini menyebabkan mereka berpesta minum alkohol, merokok, mengobati diri dengan narkoba, atau menikmati aktivitas lain yang dapat menyebabkan perilaku adiktif. Bersamaan dengan itu, pendapatan yang tinggi di negara maju memberikan kemudahan bagi orang-orang untuk mendapatkan zat atau barang adiktif. Penggunaan narkoba dan kecanduan merupakan salah satu permasalahan yang paling menekan yang dihadapi oleh negara maju saat ini.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify\"><span style=\"font-weight: 400\">Setiap kali ada pemuasan kenikmatan materialistis yang berlebihan di lingkungan seperti yang terlihat di negara maju, hantu (setan, iblis, energi negatif, dll) mampu merasuki orang yang kecanduan dalam waktu yang sangat singkat dan memenuhi hasrat mereka sendiri.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify\"><span style=\"font-weight: 400\">Oleh karena lingkungan seperti itu, karena terdapat kesadaran kuat akan pemikiran kecanduan, beberapa wanita membangun atau melanjutkan kebiasaan candu seperti merokok, minum alkohol, bahkan selama masa kehamilan. Sehingga hantu (setan, iblis, energi negatif, dll) hadir dalam keadaan embrio, bersamaan dengan memenuhi hasratnya selama kehamilan itu sendiri, juga memegang kendali penuh pada wanita tersebut serta embrio dan menikmati pemenuhan hasratnya sepanjang hidup mereka. Di sisi lain, sebagian besar wanita mengatasi hal ini oleh karena tekad mereka yang tinggi selama kehamilan.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify\"><span style=\"font-weight: 400\">Tekad pada ibu hamil ini tercermin pada sebuah laporan <\/span><a href=\"http:\/\/www.samhsa.gov\/\"><span style=\"font-weight: 400\">samhsa.gov<\/span><\/a><span style=\"font-weight: 400\">. Melihat data gabungan dari tahun 2004-2005 di Amerika Serikat, tingkat merokok di bulan yang lalu lebih rendah pada wanita hamil daripada wanita yang tidak hamil di antara mereka yang berusia 26 sampai 44 tahun (10.4 vs. 28.8 persen) dan di antara mereka yang berusia 18 sampai 25 tahun (26.4 vs. 35.8 persen). Namun di antara mereka yang berusia 15 sampai 17 tahun, tingkat merokok pada wanita hamil lebih tinggi daripada wanita yang tidak hamil (22.3 vs. 18.5 percent), walaupun perbedaannya tidak signifikan. (Ref:\u00a0<\/span><a href=\"http:\/\/www.samhsa.gov\/data\/NSDUH\/2012SummNatFindDetTables\/NationalFindings\/NSDUHresults2012.htm\"><span style=\"font-weight: 400\">Samsha.gov 2005<\/span><\/a><span style=\"font-weight: 400\">)<\/span><\/p>\n<p><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"aligncenter wp-image-6595 size-full\" src=\"https:\/\/media.spiritualresearchfoundation.org\/wp-content\/uploads\/sites\/12\/2017\/12\/18152049\/2_IND_Graph-pregnancy.gif\" alt=\"Adiksi (kecanduan) dan masyarakat yang maju secara ekonomi\" width=\"394\" height=\"369\" \/><\/p>\n<p style=\"text-align: justify\"><span style=\"font-weight: 400\">Ketika wanita terus memuaskan kecanduan merokok, minum alkohol, atau narkoba selama kehamilan, hal itu cenderung mempengaruhi bayi mereka di tingkat fisik, psikologis, dan spiritual. <\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify\"><span style=\"font-weight: 400\">Inilah salah satu alasan mengapa kita menjumpai banyak anak-anak kecil di masyarakat yang makmur menunjukkan perilaku adiktif seperti merokok atau terjebak dalam hasrat seksual di usia yang sangat muda. Hal ini juga terutama disebabkan oleh hantu atau energi negatif. Karena masa remaja normal yang terrampas, jenis individu seperti ini beresiko menjadi tidak seimbang secara mental atau menjadi pasien psikiatrik di kemudian hari. Hantu (setan, iblis, energi negatif, dll) termanifestasi secara alami melalui tubuh fisik pasien seperti itu dan menghancurkan keharmonisan di banyak keluarga.