{"id":171,"date":"2013-09-13T00:00:00","date_gmt":"2013-09-13T00:00:00","guid":{"rendered":"http:\/\/www.spiritualresearchfoundation.org\/indonesian1\/saya-telah-diberikan-gurumantra-apakah-saya-tetap-harus-menyebut-dan-mengulang-nama-tuhan-sesuai-agama-saya\/"},"modified":"2015-04-26T15:00:21","modified_gmt":"2015-04-26T15:00:21","slug":"saya-telah-diberikan-gurumantra-apakah-saya-tetap-harus-menyebut-dan-mengulang-nama-tuhan-sesuai-agama-saya","status":"publish","type":"page","link":"https:\/\/www.spiritualresearchfoundation.org\/indonesian\/gurumantra-nama-tuhan","title":{"rendered":"Saya telah diberikan Gurumantra, apakah saya tetap harus menyebut dan mengulang Nama Tuhan sesuai agama saya?"},"content":{"rendered":"<h1 class=\"toptitle\">Saya telah diberikan Gurumantra oleh Guru saya, apakah saya tetap harus menyebut dan mengulang Nama Tuhan sesuai agama saya?<\/h1>\n<div id=\"toc_container\" class=\"no_bullets\"><p class=\"toc_title\">Daftar isi<\/p><ul class=\"toc_list\"><li><a href=\"#1_Definisi_dari_Gurumantra\">1. Definisi dari Gurumantra<\/a><\/li><li><a href=\"#2_Kekuatan_spiritual_dari_Gurumantra\">2. Kekuatan spiritual dari Gurumantra<\/a><\/li><li><a href=\"#3_Saya_telah_diberikan_Gurumantra_oleh_Guru_saya_apakah_saya_tetap_harus_menyebut_dan_mengulang_Nama_Tuhan_sesuai_agama_saya\">3. Saya telah diberikan Gurumantra oleh Guru saya, apakah saya tetap harus menyebut dan mengulang Nama Tuhan sesuai agama saya?<\/a><\/li><li><a href=\"#4_Beberapa_poin_yang_berhubungan_dengan_Gurumantra\">4. Beberapa poin yang berhubungan dengan Gurumantra<\/a><\/li><\/ul><\/div>\n<h2><span id=\"1_Definisi_dari_Gurumantra\">1. Definisi dari <em>Gurumantra<\/em><\/span><\/h2>\n<p><em>Gurumantra<\/em> adalah: suatu Nama Tuhan, <em>mantra<\/em>, nomor atau kata yang diberikan oleh seorang <u>Guru<\/u> kepada murid-Nya untuk disebut dan diulangi untuk tujuan pertumbuhan spiritualnya ke arah mencapai kesadaran Tuhan. Dalam kebanyakan kasus <em>Gurumantra<\/em> mengandung Nama Tuhan tertentu khusus untuk pertumbuhan spiritual murid tersebut.<\/p>\n<p>Kesadaran Tuhan adalah pengalaman spiritual tertinggi yang dapat dimiliki seseorang, yaitu, ketika ia mengalami kemanunggalan terus-menerus dengan Prinsip Keagungan Tuhan atau mengalami kebahagiaan Hakiki terus menerus <em>(\u0100nand)<\/em>.<br \/>\nSeorang murid \/pengikut adalah seseorang yang mana <a href=\"https:\/\/www.spiritualresearchfoundation.org\/indonesian\/spiritual-level\">tingkat pencapaian spiritual nya<\/a> 55%. Hal ini berarti ia adalah seseorang yang mengorbankan lebih dari 55% dari tubuh, pikiran dan harta kekayaan nya bagi spiritualitas dan memiliki keinginan yang kuat untuk kemajuan spiritual. Mengacu pada <a href=\"https:\/\/www.spiritualresearchfoundation.org\/indonesian\/spiritualresearch\/happiness\/spirituality\/basicpricinples_spirituality_d\">prinsip dasar keenam dari latihan spiritual<\/a>.<\/p>\n<h2><span id=\"2_Kekuatan_spiritual_dari_Gurumantra\">2. Kekuatan spiritual dari <em>Gurumantra<\/em><\/span><\/h2>\n<p>Khasiat dari <em>Gurumantra<\/em> sangat tergantung pada <a href=\"https:\/\/www.spiritualresearchfoundation.org\/indonesian\/spiritual-level\">tingkat pencapaian spiritual<\/a> dari orang yang memberikan <em>mantra<\/em> tersebut.