{"id":193,"date":"2013-07-07T00:00:00","date_gmt":"2013-07-07T00:00:00","guid":{"rendered":"http:\/\/www.spiritualresearchfoundation.org\/indonesian1\/dialog-informal-dengan-yang-mulia-dr-athavale-tentang-mengapa-ia-sekarang-hanya-menulis-buku-spiritiualitas\/"},"modified":"2014-04-02T08:56:41","modified_gmt":"2014-04-02T08:56:41","slug":"dialog-informal-dengan-yang-mulia-dr-athavale-tentang-mengapa-ia-sekarang-hanya-menulis-buku-spiritiualitas","status":"publish","type":"page","link":"https:\/\/www.spiritualresearchfoundation.org\/indonesian\/menulis-buku-buku-tentang-spiritualitas","title":{"rendered":"Dialog informal dengan Yang Mulia Dr Athavale tentang mengapa Ia sekarang hanya menulis buku Spiritiualitas"},"content":{"rendered":"<div class=\"article\">\n<h1>\n\t\tSebuah dialog informal dengan Yang Mulia Dr Athavale tentang mengapa Dia sekarang hanya menulis buku tentang Spiritualitas<br \/>\n\t<\/h1>\n<p>\n\t\tPandangan-pandangan Yang Mulia Dr. Athavale di seluruh artikel ini berasal dari sudut pandang untuk mewujudkan <a href=\"https:\/\/www.spiritualresearchfoundation.org\/indonesian\/arti-tujuan-hidup-manusia\">tujuan dasar hidup spiritual <\/a>yaitu mencapai kesadaran Tuhan. Di artikel tentang &lsquo;<a href=\"https:\/\/www.spiritualresearchfoundation.org\/indonesian\/studi-tentang-spiritualitas\">Studi Spiritualitas<\/a>&rsquo;&nbsp;kami menegaskan bahwa jika seseorang ingin bergerak menuju tujuan dasar dari hidup, maka orang tersebut sebaiknya mempelajari buku-buku tentang Spiritualitas yang telah ditulis oleh para <u>Suci (Saints)<\/u> atau <u>Guru spiritual<\/u>.&nbsp;Di artikel berikutnya berjudul &lsquo;<a href=\"https:\/\/www.spiritualresearchfoundation.org\/indonesian\/nl\/efek-dari-sang-penulis-terhadap-buku-buku-tentang-spiritualitas\">Efek sang penulis terhadap buku tentang Spiritualitas<\/a>&rsquo;,&nbsp;kami membandingkan manfaat dari buku-buku yang ditulis oleh penulis-penulis dari berbagai tingkat pencapaian spiritual (spiritual level).&nbsp;\n\t<\/p>\n<p>\n\t\tArtikel ini menampilkan pembicaraan informal antara Yang Mulia Dr Athavale dan tim editorial ketika artikel-artikel tersebut di atas sedang ditulis. Hal ini menyediakan berbagai wawasan tentang mengapa para Suci memilih menulis buku tentang Spiritualitas dibandingkan dengan menulis buku tentang <em>Maya<\/em>, <em>M\u0101y\u0101<\/em> (Illusi Besar).\n\t<\/p>\n<p class=\"pcenter\">\n\t\t<img decoding=\"async\" alt=\"\" src=\"\/userfiles\/image\/009%20Indonesian\/writing-books-on-spirituality\/1_IND_Book-by-HH-Dr.jpg\" style=\"width: 418px;height: 322px\" \/>\n\t<\/p>\n<p>\n\t\tSebelum memulai latihan spiritual-Nya, Yang Mulia Dr Athavale adalah seorang peneliti di bidang Hipnoterapi Klinis dan telah menerbitkan banyak laporan resmi dan buku-buku tentang hal ini. Beliau juga telah melakukan bertahun-tahun peneletian pada bidang Hipnoterapi Klinis di Inggris. Setelah melakukan latihan spiritual yang intensif di bawah bimbingan Guru Spiritual-Nya, Beliau mencapai <u>kesucian<\/u> dan selanjutnya telah menerbitkan banyak buku-buku tentang spiritualitas. Lebih dari 100 buku dalam 12 bahasa telah dipublikasikan.\n\t<\/p>\n<div class=\"redline\">\n\t\t&nbsp;\n\t<\/div>\n<p>\n\t\t(<em>Kami memanggil Yang Mulia Dr. Athavale dengan panggilan akrab Param Pujya yang merupakan bahasa Sansekerta setara dengan &ldquo;Yang Mulia<\/em>&rdquo;).\n\t<\/p>\n<p>\n\t\t<strong><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" alt=\"H.H. Dr. J.B. Athavale\" height=\"383\" src=\"\/userfiles\/image\/009 Indonesian\/writing-books-on-spirituality\/2_IND_Dr-Athavale.jpg \" style=\"float: left\" width=\"330\" \/>Tim Editorial: <\/strong><em>Param Pujya,<\/em> engkau telah menerbitkan begitu banyak makalah dan buku-buku tentang Hipnosis Klinis dan Hipnoterapi Klinis dan telah diakui secara luas di banyak negara sebagai yang diakui dalam bidang ini. Tetapi setelah Anda kemudian memulai praktik spiritual, Anda hanya menulis tentang Spiritualitas. Apa yang menyebabkan perubahan ini <em>Param Pujya<\/em>?