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify\"><span style=\"font-weight: 400\">Laporan <\/span><a href=\"http:\/\/www.samhsa.gov\/\"><span style=\"font-weight: 400\">samsha.gov<\/span><\/a> <span style=\"font-weight: 400\">menunjukkan pola konsumsi rokok yang tinggi di Amerika Serikat mulai dari usia 12 tahun\u00a0<\/span><\/p>\n<p><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"aligncenter wp-image-6596 size-full\" src=\"https:\/\/media.spiritualresearchfoundation.org\/wp-content\/uploads\/sites\/12\/2017\/12\/18152049\/3_IND_Graph-age-group.gif\" alt=\"Adiksi (kecanduan) dan masyarakat yang maju secara ekonomi\" width=\"523\" height=\"348\" \/><\/p>\n<p style=\"text-align: justify\"><b>Komentar SSRF:<\/b><span style=\"font-weight: 400\"> Masyarakat makmur cenderung terganggu oleh kekayaan dan aktivitas senggang yang mereka miliki. Hal ini seringkali menyebabkan mereka menjadi lebih egois, mencari kepuasan kelima indera, pikiran, dan intelek mereka. Sikap seperti itu menyebabkan kecanduan pada berbagai hal mencakup menonton televisi, konsumsi makanan yang berlebihan, judi, dan penyalahgunaan zat adiktif.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify\"><a href=\"https:\/\/www.spiritualresearchfoundation.org\/indonesian\/kesulitan-spiritual\/karma-takdir\/arti-tujuan-hidup-manusia\/\"><span style=\"font-weight: 400\">Tujuan hidup<\/span><\/a><span style=\"font-weight: 400\"> yang sebenarnya adalah untuk melakukan semua aktivitas sedemikian rupa sehingga menyebabkan pertumbuhan spiritual. Dengan terjebak dalam pemuasan kelima indera, pikiran, dan intelek, kita tidak mampu melampaui hal-hal tersebut yang sangat penting bagi pertumbuhan spiritual. Yang lebih penting, fokus yang terus menerus pada kesenangan materialistik meningkatkan risiko mengundang entitas setan yang menggunakan manusia untuk memuaskan hasrat mereka sendiri (entitas tersebut)<\/span><\/p>\n<p style=\"float: left;font-size: 9pt;width: 49%;margin-right: 1%;margin-bottom: 0.5em;text-align: center\"><strong><a href=\"https:\/\/www.spiritualresearchfoundation.org\/userfiles\/newsletter\/2016\/Sri%20Datta%20Namjap.mp3\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"alignnone wp-image-3957 size-full\" src=\"https:\/\/media.spiritualresearchfoundation.org\/wp-content\/uploads\/sites\/12\/2016\/02\/18152230\/ind-datta-chant.jpg\" alt=\"Shri Gurudev Datta chant\" width=\"315\" height=\"130\" srcset=\"https:\/\/media.spiritualresearchfoundation.org\/wp-content\/uploads\/sites\/12\/2016\/02\/18152230\/ind-datta-chant.jpg 315w, https:\/\/media.spiritualresearchfoundation.org\/wp-content\/uploads\/sites\/12\/2016\/02\/18152230\/ind-datta-chant-300x124.jpg 300w\" sizes=\"(max-width: 315px) 100vw, 315px\" \/><\/a><br \/>\nCatatan: Untuk mengunduh file audio, klik kanan pada gambar dan klik \u201cSave link as \/ Save target as\u201d<\/strong><\/p>\n<p style=\"float: left;font-size: 9pt;text-align: center;width: 49%;margin-right: 1%;margin-bottom: 0.5em\"><a href=\"https:\/\/www.spiritualresearchfoundation.org\/shop\/en\/22-chanting-strips\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"alignnone wp-image-3956 size-full\" src=\"https:\/\/media.spiritualresearchfoundation.org\/wp-content\/uploads\/sites\/12\/2016\/02\/18152230\/ind-chanting-strips-small.jpg\" alt=\"Chant Datta kertas mantra\" width=\"315\" height=\"130\" srcset=\"https:\/\/media.spiritualresearchfoundation.org\/wp-content\/uploads\/sites\/12\/2016\/02\/18152230\/ind-chanting-strips-small.jpg 315w, https:\/\/media.spiritualresearchfoundation.org\/wp-content\/uploads\/sites\/12\/2016\/02\/18152230\/ind-chanting-strips-small-300x124.jpg 300w\" sizes=\"(max-width: 315px) 100vw, 315px\" \/><\/a><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Artikel ini menjelaskan tentang perilaku kecanduan yang tinggi di masyarakat yang maju secara ekonomi serta efek negatifnya.<\/p>\n","protected":false},"featured_media":0,"parent":5098,"menu_order":0,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","template":"","meta":{"_uag_custom_page_level_css":"","footnotes":""},"categories":[10],"tags":[344],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v23.4 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Adiksi (kecanduan) dan masyarakat yang maju secara ekonomi - SSRF Indonesian<\/title>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/www.spiritualresearchfoundation.org\/indonesian\/kesulitan-spiritual\/adiksi\/kecanduan-pada-masyarakat-maju\/\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Estimasi waktu membaca\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"4 