<\/p>\n<p style=\"text-align: center\"><strong>Kekuatan spiritual dari <em>Gurumantra<\/em><\/strong><\/p>\n<table class=\"tablestyle\">\n<thead>\n<tr>\n<th style=\"text-align: center\" scope=\"col\">Tingkat pencapaian spiritual dari orang yang memberikan Nama (%)<\/th>\n<th style=\"text-align: center\" scope=\"col\">Besarnya Kesadaran Ilahi (<em>Chaitanya<\/em>)\/ energi dalam Nama yang diberikan (%)<\/th>\n<\/tr>\n<\/thead>\n<tbody>\n<tr>\n<td style=\"text-align: center\">50%<\/td>\n<td style=\"text-align: center\">2%<\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td style=\"text-align: center\">60%<\/td>\n<td style=\"text-align: center\">10%<\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td style=\"text-align: center\">70%<\/td>\n<td style=\"text-align: center\">80%<\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td style=\"text-align: center\">80%<\/td>\n<td style=\"text-align: center\">90%<\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td style=\"text-align: center\">90%<\/td>\n<td style=\"text-align: center\">100%<\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td style=\"text-align: center\">100%<\/td>\n<td style=\"text-align: center\">100%<\/td>\n<\/tr>\n<\/tbody>\n<\/table>\n<p class=\"pcenter\">\n<p>Seperti yang dapat anda lihat dari grafik di atas, hanya ketika orang menyampaikan <em>Gurumantra<\/em> berada di atas tingkat pencapaian spiritual 70%, yaitu Guru atau seorang Suci (<u>Saint<\/u>), barulah hal itu (<em>Gurumantra<\/em>) mempunyai kekuatan spiritual yang sejati. Tak jarang orang-orang, karena ketidaktahuannya, mengikuti pembimbing-pembimbing spiritual yang bukan para Suci (Saints). Hal ini tidak selalu merupakan hal yang buruk. Sebagai patokan seseorang hanya dapat memahami bimbingan dan mempraktikkannya dari seseorang yang kira-kira tingkat pencapaian spiritualnya 20% lebih tinggi dari nya. Misalnya, seseorang pada tingkat spiritual 50% akan paling cocok untuk membimbing orang pada tingkat spiritual 30%. Jika seseorang tulus ingin berlatih spiritual dan memiliki keinginan kuat untuk bertumbuh secara spiritual, maka prinsip Guru yang tak termanifestasikan atau prinsip Pembimbing dari Tuhan TME menciptakan peluang-peluang yang tepat dalam kehidupan sang pencari tersebut (dalam hal pembimbing-pembimbing spiritual) untuk memfasilitasi pertumbuhan spiritual nya.<\/p>\n<h2><span id=\"3_Saya_telah_diberikan_Gurumantra_oleh_Guru_saya_apakah_saya_tetap_harus_menyebut_dan_mengulang_Nama_Tuhan_sesuai_agama_saya\">3. Saya telah diberikan <em>Gurumantra<\/em> oleh Guru saya, apakah saya tetap harus menyebut dan mengulang Nama Tuhan sesuai agama saya?<\/span><\/h2>\n<p>Jawabannya akan tergantung pada situasi-situasi dimana <em>Gurumantra<\/em> tersebut diberikan.<\/p>\n<p>1. Orang yang memberikan <em>mantra<\/em> berada di atas tingkat pencapaian spiritual 70% dan murid nya pada tingkat pencapaian spiritual 55%.<\/p>\n<ul>\n<li>Dalam hal ini yang terbaik adalah sesorang menyebut dan mengulang <em>Gurumantra<\/em> tersebut. Kekuatan spiritual <em>Gurumantra<\/em> terletak pada niat suci Guru yang memberikan mantra tersebut.<\/li>\n<\/ul>\n<p>2. Orang yang memberikan <em>mantra<\/em> berada di bawah tingkat pencapaian spiritual 70% dan orang yang diberikan mantra berada di sekitar tingkat pencapaian spiritual 30-40%.<\/p>\n<ul>\n<li>Dalam hal ini yang terbaik adalah menyebut dan mengulang Nama yang paling diyakini seseorang, apakah itu adalah <em>Gurumantra<\/em> atau Nama Tuhan sesuai agama kelahirannya.