\n\t<\/p>\n<p>\n\t\t<strong>Yang Mulia Dr. Athavale: <\/strong>Poin utama yang Saya pahami adalah teks-teks Spiritual bersifat abadi sedangkan topik-topik lainnya berkaitan dengan <em>Maya<\/em> (Ilusi Hebat) dan hanya bermanfaat untuk jangka waktu yang terbatas. Bahkan buku-buku tentang peristiwa-peristiwa penting seperti perjuangan kemerdekaan India dan Revolusi Prancis hanya signifikan untuk bagian populasi dunia tertentu saja, itu juga hanya dalam waktu 30-40 tahun saat peristiwa-peristiwa tersebut telah terjadi. Generasi-generasi mendatang hanya memilki minat sesaat pada topik-topik tersebut karena peristiwa tersebut terjadi di masa lampau dan apa yang terjadi saat ini dalam kehidupan mereka selalu menjadi pusatnya. Tetapi jika anda melihat teks-teks Suci seperti Bhagavad Gita, Alkitab, Alquran dan tulisan-tulisan serta susunan-susunan oleh para <u>Suci (Saints)<\/u>, mereka tetap relevan bagi masyarakat selama berabad-abad.\n\t<\/p>\n<p>\n\t\tPerbedaan utamanya adalah bahwa teks-teks Spiritual berhubungan dengan Kebenaran Hakiki atau Prinsip Tuhan dan oleh karenanya abadi. Untuk tujuan mencapai kesadaran Tuhan, pengetahuan ini tidak berubah dan relevan di setiap generasi, terlepas dari waktu dan tempat. Sebaliknya, topik yang terkait dengan <em>Maya <\/em>selalu relevan berkaitan dengan waktu, tempat dan orang nya dan oleh sebab itu tidak dapat menjadi abadi.\n\t<\/p>\n<p>\n\t\t<strong>Tim Editorial: <\/strong> <em>Param Pujya<\/em> apakah Anda menemukan adanya perbedaan ketika Anda masih seorang penulis buku-buku yang terkait dengan <em>Maya<\/em> seperti Hipnoterapi Klinis dan sekarang sebagai penyusun teks Spiritual.\n\t<\/p>\n<p>\n\t\t<strong>Yang Mulia Dr. Athavale: <\/strong>Di dalam Spiritualitas, kita hanyalah penyusun-penyusun saja. Semua pengetahuan Absolut berasal dari Tuhan dan Pikiran dan Akal Budi Semesta dan semua yang saya lakukan hanyalah menyusunnya. Jika kita melakukan &lsquo;latihan spiritual&rsquo; dan diberkati oleh seorang Guru (pembimbing Spiritual yang telah maju) maka dengan rahmat karunia Beliau, kita dapat memperoleh akses ke pengetahuan Absolut.\n\t<\/p>\n<p>\n\t\tPenulis buku-buku yang terkait dengan isu-isu duniawi, harus meneliti topik tersebut dan menyerap informasi dari berbagai sumber ketika mempersiapkan buku mereka. Ketika para Suci menulis teks tentang Spiritualitas, Tuhan YME sendiri yang memberikan inspirasi dan jawaban-jawabannya. Dengan demikian, banyak waktu dan energi yang dapat dihemat.\n\t<\/p>\n<p>\n\t\tMohon lihat ke <a href=\"https:\/\/www.spiritualresearchfoundation.org\/indonesian\/indra-keenam-intuisi\">&lsquo;Indra keenam &ndash; Pikiran dan Akal Budi Semesta&rsquo;<\/a>\n\t<\/p>\n<p>\n\t\tBerdasarkan pada penelitian saya tentang Hipnosis Klinis dan Hipnoterapi Klinis, teks-teks yang saya tulis tentang topik-topik tersebut dihargai di beberapa negara di dunia seperti Australia dan AS. Buku-buku tersebut menangani pengobatan pasien, maka hanya pasien dan dokter saja yang bisa mendapatkan keuntungan dari buku tersebut. Setelah 25 tahun penelitian dan menerapkan temuan dari penelitian dalam praktek klinis saya sebagai hipnoterapis klinis, hanya beberapa ribu eksemplar dari buku-buku tersebut laku dijual. Di sisi lain, teks-teks yang saya tulis tentang Spiritualitas pada hari ini, akan berguna bagi setiap orang pada suatu hari nanti dalam kelahiran sekarang atau setidaknya dalam kelahiran berikutnya. Dalam 10 tahun terakhir, lebih dari 2,5 juta dari teks-teks yang telah saya susun mengenai berbagai subjek dalam Spiritualitas dan telah terjual di dalam 12 bahasa.\n\t<\/p>\n<p>\n\t\t<strong>Tim Editorial: <\/strong> <em>Param Pujya <\/em>selain itu, belum lagi situs SSRF sendiri yang dikunjungi oleh puluhan ribu orang dari seluruh dunia setiap bulannya dan yang juga telah membantu beberapa dari pengunjung situs tersebut untuk mendapatkan kehidupan yang lebih baik.