{"id":5709,"date":"2017-07-01T07:27:35","date_gmt":"2017-07-01T07:27:35","guid":{"rendered":"https:\/\/www.spiritualresearchfoundation.org\/indonesian\/?page_id=5709"},"modified":"2017-09-04T07:39:40","modified_gmt":"2017-09-04T07:39:40","slug":"kesalahpahaman-kesucian","status":"publish","type":"page","link":"https:\/\/www.spiritualresearchfoundation.org\/indonesian\/latihan-spiritual\/pencerahan-spiritual\/kesalahpahaman-kesucian\/","title":{"rendered":"Kesalahpahaman terkait Kesucian"},"content":{"rendered":"<h1>Kesalahpahaman terkait Kesucian?<\/h1>\n<div id=\"toc_container\" class=\"no_bullets\"><p class=\"toc_title\">Daftar isi<\/p><ul class=\"toc_list\"><li><a href=\"#1_Orang_yang_baik_atau_religius_atau_orang_yang_dapat_memperlihatkan_mukjizat_adalah_Orang_Suci\">1. Orang yang baik atau religius atau orang yang dapat memperlihatkan mukjizat adalah Orang Suci<\/a><\/li><li><a href=\"#2_Seseorang_harus_wafat_sebelum_dinyatakan_sebagai_Orang_Suci\">2. Seseorang harus wafat sebelum dinyatakan sebagai Orang Suci<\/a><\/li><li><a href=\"#3_Hanya_beberapa_orang_terpilih_yang_dapat_menjadi_Seorang_Suci\">3. Hanya beberapa orang terpilih yang dapat menjadi Seorang Suci<\/a><\/li><li><a href=\"#4_Orang_Suci_hanya_berasal_dari_agama_tertentu\">4. Orang Suci hanya berasal dari agama tertentu<\/a><\/li><\/ul><\/div>\n\n<p>Berikut adalah beberapa kesalahpahaman mengenai Kesucian<\/p>\n<h2><span id=\"1_Orang_yang_baik_atau_religius_atau_orang_yang_dapat_memperlihatkan_mukjizat_adalah_Orang_Suci\">1. Orang yang baik atau religius atau orang yang dapat memperlihatkan mukjizat adalah Orang Suci<\/span><\/h2>\n<p style=\"text-align: justify;\">Seorang Suci ditentukan berdasarkan tingkat kesadaran spiritualnya semata. Tergantung pada jalan masing-masing orang, kriteria <a href=\"https:\/\/www.spiritualresearchfoundation.org\/indonesian\/pertumbuhan-spiritual\/tingkat-kesadaran\/\">tingkat kesadaran spiritual<\/a> seseorang untuk menjadi Orang Suci mungkin berbeda. Seseorang mungkin bisa melakukan mukjizat karena berbagai alasan. Alasan paling umum adalah karena latihan spiritual pada kelahiran sebelumnya. Namun, mempertunjukkan kekuatan spiritual secara sembarangan umumnya justru menyebabkan kemunduran spiritual bagi orang tersebut.<\/p>\n<h2><span id=\"2_Seseorang_harus_wafat_sebelum_dinyatakan_sebagai_Orang_Suci\">2. Seseorang harus wafat sebelum dinyatakan sebagai Orang Suci<\/span><\/h2>\n<p style=\"text-align: justify;\">Seseorang tidak harus berstatus sudah meninggal untuk menjadi Seorang Suci. Seseorang dapat mencapai tingkat kesadaran spiritual 70%, bahkan dalam satu kehidupan saja, bila melakukan latihan spiritual yang sesuai di bawah bimbingan seorang yang memahami Spiritualitas dan telah mencapai tingkatan <a href=\"https:\/\/www.spiritualresearchfoundation.org\/indonesian\/pencerahan-spiritual\/siapakah-guru-spiritual\/\">Guru<\/a> (seorang pengajar spiritual yang tingkat kesadaran spiritualnya di atas 70%).<\/p>\n<h2 style=\"text-align: justify;\"><span id=\"3_Hanya_beberapa_orang_terpilih_yang_dapat_menjadi_Seorang_Suci\">3. Hanya beberapa orang terpilih yang dapat menjadi Seorang Suci<\/span><\/h2>\n<p style=\"text-align: justify;\">Mencapai Kesucian, yaitu mencapai tingkat kesadaran spiritual 70%, bukanlah status spiritual yang hanya dapat dicapai oleh segelintir orang terpilih, seseorang juga tidak harus terlahir dengan kondisi sudah memiliki tingkat spiritual Seorang Suci. Setiap orang di Bumi, dengan keinginan tulus untuk mencapai Kesucian, memiliki kesempatan yang sama untuk mencapai tujuannya dengan cara melakukan latihan spiritual secara konsisten dengan tingkatan yang semakin tinggi. Di bawah bimbingan seorang Guru, kita semua dapat terhubung dengan prinsip Jiwa yang merupakan sifat sejati kita.