{"id":2430,"date":"2014-10-09T18:42:09","date_gmt":"2014-10-09T18:42:09","guid":{"rendered":"http:\/\/www.spiritualresearchfoundation.org\/indonesian\/?page_id=2430"},"modified":"2016-08-14T18:34:28","modified_gmt":"2016-08-14T18:34:28","slug":"bagaimana-kita-bisa-membantu-leluhur-kita-di-akhirat","status":"publish","type":"page","link":"https:\/\/www.spiritualresearchfoundation.org\/indonesian\/leluhur-akhirat-bantuan","title":{"rendered":"Bagaimana kita bisa membantu leluhur kita di akhirat?"},"content":{"rendered":"<h1><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"aligncenter size-full wp-image-3036\" src=\"https:\/\/media.spiritualresearchfoundation.org\/wp-content\/uploads\/sites\/12\/2014\/10\/18152301\/Indonesian-How-Can-We-Help-Our-Departed-Family-Members.jpg\" alt=\"Indonesian---How-Can-We-Help-Our-Departed-Family-Members\" width=\"720\" height=\"200\" srcset=\"https:\/\/media.spiritualresearchfoundation.org\/wp-content\/uploads\/sites\/12\/2014\/10\/18152301\/Indonesian-How-Can-We-Help-Our-Departed-Family-Members.jpg 720w, https:\/\/media.spiritualresearchfoundation.org\/wp-content\/uploads\/sites\/12\/2014\/10\/18152301\/Indonesian-How-Can-We-Help-Our-Departed-Family-Members-300x83.jpg 300w\" sizes=\"(max-width: 720px) 100vw, 720px\" \/><\/h1>\n<p>Ketika anggota keluarga meninggal, tergantung pada budaya dan tradisi, kita menghormati masa hidup mereka dengan cara:<\/p>\n<ul>\n<li>mempersembahkan bunga di pusara\/ makam mereka,<\/li>\n<li>dengan menerbitkan kata-kata yang baik tentang mereka untuk mengingat mereka di bagian berita kematian pada surat kabar atau<\/li>\n<li>menggantung foto almarhum\/ almarhumah di rumah<\/li>\n<\/ul>\n<p>Namun, semua ini tidak memiliki arti penting dalam hal untuk membantu mereka di alam halus\/ akhirat.<\/p>\n<p>Penelitian Spiritual menunjukkan bahwa setelah kematian, sekitar 60% dari para leluhur tidak dapat memperoleh momentum dan bergerak maju melampaui alam Bumi (<em>Bh\u016blok<\/em>), sebagai akibat dari kurangnya <span style=\"text-decoration: underline\">tingkat pencapaian spiritual<\/span> dan hasrat keinginan mereka yang berlebihan. Dikarenakan mereka tidak bisa bergerak maju, maka mereka menetap terutama di rumah-rumah keluarga mereka.<\/p>\n<p>Ada banyak hal yang dapat kita lakukan untuk membantu leluhur-leluhur kita, segera setelah mereka meninggal dan ketika mereka berada di akhirat. Kita akan membahas berbagai hal yang bisa kita lakukan dalam artikel berikutnya.<\/p>\n<h2>1. Sebutan (chant) pelindung Shri Gurudev Datta<\/h2>\n<p>Untuk segera mulai membantu leluhur-leluhur anda, kami menyarankan menyebut chant pelindung spiritual \u2018Shr\u012b Gurudev Datta&#8217;.\u00a0 Lihat artikel tentang, &#8216;<a href=\"https:\/\/www.spiritualresearchfoundation.org\/indonesian\/leluhur-Tuhan-Datta\">Apa yang diwakili oleh sebutan (chant) pelindung spiritual Shri Gurudev Datta?<\/a>&#8216;.<\/p>\n<h2>2. Lemahnya (rawan gangguan) tubuh fisik dan tubuh halus orang yang telah meninggal dunia sesaat setelah kematian<\/h2>\n<h2><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"aligncenter wp-image-2434 size-full\" src=\"https:\/\/media.spiritualresearchfoundation.org\/wp-content\/uploads\/sites\/12\/2014\/10\/18152320\/1.jpg\" alt=\"Bagaimana kita bisa membantu leluhur kita di akhirat?