\n\t<\/p>\n<p>\n\t\t<strong><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" alt=\"Universal Mind and Intellect\" height=\"306\" src=\"\/userfiles\/image\/009 Indonesian\/writing-books-on-spirituality\/3_IND_Note-Universal-mind-and-intellect.gif\" style=\"float: right\" width=\"362\" \/>Yang Mulia Dr. Athavale: <\/strong> Tulisan apapun mempunyai nilai nyata ketika tulisan tersebut bermanfaat bagi para pembaca dari sudut pandang tujuan dasar hidup. Dari sudut pandang ini, semua topik yang berkaitan dengan <em>Maya<\/em> memberikan pengetahuan yang terbatas. Teks-teks tentang Spiritualitas memberikan kita bimbingan hingga mencapai tahap kesadaran Tuhan dan bimbingan tersebut akan tetap bersama kita melalui banyak kehidupan. Oleh sebab penyusunan dari berbagai topik tentang ilmu pengetahuan Spiritual, rasa ingin tahu tentang spiritualitas dari ratusan ribu pembaca dapat dipenuhi dan hal itu akan terus berlanjut. Iman\/ keyakinan dalam <em>Dharma<\/em> (Kebajikan) telah dinyalakan di dalam diri meraka. Ribuan orang pun dapat memulai beberapa jenis &lsquo;latihan spiritual&rsquo; dan dengan demikian terdapat suatu kepuasan bahwa masyarakat telah bergerak menuju tujuan dasar dari hidup.\n\t<\/p>\n<p>\n\t\t&nbsp;\n\t<\/p>\n<p>\n\t\t&nbsp;\n\t<\/p>\n<p>\n\t\t&nbsp;\n\t<\/p>\n<p>\n\t\t&nbsp;\n\t<\/p>\n<hr size=\"1\" \/>\n<p>\n\t\t<strong>Pembelajaran-pembelajaran penting dari dialog dengan yang Mulia Dr. Athavale di atas mengenai nilai dari menulis buku-buku hanya tentang Spiritualitas.<\/strong>\n\t<\/p>\n<ul>\n<li>\n<p>\n\t\t\t\tDari sudut pandang untuk mencapai tujuan dasar hidup, teks-teks spiritual adalah abadi, sedangkan topik-topik lainnya hanya berkaitan dengan <em>Maya<\/em> (Ilusi Besar) dan bermanfaat untuk suatu jangka waktu tertentu.\n\t\t\t<\/p>\n<\/li>\n<li>\n<p>\n\t\t\t\tHanya teks spiritual memberikan manfaat bagi seorang pembaca dalam mencapai tujuan dasar dari hidup. Oleh sebab itu, orang yang sepenuhnya memahami hal ini, hanya akan menulis buku tentang Spiritualitas. Juga lihat pada artikel yang menjelaskan tentang penyembuhan dengan spiritual yang terjadi pada pembaca dari Kesadaran Ilahi (<em>Chaitanya<\/em>) yang berasal dari <u>tulisan seorang Suci (Saint)<\/u>.\n\t\t\t<\/p>\n<\/li>\n<li>\n<p>\n\t\t\t\tSemua informasi dalam suatu buku yang ditulis oleh seorang Suci atau Guru berasal dari Pikiran dan Akal Budi Alam Semesta dan dengan demikian tidak memerlukan referensi seperti halnya buku tentang beberapa aspek dari <em>Maya<\/em>.\n\t\t\t<\/p>\n<\/li>\n<li>\n<p>\n\t\t\t\tBuku-buku spiritual memilki <em>Chaitanya<\/em> (kesadaran Ilahi) maksimal, ketika buku-buku tersebut ditulis oleh seorang <u>Suci (Saint)<\/u> atau <u>Guru<\/u>. Pada tingkat evolusi\/ kemajuan spiritual ini dan dengan berkat dari Guru Mereka, maka Para Suci tersebut , mampu untuk mengakses Pikiran dan Akal Budi Semesta.\n\t\t\t<\/p>\n<\/li>\n<\/ul>\n<p class=\"pagenav\">\n\t\t&lt;&lt; Kembali\n\t<\/p>\n<\/div>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Sebuah dialog informal dengan Yang Mulia Dr Athavale tentang mengapa Dia sekarang hanya menulis buku tentang Spiritualitas Pandangan-pandangan Yang Mulia Dr. Athavale di seluruh artikel ini berasal dari sudut pandang untuk mewujudkan tujuan dasar hidup spiritual yaitu mencapai kesadaran Tuhan. Di artikel tentang &lsquo;Studi Spiritualitas&rsquo;&nbsp;kami menegaskan bahwa jika seseorang ingin bergerak menuju tujuan dasar dari &hellip; <a href=\"https:\/\/www.spiritualresearchfoundation.org\/indonesian\/menulis-buku-buku-tentang-spiritualitas\" class=\"more-link\">Lanjutkan membaca <span class=\"screen-reader-text\">Dialog informal dengan Yang Mulia Dr Athavale tentang mengapa Ia sekarang hanya menulis buku Spiritiualitas<\/span> <span