{"id":1775,"date":"2014-06-04T04:29:35","date_gmt":"2014-06-04T04:29:35","guid":{"rendered":"http:\/\/www.spiritualresearchfoundation.org\/indonesian\/?page_id=1775"},"modified":"2015-01-13T04:01:01","modified_gmt":"2015-01-13T04:01:01","slug":"bagaimana-cara-untuk-membuat-air-suci-dengan-mengisinya-charging","status":"publish","type":"page","link":"https:\/\/www.spiritualresearchfoundation.org\/indonesian\/Air-Suci-Charging","title":{"rendered":"Bagaimana cara untuk membuat air Suci dengan \u2018mengisinya\u2019 (charging)?"},"content":{"rendered":"<h2><strong>1. Pengantar bagaimana kita dapat membuat air Suci<\/strong><\/h2>\n<p>Ada banyak cara untuk membuat Air Suci (<em>Thirth\u0101<\/em>). Cara-cara tersebut adalah:<\/p>\n<ul>\n<li>Air Suci dengan menambahkan abu (<em>Vibh\u016bti<\/em>) Suci ke dalam air<\/li>\n<li>Air Suci dari \u2018mengisi\u2019 (Charging) dengan <span style=\"text-decoration: underline\">menyebut Nama Tuhan YME\u200b<\/span><\/li>\n<li>Air Suci dengan menambahkan tanah yang Suci (tanah yang Suci mengacu pada tanah yang berasal dari tempat di mana para Suci (Saints) tingkat tertinggi tinggal)<\/li>\n<li>Memberkati air (Hanya dapat dilakukan oleh seseorang di atas tingkat pencapaian spiritual 50%. Di bawah <a href=\"https:\/\/www.spiritualresearchfoundation.org\/indonesian\/spiritual-level\">tingkat pencapaian spiritual <\/a>ini, seseorang memiliki sedikit atau bahkan tidak ada kemampuan untuk meningkatkan Kesadaran Ilahi atau <em>Chaitanya<\/em> dalam air tersebut)<\/li>\n<li>Air Suci dari sentuhan (yaitu ketika seorang <span style=\"text-decoration: underline\">Suci<\/span> menyentuh air)<\/li>\n<\/ul>\n<p>Pada bagian ini kami akan menjelaskan bagaimana cara membuat air Suci dengan \u2018mengisi\u2019 nya (charging) melalui menyebut dan mengulang Nama Tuhan YME \u00a0(chanting). Air juga dapat \u2018diisi\u2019 dengan kuasa spiritual dari pembacaan mantra, namun hal tersebut berada di luar lingkup artikel ini. Penggunaan air suci yang diperoleh dengan \u2018mengisinya\u2019 melalui energi positif dari menyebut Nama Tuhan, merupakan solusi terapi spiritual yang praktis dan efektif.<\/p>\n<h2 class=\"secsp\">2. Bagaimana cara membuat air Suci dengan \u2018mengisi\u2019nya (charging)<\/h2>\n<p>Untuk hal ini, anda akan membutuhkan segelas air. Mulailah dengan doa agar penyebutan Nama Tuhan YME yang anda lakukan terjadi dengan konsentrasi semaksimal mungkin dan devosi agar energi positif dari menyebut nama Tuhan memperkaya air tersebut dengan kesadaran Ilahi. Kemudian tempatkan telapak tangan kanan anda di atas bibir gelas. Sekarang tutup mata anda dan sebutlah Nama Tuhan YME dengan konsentrasi semaksimal mungkin dan devosi selama 3-6 menit. Setelah ini, air tersebut siap untuk digunakan sebagai air Suci.<\/p>\n<p>Gambar yang berdasarkan pengetahuan dimensi spiritual (halus) di bawah ini menunjukkan apa yang terjadi ketika seseorang dengan tingkat pencapaian spiritual minimum 50% \u2018mengisi\u2019 (Charging) air, ketika menyebut dan mengulang Nama Tuhan YME.<\/p>\n<div align=\"center\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"size-full wp-image-1776 aligncenter\" title=\"\" src=\"https:\/\/media.spiritualresearchfoundation.org\/wp-content\/uploads\/sites\/12\/2014\/05\/18152339\/1.IND_Charging-subtle-pic.jpg\" alt=\"Bagaimana cara untuk membuat air Suci dengan \u2018mengisinya\u2019 (charging)?\" width=\"551\" height=\"414\" srcset=\"https:\/\/media.spiritualresearchfoundation.org\/wp-content\/uploads\/sites\/12\/2014\/05\/18152339\/1.IND_Charging-subtle-pic.jpg 551w, https:\/\/media.spiritualresearchfoundation.org\/wp-content\/uploads\/sites\/12\/2014\/05\/18152339\/1.IND_Charging-subtle-pic-300x225.jpg 300w, https:\/\/media.spiritualresearchfoundation.org\/wp-content\/uploads\/sites\/12\/2014\/05\/18152339\/1.IND_Charging-subtle-pic-400x300.jpg 400w\" sizes=\"(max-width: 551px) 100vw, 551px\" \/><\/div>\n<div><\/div>\n<div>Kesadaran Ilahi yang dihasilkan dari menyebut dan mengulang Nama Tuhan masuk ke air di dalam gelas melalui tangan yang ditempatkan pada bibir gelas. Kesadaran Ilahi masuk ke air dalam bentuk gelombang dan bentuk spiral dari gelombang tersebut \u00a0dihasilkan di bagian bawah dari gelas air tersebut. Gelombang Kesadaran Ilahi ini dikelilingi oleh energi Spiritual (<em>Shakti<\/em>). Dengan demikian, air di dalam gelas diperkaya oleh gelombang tersebut. Kesadaran Ilahi ini memancar ke segala arah dari gelas.