\" width=\"604\" height=\"690\" srcset=\"https:\/\/media.spiritualresearchfoundation.org\/wp-content\/uploads\/sites\/12\/2014\/10\/18152320\/1.jpg 604w, https:\/\/media.spiritualresearchfoundation.org\/wp-content\/uploads\/sites\/12\/2014\/10\/18152320\/1-262x300.jpg 262w, https:\/\/media.spiritualresearchfoundation.org\/wp-content\/uploads\/sites\/12\/2014\/10\/18152320\/1-400x456.jpg 400w\" sizes=\"(max-width: 604px) 100vw, 604px\" \/><\/h2>\n<p>Pada saat kematian, gas ekskresi dikeluarkan dari mayat. Gas ekskresi tersebut adalah gas fisik yang secara teratur dikeluarkan oleh tubuh seperti gas berbau busuk, dll. Frekuensi dan getaran dari gas tersebut bersifat negatif dan oleh sebab itu, komponen <a href=\"https:\/\/www.spiritualresearchfoundation.org\/indonesian\/spiritualresearch\/spiritualscience\/sattva_raja_tama\"><em>Tama<\/em><\/a> meningkat di lingkungan sekitarnya. <span style=\"text-decoration: underline\">Hantu (setan, iblis, energi negatif, dll)<\/span> tertarik ke frekuensi-frekuensi tidak nyaman (distress) tersebut dan masuk ke dalam lingkungan di sekitar mayat tersebut.<\/p>\n<p>Mereka menyerang mayat tersebut dengan mendapatkan kendali atas <span style=\"text-decoration: underline\">lima energi vital<\/span> dan energi sub-vital yang sedang dalam proses pelepasan ke alam semesta pada saat kematian. Mereka memancarkan energi hitam dalam bentuk asap pada mayat tersebut, menyelimuti dan menciptakan selubung hitam di atasnya. Akibat serangan hantu tersebut, terdapat penyebaran frekuensi-frekuensi hitam di mayat tersebut sehingga mayat itu akan terisi dengan frekuensi-frekuensi hitam.<\/p>\n<p><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"aligncenter wp-image-2431 size-full\" src=\"https:\/\/media.spiritualresearchfoundation.org\/wp-content\/uploads\/sites\/12\/2014\/10\/18152321\/2.jpg\" alt=\"Bagaimana kita bisa membantu leluhur kita di akhirat?\" width=\"631\" height=\"499\" srcset=\"https:\/\/media.spiritualresearchfoundation.org\/wp-content\/uploads\/sites\/12\/2014\/10\/18152321\/2.jpg 631w, https:\/\/media.spiritualresearchfoundation.org\/wp-content\/uploads\/sites\/12\/2014\/10\/18152321\/2-300x237.jpg 300w, https:\/\/media.spiritualresearchfoundation.org\/wp-content\/uploads\/sites\/12\/2014\/10\/18152321\/2-400x316.jpg 400w\" sizes=\"(max-width: 631px) 100vw, 631px\" \/>\u00a0<img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"aligncenter wp-image-2432 size-full\" src=\"https:\/\/media.spiritualresearchfoundation.org\/wp-content\/uploads\/sites\/12\/2014\/10\/18152321\/3.jpg\" alt=\"Bagaimana kita bisa membantu leluhur kita di akhirat?\" width=\"525\" height=\"424\" srcset=\"https:\/\/media.spiritualresearchfoundation.org\/wp-content\/uploads\/sites\/12\/2014\/10\/18152321\/3.jpg 525w, https:\/\/media.spiritualresearchfoundation.org\/wp-content\/uploads\/sites\/12\/2014\/10\/18152321\/3-300x242.jpg 300w, https:\/\/media.spiritualresearchfoundation.org\/wp-content\/uploads\/sites\/12\/2014\/10\/18152321\/3-400x323.jpg 400w\" sizes=\"(max-width: 525px) 100vw, 525px\" \/><\/p>\n<p>Ketika hantu-hantu tersebut mendapatkan kendali atas lima energi vital dan energi sub-vital, mereka juga menyebarkan gelungan energi hitam untuk menjerat tubuh rohani\/ halus nya. Dengan demikian, mereka menarik tubuh halus para leluhur ke dalam medan serang mereka. Kemudian, mereka menjebak tubuh halus tersebut ke dalam jaringan frekuensi-frekuensi hitam yang dapat menciptakan hambatan bagi tubuh halus leluhur dalam perjalanan selanjutnya di akhirat. Setelah beberapa waktu, semakin banyak hantu yang menyerang tubuh halus tersebut dengan menciptakan gelungan frekuensi hitam dan membawanya ke dalam kendali mereka sepenuhnya. Dengan cara ini, hantu-hantu tersebut secara sistematis mendapatkan kendali atas mayat dan tubuh halus dari para leluhur yang telah meninggal.<\/p>\n<p>Ilmu pengetahuan\/ sains spiritual menganjurkan beberapa ritual tertentu dan ritual-ritual yang perlu dilakukan pada saat kematian untuk melindungi mayat dan tubuh halus dari potensi serangan oleh hantu-hantu. Dalam banyak kasus, baik masyarakat tidak mengetahui ritual ini ataupun mereka tidak mengetahui bagaimana melakukannya dengan benar.