class=\"meta-nav\">&rarr;<\/span><\/a><\/p>\n","protected":false},"featured_media":0,"parent":1070,"menu_order":0,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","template":"","meta":{"_uag_custom_page_level_css":"","footnotes":""},"categories":[10],"tags":[],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v23.4 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Dialog informal dengan Yang Mulia Dr Athavale tentang mengapa Ia sekarang hanya menulis buku Spiritiualitas - SSRF Indonesian<\/title>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/www.spiritualresearchfoundation.org\/indonesian\/menulis-buku-buku-tentang-spiritualitas\/\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Estimasi waktu membaca\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"5 menit\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/www.spiritualresearchfoundation.org\/indonesian\/menulis-buku-buku-tentang-spiritualitas\/\",\"url\":\"https:\/\/www.spiritualresearchfoundation.org\/indonesian\/menulis-buku-buku-tentang-spiritualitas\/\",\"name\":\"Dialog informal dengan Yang Mulia Dr Athavale tentang mengapa Ia sekarang hanya menulis buku Spiritiualitas - SSRF Indonesian\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/www.spiritualresearchfoundation.org\/indonesian\/#website\"},\"datePublished\":\"2013-07-07T00:00:00+00:00\",\"dateModified\":\"2014-04-02T08:56:41+00:00\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/www.spiritualresearchfoundation.org\/indonesian\/menulis-buku-buku-tentang-spiritualitas\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/www.spiritualresearchfoundation.org\/indonesian\/menulis-buku-buku-tentang-spiritualitas\/\"]}]},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/www.spiritualresearchfoundation.org\/indonesian\/menulis-buku-buku-tentang-spiritualitas\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Beranda\",\"item\":\"https:\/\/www.spiritualresearchfoundation.org\/indonesian\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Latihan spiritual\",\"item\":\"https:\/\/www.spiritualresearchfoundation.org\/indonesian\/latihan-spiritual\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":3,\"name\":\"Langkah-langkah latihan spiritual\",\"item\":\"https:\/\/www.spiritualresearchfoundation.org\/indonesian\/latihan-spiritual\/langkah-langkah-latihan-spiritual\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":4,\"name\":\"Dialog informal dengan Yang Mulia Dr Athavale tentang mengapa Ia sekarang hanya menulis buku Spiritiualitas\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/www.spiritualresearchfoundation.org\/indonesian\/#website\",\"url\":\"https:\/\/www.spiritualresearchfoundation.org\/indonesian\/\",\"name\":\"SSRF Indonesian\",\"description\":\"Menjembatani dunia dikenal dan tak dikenal\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/www.spiritualresearchfoundation.org\/indonesian\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"id\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Dialog informal dengan Yang Mulia Dr Athavale tentang mengapa Ia sekarang hanya menulis buku Spiritiualitas - SSRF Indonesian","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/www.spiritualresearchfoundation.org\/indonesian\/menulis-buku-buku-tentang-spiritualitas\/","twitter_misc":{"Estimasi waktu membaca":"5 menit"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/www.spiritualresearchfoundation.org\/indonesian\/menulis-buku-buku-tentang-spiritualitas\/","url":"https:\/\/www.spiritualresearchfoundation.org\/indonesian\/menulis-buku-buku-tentang-spiritualitas\/","name":"Dialog informal dengan Yang Mulia Dr Athavale tentang mengapa Ia sekarang hanya menulis buku Spiritiualitas - SSRF