\u200b<\/div>\n<p>Manfaat dari air Suci ini tergantung pada seberapa banyak kesadaran Ilahi yang telah dihasilkan. Oleh sebab itu potensinya, yakni kekuatan spiritual di dalam air Suci tersebut (yang dibuat dengan metode di atas) tergantung semata terutama pada tingkat pencapaian spiritual dari orang yang \u2018mengisinya\u2019. Semakin tinggi tingkat spiritual dari orang yang \u2018mengisinya\u2019, maka semakin tinggi juga potensi dari air Suci yang telah diisi.<\/p>\n<p>Jika orang yang \u2018mengisi\u2019 air tersebut berada pada tingkat pencapaian spiritual di bawah 50%, maka air Suci yang diperoleh dengan \u2018mengisinya\u2019 melalui menyebut Nama Tuhan tidak cukup berpotensi secara spiritual. Dalam hal ini, maka akan lebih baik untuk membuat air Suci dengan mencampur abu Suci yang diperoleh dari dupa SSRF. Karena lebih dari 80% dari populasi dunia berada di bawah tingkat pencapaian spiritual 50%, maka air Suci yang terbuat dari abu Suci adalah cara yang paling dianjurkan untuk membuat air Suci.<\/p>\n<p style=\"text-align: center\"><strong>Dampak dari tingkat pencapaian spiritual terhadap potensi air Suci yang terbuat melalui metode \u2018pengisian\u2019 (charging)<\/strong><\/p>\n<table class=\"tablestyle\" border=\"1\" cellspacing=\"0\" cellpadding=\"0\" align=\"center\">\n<thead>\n<tr>\n<th style=\"text-align: center\" scope=\"col\">Tingkat pencapaian<br \/>\nspiritual dalam %<\/th>\n<th scope=\"col\">\n<p style=\"text-align: center\">Kesadaran Ilahi (<em>Chaitanya<\/em>)\u00a0yang<br \/>\ndihasilkan di air dalam %<\/p>\n<\/th>\n<\/tr>\n<\/thead>\n<tbody>\n<tr>\n<td style=\"text-align: center\">20%<\/td>\n<td style=\"text-align: center\">0.5%<\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td style=\"text-align: center\">30%<\/td>\n<td style=\"text-align: center\">1.0%<\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td style=\"text-align: center\">40%<\/td>\n<td style=\"text-align: center\">\u00a02.0%<sup>**<\/sup><\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td style=\"text-align: center\">50%<\/td>\n<td style=\"text-align: center\">2.5%<\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td style=\"text-align: center\">60%<\/td>\n<td style=\"text-align: center\">3.0%<\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td style=\"text-align: center\">70%<\/td>\n<td style=\"text-align: center\">3.5%<\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td style=\"text-align: center\">80%<\/td>\n<td style=\"text-align: center\">4.0%<\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td style=\"text-align: center\">90%<\/td>\n<td style=\"text-align: center\">4.5%<\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td style=\"text-align: center\">100%<\/td>\n<td style=\"text-align: center\">5.0%<\/td>\n<\/tr>\n<\/tbody>\n<\/table>\n<p style=\"text-align: left\">* Persentase Kesadaran Ilahi (<em>Chaitanya<\/em>) maksimum yang memungkinkan pada sebuah benda mati adalah 6%, misalnya pada tempat peristirahatan terakhir (<em>Sam\u0101dhi<\/em>) dari seorang Suci (Saint)<\/p>\n<p style=\"text-align: left\">** 2% Kesadaran Ilahi (<em>Chaitanya<\/em>) dalam pembuatan Air Suci juga dapat dicapai oleh seseorang di bawah tingkat pencapaian spiritual 40%. Hal ini terjadi jetika orang tersebut menggunakan abu Suci untuk membuat air Suci.<\/p>\n<div><span style=\"text-align: justify;line-height: 1.5\">Air Suci yang telah \u2018diisi\u2019 ini dapat digunakan sebagai solusi terapi spiritual untuk pemakaian\/ pengurapan, dipercikkan dan diminum.<\/span><\/div>\n<p>Mengacu ke \u2018<a href=\"https:\/\/www.spiritualresearchfoundation.org\/indonesian\/Air-Suci-Aplikasi\">Bagaimana cara menggunakan air Suci<\/a>\u2019<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>1. Pengantar bagaimana kita dapat membuat air Suci Ada banyak cara untuk membuat Air Suci (Thirth\u0101). Cara-cara tersebut adalah: Air Suci dengan menambahkan abu (Vibh\u016bti) Suci ke dalam air Air Suci dari \u2018mengisi\u2019 (Charging) dengan menyebut Nama Tuhan YME\u200b Air Suci dengan menambahkan tanah yang Suci (tanah yang Suci mengacu pada tanah yang berasal dari &hellip; <a href=\"https:\/\/www.spiritualresearchfoundation.org\/indonesian\/Air-Suci-Charging\" class=\"more-link\">Lanjutkan membaca <span class=\"screen-reader-text\">Bagaimana cara untuk membuat air Suci dengan \u2018mengisinya\u2019 (charging)?