<\/p>\n<h2>3. Manfaat dari menyebut \u2018Shri Gurudev Datta\u2019<\/h2>\n<p>Berikut ini adalah beberapa manfaat utama dari mengulangi sebutan (chant) pelindung spiritual &#8216;<a href=\"https:\/\/www.spiritualresearchfoundation.org\/userfiles\/audio\/chants_deities\/3.%20Shree%20Datta.mp3\">Shri Gurudev Datta<\/a>&#8216;.<\/p>\n<p><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"aligncenter wp-image-2433 size-full\" src=\"https:\/\/media.spiritualresearchfoundation.org\/wp-content\/uploads\/sites\/12\/2014\/10\/18152320\/4.jpg\" alt=\"Bagaimana kita bisa membantu leluhur kita di akhirat?\" width=\"555\" height=\"691\" srcset=\"https:\/\/media.spiritualresearchfoundation.org\/wp-content\/uploads\/sites\/12\/2014\/10\/18152320\/4.jpg 555w, https:\/\/media.spiritualresearchfoundation.org\/wp-content\/uploads\/sites\/12\/2014\/10\/18152320\/4-240x300.jpg 240w, https:\/\/media.spiritualresearchfoundation.org\/wp-content\/uploads\/sites\/12\/2014\/10\/18152320\/4-400x498.jpg 400w\" sizes=\"(max-width: 555px) 100vw, 555px\" \/><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<ul>\n<li style=\"text-align: justify\"><strong>Mengurangi <em>Raja-Tama: <\/em><\/strong>Dewa Datta merupakan aspek Tuhan YME yang memberikan momentum kepada leluhur kita. Frekuensi-frekuensi berkilauan yang menggetarkan dipancarkan melalui chanting &#8216;Shri Gurudev Datta&#8217;. Frekuensi-frekuensi tersebut mengurangi tingkat keparahan dari frekuensi hasrat keinginan yang ada di sekitar tubuh halus dari leluhur yang telah meinggal. Hal tersebut menyebabkan penurunan dalam <a href=\"https:\/\/www.spiritualresearchfoundation.org\/indonesian\/spiritualresearch\/spiritualscience\/sattva_raja_tama\"><em>Raja-Tama<\/em><\/a>\u00a0di tubuh halus dan dengan demikian mengurangi rasa berat tubuh halus tersebut. Hal tersebut juga memungkinkan tubuh halus untuk memeperoleh energi untuk bergerak maju dalam perjalanannya.\\<\/li>\n<\/ul>\n<ul>\n<li style=\"text-align: justify\"><strong>Selubung pelindung:<\/strong> Suatu selubung pelindung terbentuk di sekeliling tubuh halus dan tubuh fisik. Hal ini melindungi mayat dari serangan oleh hantu.<\/li>\n<\/ul>\n<ul>\n<li style=\"text-align: justify\"><strong>Memicu momentum:<\/strong> Dikarenakan kemelekatan dalam bentuk hasrat keinginan juga berkurang, maka tubuh halus mampu melintasi alam Bumi dalam jangka waktu yang lebih singkat.<\/li>\n<\/ul>\n<ul>\n<li style=\"text-align: justify\"><strong>Memurnikan lingkungan secara spiritual:<\/strong> Dikarenakan chanting, maka partikel kesadaran Ilahi (<em>Chaitanya<\/em>) timbul di atmosfer. Tubuh halus dari leluhur yang baru meninggal mendapatkan manfaat dari partikel-partikel tersebut. Semua orang yang melakukan chanting juga dilindungi dari frekuensi tidak nyaman (distress) yang hadir di atmosfer.<\/li>\n<\/ul>\n<ul>\n<li style=\"text-align: justify\"><strong>Perlindungan terus-menerus:<\/strong> Dengan terus menerus mengulangi sebutan (chant) &#8216;Shri Gurudev Datta&#8217; setiap hari, maka kita melindungi diri kita dari penderitaan yang disebabkan oleh para leluhur. Kita juga membantu para leluhur di akhirat dengan memberikan komponen <em>Sattva <\/em>yang diperlukan untuk melakukan perjalanan mereka selanjutnya.<\/li>\n<\/ul>\n<h2>4. Leluhur anda manakah yang akan mendapatkan manfaat dari sebutan (chant) tersebut?<\/h2>\n<p><span lang=\"IN\">Leluhur yang paling banyak mengganggu kita akan memperoleh manfaat maksimal dan mendapatkan prioritas pertama untuk bantuan spiritual yang dihasilkan oleh sebutan pelindung &#8216;Shri Gurudev Datta&#8217;.