<\/p>\n<h2 style=\"text-align: justify;\"><span id=\"4_Orang_Suci_hanya_berasal_dari_agama_tertentu\">4. Orang Suci hanya berasal dari agama tertentu<\/span><\/h2>\n<p style=\"text-align: justify;\">Perspektif seorang Suci bersifat universal dan tidak terbatas pada agama atau sekte manapun. Selain itu, Seorang Suci tidak harus hanya berasal dari agama tertentu. Orang Suci mungkin lahir dari agama tertentu, namun bisa mencapai Kesucian melalui latihan spiritual. Pada tahapan ini, Orang Suci sudah melampaui agama, dapat melihat Tuhan (Jiwa) dalam diri setiap manusia dan mengetahui bahwa <a href=\"https:\/\/www.spiritualresearchfoundation.org\/indonesian\/prinsip-prinsip-spiritual\/banyak-jalan-menuju-tuhan-sesuai-banyaknya-orang\/\">ada banyak jalan menuju Tuhan sebanyak jumlah manusia di dunia<\/a>.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Jumlah Orang Suci (Saint) di seluruh dunia mencapai 1000, namun hanya sebagian diantara mereka yang terlibat aktif dalam penyebaran Spiritualitas. <\/p>\n","protected":false},"featured_media":0,"parent":1208,"menu_order":0,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","template":"","meta":{"_uag_custom_page_level_css":"","footnotes":""},"categories":[8,10],"tags":[202,199,201],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v23.4 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Kesalahpahaman terkait Kesucian - SSRF Indonesian<\/title>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/www.spiritualresearchfoundation.org\/indonesian\/latihan-spiritual\/pencerahan-spiritual\/kesalahpahaman-kesucian\/\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Estimasi waktu membaca\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"1 menit\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/www.spiritualresearchfoundation.org\/indonesian\/latihan-spiritual\/pencerahan-spiritual\/kesalahpahaman-kesucian\/\",\"url\":\"https:\/\/www.spiritualresearchfoundation.org\/indonesian\/latihan-spiritual\/pencerahan-spiritual\/kesalahpahaman-kesucian\/\",\"name\":\"Kesalahpahaman terkait Kesucian - SSRF Indonesian\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/www.spiritualresearchfoundation.org\/indonesian\/#website\"},\"datePublished\":\"2017-07-01T07:27:35+00:00\",\"dateModified\":\"2017-09-04T07:39:40+00:00\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/www.spiritualresearchfoundation.org\/indonesian\/latihan-spiritual\/pencerahan-spiritual\/kesalahpahaman-kesucian\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/www.spiritualresearchfoundation.org\/indonesian\/latihan-spiritual\/pencerahan-spiritual\/kesalahpahaman-kesucian\/\"]}]},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/www.spiritualresearchfoundation.org\/indonesian\/latihan-spiritual\/pencerahan-spiritual\/kesalahpahaman-kesucian\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Beranda\",\"item\":\"https:\/\/www.spiritualresearchfoundation.org\/indonesian\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Latihan spiritual\",\"item\":\"https:\/\/www.spiritualresearchfoundation.org\/indonesian\/latihan-spiritual\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":3,\"name\":\"Pencerahan (Orang Suci dan Guru)\",\"item\":\"https:\/\/www.spiritualresearchfoundation.org\/indonesian\/latihan-spiritual\/pencerahan-spiritual\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":4,\"name\":\"Kesalahpahaman terkait Kesucian\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/www.spiritualresearchfoundation.org\/indonesian\/#website\",\"url\":\"https:\/\/www.spiritualresearchfoundation.org\/indonesian\/\",\"name\":\"SSRF Indonesian\",\"description\":\"Menjembatani dunia dikenal dan tak dikenal\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/www.spiritualresearchfoundation.org\/indonesian\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"id\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Kesalahpahaman terkait Kesucian - SSRF Indonesian","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/www.spiritualresearchfoundation.org\/indonesian\/latihan-spiritual\/pencerahan-spiritual\/kesalahpahaman-kesucian\/","twitter_misc":{"Estimasi waktu membaca":"1 