<\/span> <span class=\"meta-nav\">&rarr;<\/span><\/a><\/p>\n","protected":false},"featured_media":0,"parent":0,"menu_order":0,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","template":"","meta":{"_uag_custom_page_level_css":"","footnotes":""},"categories":[10],"tags":[],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v23.4 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Bagaimana cara untuk membuat air Suci dengan \u2018mengisinya\u2019 (charging)? - SSRF Indonesian<\/title>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/www.spiritualresearchfoundation.org\/indonesian\/Air-Suci-Charging\/\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Estimasi waktu membaca\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"3 menit\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/www.spiritualresearchfoundation.org\/indonesian\/Air-Suci-Charging\/\",\"url\":\"https:\/\/www.spiritualresearchfoundation.org\/indonesian\/Air-Suci-Charging\/\",\"name\":\"Bagaimana cara untuk membuat air Suci dengan \u2018mengisinya\u2019 (charging)? - SSRF Indonesian\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/www.spiritualresearchfoundation.org\/indonesian\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/www.spiritualresearchfoundation.org\/indonesian\/Air-Suci-Charging\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/www.spiritualresearchfoundation.org\/indonesian\/Air-Suci-Charging\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/www.spiritualresearchfoundation.org\/indonesian\/wp-content\/uploads\/sites\/12\/2014\/05\/1.IND_Charging-subtle-pic.jpg\",\"datePublished\":\"2014-06-04T04:29:35+00:00\",\"dateModified\":\"2015-01-13T04:01:01+00:00\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/www.spiritualresearchfoundation.org\/indonesian\/Air-Suci-Charging\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/www.spiritualresearchfoundation.org\/indonesian\/Air-Suci-Charging\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\/\/www.spiritualresearchfoundation.org\/indonesian\/Air-Suci-Charging\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\/\/media.spiritualresearchfoundation.org\/wp-content\/uploads\/sites\/12\/2014\/05\/18152339\/1.IND_Charging-subtle-pic.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\/\/media.spiritualresearchfoundation.org\/wp-content\/uploads\/sites\/12\/2014\/05\/18152339\/1.IND_Charging-subtle-pic.jpg\",\"width\":551,\"height\":414,\"caption\":\"Bagaimana cara untuk membuat air Suci dengan \u2018mengisinya\u2019 (charging)?\"},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/www.spiritualresearchfoundation.org\/indonesian\/Air-Suci-Charging\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Beranda\",\"item\":\"https:\/\/www.spiritualresearchfoundation.org\/indonesian\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Bagaimana cara untuk membuat air Suci dengan \u2018mengisinya\u2019 (charging)?\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/www.spiritualresearchfoundation.org\/indonesian\/#website\",\"url\":\"https:\/\/www.spiritualresearchfoundation.org\/indonesian\/\",\"name\":\"SSRF Indonesian\",\"description\":\"Menjembatani dunia dikenal dan tak dikenal\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/www.spiritualresearchfoundation.org\/indonesian\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"id\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Bagaimana cara untuk membuat air Suci dengan \u2018mengisinya\u2019 (charging)? - SSRF Indonesian","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/www.spiritualresearchfoundation.org\/indonesian\/Air-Suci-Charging\/","twitter_misc":{"Estimasi waktu membaca":"3 menit"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/www.spiritualresearchfoundation.org\/indonesian\/Air-Suci-Charging\/","url":"https:\/\/www.spiritualresearchfoundation.org\/indonesian\/Air-Suci-Charging\/","name":"Bagaimana cara untuk membuat air Suci dengan \u2018mengisinya\u2019 (charging)? - SSRF