<\/span><\/p>\n\n<p style=\"float: left;font-size: 9pt;width: 49%;margin-right: 1%;margin-bottom: 0.5em;text-align: center\"><strong><a href=\"https:\/\/www.spiritualresearchfoundation.org\/userfiles\/newsletter\/2016\/Sri%20Datta%20Namjap.mp3\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"alignnone wp-image-3957 size-full\" src=\"https:\/\/media.spiritualresearchfoundation.org\/wp-content\/uploads\/sites\/12\/2016\/02\/18152230\/ind-datta-chant.jpg\" alt=\"Shri Gurudev Datta chant\" width=\"315\" height=\"130\" srcset=\"https:\/\/media.spiritualresearchfoundation.org\/wp-content\/uploads\/sites\/12\/2016\/02\/18152230\/ind-datta-chant.jpg 315w, https:\/\/media.spiritualresearchfoundation.org\/wp-content\/uploads\/sites\/12\/2016\/02\/18152230\/ind-datta-chant-300x124.jpg 300w\" sizes=\"(max-width: 315px) 100vw, 315px\" \/><\/a><br \/>\nCatatan: Untuk mengunduh\u00a0file audio, klik kanan pada gambar\u00a0dan\u00a0klik \u201cSave link as \/ Save target as\u201d<\/strong><\/p>\n<p style=\"float: left;font-size: 9pt;text-align: center;width: 49%;margin-right: 1%;margin-bottom: 0.5em\"><a href=\"https:\/\/www.spiritualresearchfoundation.org\/shop\/en\/23-pictures-of-deities\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"alignnone wp-image-3958 size-full\" src=\"https:\/\/media.spiritualresearchfoundation.org\/wp-content\/uploads\/sites\/12\/2016\/02\/18152230\/ind-datta-images.jpg\" alt=\"Shri Gurudev Datta gambar foto\" width=\"315\" height=\"130\" srcset=\"https:\/\/media.spiritualresearchfoundation.org\/wp-content\/uploads\/sites\/12\/2016\/02\/18152230\/ind-datta-images.jpg 315w, https:\/\/media.spiritualresearchfoundation.org\/wp-content\/uploads\/sites\/12\/2016\/02\/18152230\/ind-datta-images-300x124.jpg 300w\" sizes=\"(max-width: 315px) 100vw, 315px\" \/><\/a><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Ketika anggota keluarga meninggal, tergantung pada budaya dan tradisi, kita menghormati masa hidup mereka dengan cara: mempersembahkan bunga di pusara\/ makam mereka, dengan menerbitkan kata-kata yang baik tentang mereka untuk mengingat mereka di bagian berita kematian pada surat kabar atau menggantung foto almarhum\/ almarhumah di rumah Namun, semua ini tidak memiliki arti penting dalam hal &hellip; <a href=\"https:\/\/www.spiritualresearchfoundation.org\/indonesian\/leluhur-akhirat-bantuan\" class=\"more-link\">Lanjutkan membaca <span class=\"screen-reader-text\">Bagaimana kita bisa membantu leluhur kita di akhirat?<\/span> <span class=\"meta-nav\">&rarr;<\/span><\/a><\/p>\n","protected":false},"featured_media":0,"parent":1215,"menu_order":0,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","template":"","meta":{"_uag_custom_page_level_css":"","footnotes":""},"categories":[10],"tags":[],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v23.4 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Bagaimana kita bisa membantu leluhur kita di akhirat? - SSRF Indonesian<\/title>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/www.spiritualresearchfoundation.org\/indonesian\/leluhur-akhirat-bantuan\/\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Estimasi waktu membaca\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"4 menit\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/www.spiritualresearchfoundation.org\/indonesian\/leluhur-akhirat-bantuan\/\",\"url\":\"https:\/\/www.spiritualresearchfoundation.org\/indonesian\/leluhur-akhirat-bantuan\/\",\"name\":\"Bagaimana kita bisa membantu leluhur kita di akhirat? - SSRF Indonesian\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/www.spiritualresearchfoundation.org\/indonesian\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/www.spiritualresearchfoundation.org\/indonesian\/leluhur-akhirat-bantuan\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/www.spiritualresearchfoundation.org\/indonesian\/leluhur-akhirat-bantuan\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/www.spiritualresearchfoundation.org\/indonesian\/wp-content\/uploads\/sites\/12\/2014\/10\/Indonesian-How-Can-We-Help-Our-Departed-Family-Members.jpg\",\"datePublished\":\"2014-10-09T18:42