menit"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/www.spiritualresearchfoundation.org\/indonesian\/latihan-spiritual\/pencerahan-spiritual\/kesalahpahaman-kesucian\/","url":"https:\/\/www.spiritualresearchfoundation.org\/indonesian\/latihan-spiritual\/pencerahan-spiritual\/kesalahpahaman-kesucian\/","name":"Kesalahpahaman terkait Kesucian - SSRF Indonesian","isPartOf":{"@id":"https:\/\/www.spiritualresearchfoundation.org\/indonesian\/#website"},"datePublished":"2017-07-01T07:27:35+00:00","dateModified":"2017-09-04T07:39:40+00:00","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/www.spiritualresearchfoundation.org\/indonesian\/latihan-spiritual\/pencerahan-spiritual\/kesalahpahaman-kesucian\/#breadcrumb"},"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/www.spiritualresearchfoundation.org\/indonesian\/latihan-spiritual\/pencerahan-spiritual\/kesalahpahaman-kesucian\/"]}]},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/www.spiritualresearchfoundation.org\/indonesian\/latihan-spiritual\/pencerahan-spiritual\/kesalahpahaman-kesucian\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Beranda","item":"https:\/\/www.spiritualresearchfoundation.org\/indonesian\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Latihan spiritual","item":"https:\/\/www.spiritualresearchfoundation.org\/indonesian\/latihan-spiritual\/"},{"@type":"ListItem","position":3,"name":"Pencerahan (Orang Suci dan Guru)","item":"https:\/\/www.spiritualresearchfoundation.org\/indonesian\/latihan-spiritual\/pencerahan-spiritual\/"},{"@type":"ListItem","position":4,"name":"Kesalahpahaman terkait Kesucian"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/www.spiritualresearchfoundation.org\/indonesian\/#website","url":"https:\/\/www.spiritualresearchfoundation.org\/indonesian\/","name":"SSRF Indonesian","description":"Menjembatani dunia dikenal dan tak dikenal","potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/www.spiritualresearchfoundation.org\/indonesian\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"id"}]}},"uagb_featured_image_src":{"full":false,"thumbnail":false,"medium":false,"medium_large":false,"large":false,"1536x1536":false,"2048x2048":false,"post-thumbnail":false},"uagb_author_info":{"display_name":"","author_link":"https:\/\/www.spiritualresearchfoundation.org\/indonesian\/author\/"},"uagb_comment_info":0,"uagb_excerpt":"Jumlah Orang Suci (Saint) di seluruh dunia mencapai 1000, namun hanya sebagian diantara mereka yang terlibat aktif dalam penyebaran Spiritualitas.","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.spiritualresearchfoundation.org\/indonesian\/wp-json\/wp\/v2\/pages\/5709"}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.spiritualresearchfoundation.org\/indonesian\/wp-json\/wp\/v2\/pages"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.spiritualresearchfoundation.org\/indonesian\/wp-json\/wp\/v2\/types\/page"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.spiritualresearchfoundation.org\/indonesian\/wp-json\/wp\/v2\/users\/10313"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.spiritualresearchfoundation.org\/indonesian\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=5709"}],"version-history":[{"count":2,"href":"https:\/\/www.spiritualresearchfoundation.org\/indonesian\/wp-json\/wp\/v2\/pages\/5709\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":5711,"href":"https:\/\/www.spiritualresearchfoundation.org\/indonesian\/wp-json\/wp\/v2\/pages\/5709\/revisions\/5711"}],"up":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.spiritualresearchfoundation.org\/indonesian\/wp-json\/wp\/v2\/pages\/1208"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.spiritualresearchfoundation.org\/indonesian\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=5709"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.spiritualresearchfoundation.org\/indonesian\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=5709"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.spiritualresearchfoundation.org\/indonesian\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=5709"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}