Indonesian","isPartOf":{"@id":"https:\/\/www.spiritualresearchfoundation.org\/indonesian\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/www.spiritualresearchfoundation.org\/indonesian\/Air-Suci-Charging\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/www.spiritualresearchfoundation.org\/indonesian\/Air-Suci-Charging\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/www.spiritualresearchfoundation.org\/indonesian\/wp-content\/uploads\/sites\/12\/2014\/05\/1.IND_Charging-subtle-pic.jpg","datePublished":"2014-06-04T04:29:35+00:00","dateModified":"2015-01-13T04:01:01+00:00","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/www.spiritualresearchfoundation.org\/indonesian\/Air-Suci-Charging\/#breadcrumb"},"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/www.spiritualresearchfoundation.org\/indonesian\/Air-Suci-Charging\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/www.spiritualresearchfoundation.org\/indonesian\/Air-Suci-Charging\/#primaryimage","url":"https:\/\/media.spiritualresearchfoundation.org\/wp-content\/uploads\/sites\/12\/2014\/05\/18152339\/1.IND_Charging-subtle-pic.jpg","contentUrl":"https:\/\/media.spiritualresearchfoundation.org\/wp-content\/uploads\/sites\/12\/2014\/05\/18152339\/1.IND_Charging-subtle-pic.jpg","width":551,"height":414,"caption":"Bagaimana cara untuk membuat air Suci dengan \u2018mengisinya\u2019 (charging)?"},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/www.spiritualresearchfoundation.org\/indonesian\/Air-Suci-Charging\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Beranda","item":"https:\/\/www.spiritualresearchfoundation.org\/indonesian\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Bagaimana cara untuk membuat air Suci dengan \u2018mengisinya\u2019 (charging)?"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/www.spiritualresearchfoundation.org\/indonesian\/#website","url":"https:\/\/www.spiritualresearchfoundation.org\/indonesian\/","name":"SSRF Indonesian","description":"Menjembatani dunia dikenal dan tak dikenal","potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/www.spiritualresearchfoundation.org\/indonesian\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"id"}]}},"uagb_featured_image_src":{"full":false,"thumbnail":false,"medium":false,"medium_large":false,"large":false,"1536x1536":false,"2048x2048":false,"post-thumbnail":false},"uagb_author_info":{"display_name":"MountainWarriror","author_link":"https:\/\/www.spiritualresearchfoundation.org\/indonesian\/author\/aavashthapa\/"},"uagb_comment_info":0,"uagb_excerpt":"1. Pengantar bagaimana kita dapat membuat air Suci Ada banyak cara untuk membuat Air Suci (Thirth\u0101). Cara-cara tersebut adalah: Air Suci dengan menambahkan abu (Vibh\u016bti) Suci ke dalam air Air Suci dari \u2018mengisi\u2019 (Charging) dengan menyebut Nama Tuhan YME\u200b Air Suci dengan menambahkan tanah yang Suci (tanah yang Suci mengacu pada tanah yang berasal dari&hellip;","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.spiritualresearchfoundation.org\/indonesian\/wp-json\/wp\/v2\/pages\/1775"}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.spiritualresearchfoundation.org\/indonesian\/wp-json\/wp\/v2\/pages"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.spiritualresearchfoundation.org\/indonesian\/wp-json\/wp\/v2\/types\/page"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.spiritualresearchfoundation.org\/indonesian\/wp-json\/wp\/v2\/users\/47078"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.spiritualresearchfoundation.org\/indonesian\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=1775"}],"version-history":[{"count":5,"href":"https:\/\/www.spiritualresearchfoundation.org\/indonesian\/wp-json\/wp\/v2\/pages\/1775\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":2749,"href":"https:\/\/www.spiritualresearchfoundation.org\/indonesian\/wp-json\/wp\/v2\/pages\/1775\/revisions\/2749"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.spiritualresearchfoundation.org\/indonesian\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=1775"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.spiritualresearchfoundation.org\/indonesian\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=1775"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.spiritualresearchfoundation.org\/indonesian\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=1775"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}