:09+00:00\",\"dateModified\":\"2016-08-14T18:34:28+00:00\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/www.spiritualresearchfoundation.org\/indonesian\/leluhur-akhirat-bantuan\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/www.spiritualresearchfoundation.org\/indonesian\/leluhur-akhirat-bantuan\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\/\/www.spiritualresearchfoundation.org\/indonesian\/leluhur-akhirat-bantuan\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\/\/media.spiritualresearchfoundation.org\/wp-content\/uploads\/sites\/12\/2014\/10\/18152301\/Indonesian-How-Can-We-Help-Our-Departed-Family-Members.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\/\/media.spiritualresearchfoundation.org\/wp-content\/uploads\/sites\/12\/2014\/10\/18152301\/Indonesian-How-Can-We-Help-Our-Departed-Family-Members.jpg\",\"width\":720,\"height\":200},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/www.spiritualresearchfoundation.org\/indonesian\/leluhur-akhirat-bantuan\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Beranda\",\"item\":\"https:\/\/www.spiritualresearchfoundation.org\/indonesian\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Permasalahan Spiritual\",\"item\":\"https:\/\/www.spiritualresearchfoundation.org\/indonesian\/kesulitan-spiritual\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":3,\"name\":\"Permasalahan leluhur\",\"item\":\"https:\/\/www.spiritualresearchfoundation.org\/indonesian\/kesulitan-spiritual\/permasalahan-leluhur\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":4,\"name\":\"Bagaimana kita bisa membantu leluhur kita di akhirat?\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/www.spiritualresearchfoundation.org\/indonesian\/#website\",\"url\":\"https:\/\/www.spiritualresearchfoundation.org\/indonesian\/\",\"name\":\"SSRF Indonesian\",\"description\":\"Menjembatani dunia dikenal dan tak dikenal\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/www.spiritualresearchfoundation.org\/indonesian\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"id\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Bagaimana kita bisa membantu leluhur kita di akhirat? - SSRF Indonesian","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/www.spiritualresearchfoundation.org\/indonesian\/leluhur-akhirat-bantuan\/","twitter_misc":{"Estimasi waktu membaca":"4 menit"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/www.spiritualresearchfoundation.org\/indonesian\/leluhur-akhirat-bantuan\/","url":"https:\/\/www.spiritualresearchfoundation.org\/indonesian\/leluhur-akhirat-bantuan\/","name":"Bagaimana kita bisa membantu leluhur kita di akhirat? - SSRF Indonesian","isPartOf":{"@id":"https:\/\/www.spiritualresearchfoundation.org\/indonesian\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/www.spiritualresearchfoundation.org\/indonesian\/leluhur-akhirat-bantuan\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/www.spiritualresearchfoundation.org\/indonesian\/leluhur-akhirat-bantuan\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/www.spiritualresearchfoundation.org\/indonesian\/wp-content\/uploads\/sites\/12\/2014\/10\/Indonesian-How-Can-We-Help-Our-Departed-Family-Members.jpg","datePublished":"2014-10-09T18:42:09+00:00","dateModified":"2016-08-14T18:34:28+00:00","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/www.spiritualresearchfoundation.org\/indonesian\/leluhur-akhirat-bantuan\/#breadcrumb"},"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/www.spiritualresearchfoundation.org\/indonesian\/leluhur-akhirat-bantuan\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/www.spiritualresearchfoundation.org\/indonesian\/leluhur-akhirat-bantuan\/#primaryimage","url":"https:\/\/media.spiritualresearchfoundation.org\/wp-content\/uploads\/sites\/