Indonesian","isPartOf":{"@id":"https:\/\/www.spiritualresearchfoundation.org\/indonesian\/#website"},"datePublished":"2013-07-07T00:00:00+00:00","dateModified":"2014-04-02T08:56:41+00:00","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/www.spiritualresearchfoundation.org\/indonesian\/menulis-buku-buku-tentang-spiritualitas\/#breadcrumb"},"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/www.spiritualresearchfoundation.org\/indonesian\/menulis-buku-buku-tentang-spiritualitas\/"]}]},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/www.spiritualresearchfoundation.org\/indonesian\/menulis-buku-buku-tentang-spiritualitas\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Beranda","item":"https:\/\/www.spiritualresearchfoundation.org\/indonesian\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Latihan spiritual","item":"https:\/\/www.spiritualresearchfoundation.org\/indonesian\/latihan-spiritual\/"},{"@type":"ListItem","position":3,"name":"Langkah-langkah latihan spiritual","item":"https:\/\/www.spiritualresearchfoundation.org\/indonesian\/latihan-spiritual\/langkah-langkah-latihan-spiritual\/"},{"@type":"ListItem","position":4,"name":"Dialog informal dengan Yang Mulia Dr Athavale tentang mengapa Ia sekarang hanya menulis buku Spiritiualitas"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/www.spiritualresearchfoundation.org\/indonesian\/#website","url":"https:\/\/www.spiritualresearchfoundation.org\/indonesian\/","name":"SSRF Indonesian","description":"Menjembatani dunia dikenal dan tak dikenal","potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/www.spiritualresearchfoundation.org\/indonesian\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"id"}]}},"uagb_featured_image_src":{"full":false,"thumbnail":false,"medium":false,"medium_large":false,"large":false,"1536x1536":false,"2048x2048":false,"post-thumbnail":false},"uagb_author_info":{"display_name":"Swapnil","author_link":"https:\/\/www.spiritualresearchfoundation.org\/indonesian\/author\/swapnil\/"},"uagb_comment_info":0,"uagb_excerpt":"Sebuah dialog informal dengan Yang Mulia Dr Athavale tentang mengapa Dia sekarang hanya menulis buku tentang Spiritualitas Pandangan-pandangan Yang Mulia Dr. Athavale di seluruh artikel ini berasal dari sudut pandang untuk mewujudkan tujuan dasar hidup spiritual yaitu mencapai kesadaran Tuhan. Di artikel tentang &lsquo;Studi Spiritualitas&rsquo;&nbsp;kami menegaskan bahwa jika seseorang ingin bergerak menuju tujuan dasar dari&hellip;","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.spiritualresearchfoundation.org\/indonesian\/wp-json\/wp\/v2\/pages\/193"}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.spiritualresearchfoundation.org\/indonesian\/wp-json\/wp\/v2\/pages"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.spiritualresearchfoundation.org\/indonesian\/wp-json\/wp\/v2\/types\/page"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.spiritualresearchfoundation.org\/indonesian\/wp-json\/wp\/v2\/users\/101"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.spiritualresearchfoundation.org\/indonesian\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=193"}],"version-history":[{"count":5,"href":"https:\/\/www.spiritualresearchfoundation.org\/indonesian\/wp-json\/wp\/v2\/pages\/193\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":8438,"href":"https:\/\/www.spiritualresearchfoundation.org\/indonesian\/wp-json\/wp\/v2\/pages\/193\/revisions\/8438"}],"up":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.spiritualresearchfoundation.org\/indonesian\/wp-json\/wp\/v2\/pages\/1070"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.spiritualresearchfoundation.org\/indonesian\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=193"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.spiritualresearchfoundation.org\/indonesian\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=193"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.spiritualresearchfoundation.org\/indonesian\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=193"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}