menit\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/www.spiritualresearchfoundation.org\/indonesian\/kesulitan-spiritual\/adiksi\/kecanduan-pada-masyarakat-maju\/\",\"url\":\"https:\/\/www.spiritualresearchfoundation.org\/indonesian\/kesulitan-spiritual\/adiksi\/kecanduan-pada-masyarakat-maju\/\",\"name\":\"Adiksi (kecanduan) dan masyarakat yang maju secara ekonomi - SSRF Indonesian\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/www.spiritualresearchfoundation.org\/indonesian\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/www.spiritualresearchfoundation.org\/indonesian\/kesulitan-spiritual\/adiksi\/kecanduan-pada-masyarakat-maju\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/www.spiritualresearchfoundation.org\/indonesian\/kesulitan-spiritual\/adiksi\/kecanduan-pada-masyarakat-maju\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/www.spiritualresearchfoundation.org\/indonesian\/wp-content\/uploads\/sites\/12\/2017\/12\/2_IND_Graph-pregnancy.gif\",\"datePublished\":\"2017-12-05T05:08:09+00:00\",\"dateModified\":\"2024-06-09T17:19:15+00:00\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/www.spiritualresearchfoundation.org\/indonesian\/kesulitan-spiritual\/adiksi\/kecanduan-pada-masyarakat-maju\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/www.spiritualresearchfoundation.org\/indonesian\/kesulitan-spiritual\/adiksi\/kecanduan-pada-masyarakat-maju\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\/\/www.spiritualresearchfoundation.org\/indonesian\/kesulitan-spiritual\/adiksi\/kecanduan-pada-masyarakat-maju\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\/\/media.spiritualresearchfoundation.org\/wp-content\/uploads\/sites\/12\/2017\/12\/18152049\/2_IND_Graph-pregnancy.gif\",\"contentUrl\":\"https:\/\/media.spiritualresearchfoundation.org\/wp-content\/uploads\/sites\/12\/2017\/12\/18152049\/2_IND_Graph-pregnancy.gif\",\"width\":394,\"height\":369},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/www.spiritualresearchfoundation.org\/indonesian\/kesulitan-spiritual\/adiksi\/kecanduan-pada-masyarakat-maju\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Beranda\",\"item\":\"https:\/\/www.spiritualresearchfoundation.org\/indonesian\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Permasalahan Spiritual\",\"item\":\"https:\/\/www.spiritualresearchfoundation.org\/indonesian\/kesulitan-spiritual\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":3,\"name\":\"Kecanduan dan Adiksi\",\"item\":\"https:\/\/www.spiritualresearchfoundation.org\/indonesian\/kesulitan-spiritual\/adiksi\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":4,\"name\":\"Adiksi (kecanduan) dan masyarakat yang maju secara ekonomi\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/www.spiritualresearchfoundation.org\/indonesian\/#website\",\"url\":\"https:\/\/www.spiritualresearchfoundation.org\/indonesian\/\",\"name\":\"SSRF Indonesian\",\"description\":\"Menjembatani dunia dikenal dan tak dikenal\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/www.spiritualresearchfoundation.org\/indonesian\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"id\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Adiksi (kecanduan) dan masyarakat yang maju secara ekonomi - SSRF Indonesian","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/www.spiritualresearchfoundation.org\/indonesian\/kesulitan-spiritual\/adiksi\/kecanduan-pada-masyarakat-maju\/","twitter_misc":{"Estimasi waktu membaca":"4 menit"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/www.spiritualresearchfoundation.org\/indonesian\/kesulitan-spiritual\/adiksi\/kecanduan-pada-masyarakat-maju\/","url":"https:\/\/www.spiritualresearchfoundation.org\/indonesian\/kesulitan-spiritual\/adiksi\/kecanduan-pada-masyarakat-maju\/","name":"Adiksi (kecanduan) dan masyarakat yang maju secara ekonomi - SSRF