12\/2014\/10\/18152301\/Indonesian-How-Can-We-Help-Our-Departed-Family-Members.jpg","contentUrl":"https:\/\/media.spiritualresearchfoundation.org\/wp-content\/uploads\/sites\/12\/2014\/10\/18152301\/Indonesian-How-Can-We-Help-Our-Departed-Family-Members.jpg","width":720,"height":200},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/www.spiritualresearchfoundation.org\/indonesian\/leluhur-akhirat-bantuan\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Beranda","item":"https:\/\/www.spiritualresearchfoundation.org\/indonesian\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Permasalahan Spiritual","item":"https:\/\/www.spiritualresearchfoundation.org\/indonesian\/kesulitan-spiritual\/"},{"@type":"ListItem","position":3,"name":"Permasalahan leluhur","item":"https:\/\/www.spiritualresearchfoundation.org\/indonesian\/kesulitan-spiritual\/permasalahan-leluhur\/"},{"@type":"ListItem","position":4,"name":"Bagaimana kita bisa membantu leluhur kita di akhirat?"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/www.spiritualresearchfoundation.org\/indonesian\/#website","url":"https:\/\/www.spiritualresearchfoundation.org\/indonesian\/","name":"SSRF Indonesian","description":"Menjembatani dunia dikenal dan tak dikenal","potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/www.spiritualresearchfoundation.org\/indonesian\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"id"}]}},"uagb_featured_image_src":{"full":false,"thumbnail":false,"medium":false,"medium_large":false,"large":false,"1536x1536":false,"2048x2048":false,"post-thumbnail":false},"uagb_author_info":{"display_name":"MountainWarriror","author_link":"https:\/\/www.spiritualresearchfoundation.org\/indonesian\/author\/aavashthapa\/"},"uagb_comment_info":0,"uagb_excerpt":"Ketika anggota keluarga meninggal, tergantung pada budaya dan tradisi, kita menghormati masa hidup mereka dengan cara: mempersembahkan bunga di pusara\/ makam mereka, dengan menerbitkan kata-kata yang baik tentang mereka untuk mengingat mereka di bagian berita kematian pada surat kabar atau menggantung foto almarhum\/ almarhumah di rumah Namun, semua ini tidak memiliki arti penting dalam hal&hellip;","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.spiritualresearchfoundation.org\/indonesian\/wp-json\/wp\/v2\/pages\/2430"}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.spiritualresearchfoundation.org\/indonesian\/wp-json\/wp\/v2\/pages"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.spiritualresearchfoundation.org\/indonesian\/wp-json\/wp\/v2\/types\/page"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.spiritualresearchfoundation.org\/indonesian\/wp-json\/wp\/v2\/users\/47078"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.spiritualresearchfoundation.org\/indonesian\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=2430"}],"version-history":[{"count":5,"href":"https:\/\/www.spiritualresearchfoundation.org\/indonesian\/wp-json\/wp\/v2\/pages\/2430\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":4055,"href":"https:\/\/www.spiritualresearchfoundation.org\/indonesian\/wp-json\/wp\/v2\/pages\/2430\/revisions\/4055"}],"up":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.spiritualresearchfoundation.org\/indonesian\/wp-json\/wp\/v2\/pages\/1215"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.spiritualresearchfoundation.org\/indonesian\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=2430"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.spiritualresearchfoundation.org\/indonesian\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=2430"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.spiritualresearchfoundation.org\/indonesian\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=2430"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}