Indonesian","isPartOf":{"@id":"https:\/\/www.spiritualresearchfoundation.org\/indonesian\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/www.spiritualresearchfoundation.org\/indonesian\/kesulitan-spiritual\/adiksi\/kecanduan-pada-masyarakat-maju\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/www.spiritualresearchfoundation.org\/indonesian\/kesulitan-spiritual\/adiksi\/kecanduan-pada-masyarakat-maju\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/www.spiritualresearchfoundation.org\/indonesian\/wp-content\/uploads\/sites\/12\/2017\/12\/2_IND_Graph-pregnancy.gif","datePublished":"2017-12-05T05:08:09+00:00","dateModified":"2024-06-09T17:19:15+00:00","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/www.spiritualresearchfoundation.org\/indonesian\/kesulitan-spiritual\/adiksi\/kecanduan-pada-masyarakat-maju\/#breadcrumb"},"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/www.spiritualresearchfoundation.org\/indonesian\/kesulitan-spiritual\/adiksi\/kecanduan-pada-masyarakat-maju\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/www.spiritualresearchfoundation.org\/indonesian\/kesulitan-spiritual\/adiksi\/kecanduan-pada-masyarakat-maju\/#primaryimage","url":"https:\/\/media.spiritualresearchfoundation.org\/wp-content\/uploads\/sites\/12\/2017\/12\/18152049\/2_IND_Graph-pregnancy.gif","contentUrl":"https:\/\/media.spiritualresearchfoundation.org\/wp-content\/uploads\/sites\/12\/2017\/12\/18152049\/2_IND_Graph-pregnancy.gif","width":394,"height":369},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/www.spiritualresearchfoundation.org\/indonesian\/kesulitan-spiritual\/adiksi\/kecanduan-pada-masyarakat-maju\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Beranda","item":"https:\/\/www.spiritualresearchfoundation.org\/indonesian\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Permasalahan Spiritual","item":"https:\/\/www.spiritualresearchfoundation.org\/indonesian\/kesulitan-spiritual\/"},{"@type":"ListItem","position":3,"name":"Kecanduan dan Adiksi","item":"https:\/\/www.spiritualresearchfoundation.org\/indonesian\/kesulitan-spiritual\/adiksi\/"},{"@type":"ListItem","position":4,"name":"Adiksi (kecanduan) dan masyarakat yang maju secara ekonomi"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/www.spiritualresearchfoundation.org\/indonesian\/#website","url":"https:\/\/www.spiritualresearchfoundation.org\/indonesian\/","name":"SSRF Indonesian","description":"Menjembatani dunia dikenal dan tak dikenal","potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/www.spiritualresearchfoundation.org\/indonesian\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"id"}]}},"uagb_featured_image_src":{"full":false,"thumbnail":false,"medium":false,"medium_large":false,"large":false,"1536x1536":false,"2048x2048":false,"post-thumbnail":false},"uagb_author_info":{"display_name":"Balvinder Sabhe","author_link":"https:\/\/www.spiritualresearchfoundation.org\/indonesian\/author\/balvinder-sabhe\/"},"uagb_comment_info":0,"uagb_excerpt":"Artikel ini menjelaskan tentang perilaku kecanduan yang tinggi di masyarakat yang maju secara ekonomi serta efek negatifnya.","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.spiritualresearchfoundation.org\/indonesian\/wp-json\/wp\/v2\/pages\/6434"}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.spiritualresearchfoundation.org\/indonesian\/wp-json\/wp\/v2\/pages"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.spiritualresearchfoundation.org\/indonesian\/wp-json\/wp\/v2\/types\/page"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.spiritualresearchfoundation.org\/indonesian\/wp-json\/wp\/v2\/users\/7565"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.spiritualresearchfoundation.org\/indonesian\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=6434"}],"version-history":[{"count":5,"href":"https:\/\/www.spiritualresearchfoundation.org\/indonesian\/wp-json\/wp\/v2\/pages\/6434\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":15996,"href":"https:\/\/www.spiritualresearchfoundation.org\/indonesian\/wp-json\/wp\/v2\/pages\/6434\/revisions\/15996"}],"up":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.spiritualresearchfoundation.org\/indonesian\/wp-json\/wp\/v2\/pages\/5098"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.spiritualresearchfoundation.org\/indonesian\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=6434"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.spiritualresearchfoundation.org\/indonesian\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=6434"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.spiritualresearchfoundation.org\/indonesian\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=6434"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}