<\/li>\n<li>Salah satu keuntungan dari menyebut dan mengulang <em>Gurumantra<\/em> bahkan ketika diberikan oleh seseorang pada tingkat pencapaian spiritual 50% adalah seseorang berlatih untuk mendengarkan orang lain. Hal ini membantu orang tersebut untuk bergerak maju dari melakukan hal-hal yang sesuai keinginannya sendiri (<em>sw\u0113chh\u0101<\/em>) ke hal-hal sesuai dengan keinginan orang lain (<em>par\u0113chh\u0101<\/em>). Ketika seseorang melakukan hal-hal sesuai keinginan orang lain, hal ini membantu untuk mengurangi ego nya. Jika seseorang berlatih menyebut dan mengulang <em>Gurumantra<\/em> dengan penuhkeyakinan dan memiliki keinginan yang kuat untuk pertumbuhan spiritual, maka prinsip Guru yang tak termanifestasikan atau Prisnip Pembimbing Tuhan YME sendiri akan membawa Guru sejati di alam Bumi ke dalam kehidupan orang tersebut.<\/li>\n<\/ul>\n<p>Lihat ke artikel tentang <a href=\"https:\/\/www.spiritualresearchfoundation.org\/indonesian\/swa-pare-ishwar\"><em>swechha<\/em>, <em>parechha<\/em> dan <em>Ishwarechha<\/em><\/a><\/p>\n<h2><span id=\"4_Beberapa_poin_yang_berhubungan_dengan_Gurumantra\">4. Beberapa poin yang berhubungan dengan <em>Gurumantra<\/em><\/span><\/h2>\n<ul>\n<li>Kadang-kadang para Suci (Saints) memberikan suatu Nama untuk disebut dan diulang kepada seseorang untuk mengatasi masalah dalam kehidupannya di mana akar penyebabnya berada di dalam dimensi spiritual. Hal ini diberikan sehingga dapat menghilangkan hambatan dalam latihan spiritual para pengabdi Nya. Terkadang orang-orang mengira Nama sebutan dan pengulangan ini sebagai sebuah <em>Gurumantra<\/em>. Perlu diingat bahwa <em>Gurumantra<\/em> hanya diperuntukkan bagi kemajuan spiritual menuju kesadaran Tuhan.<\/li>\n<li>Beberapa orang terus-menerus meminta seorang Guru untuk memberikan sebuah <em>Gurumantra<\/em>. Dalam beberapa kasus, Guru dapat memberikan pengabdi yang gigih tersebut sebuah <em>Gurumantra<\/em>. Para pengabdi ini harus menyadari bahwa kecuali keinginan dan pengorbanan mereka untuk mencapai kesadaran Tuhan sepadan dengan seseorang pada <a href=\"https:\/\/www.spiritualresearchfoundation.org\/indonesian\/spiritual-level\">tingkat pencapaian spiritual<\/a> 55%, <em>Gurumantra<\/em> juga semata-mata nama saja. Dengan demikian memperoleh <em>Gurumantra<\/em> dengan membayar (uang) untuk itu juga merupakan <em>Gurumantra<\/em> yang semata-mata hanya nama saja (namesake).<\/li>\n<li>Bahkan jika seseorang telah diberikan <em>Gurumantra<\/em> oleh seorang Guru untuk kemajuan spiritualnya, ia juga harus melengkapi penyebutan dan pengulangan mantra tersebut dengan <a href=\"https:\/\/www.spiritualresearchfoundation.org\/indonesian\/spiritualresearch\/happiness\/gaininghappiness\/happiness_servicetogod_f\">pelayanan kepada Kebenaran Hakiki (<em>sats\u0113v\u0101<\/em>)<\/a>, <a href=\"https:\/\/www.spiritualresearchfoundation.org\/indonesian\/spiritualresearch\/happiness\/gaininghappiness\/happiness_sacrificesforgod_g\">pengorbanan (<em>ty\u0101g<\/em>)<\/a> dan <a href=\"https:\/\/www.spiritualresearchfoundation.org\/indonesian\/spiritual-love\">cinta kasih tanpa pengharapan untuk orang lain (<em>pr\u012bti<\/em>)<\/a>.<\/li>\n<\/ul>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Saya telah diberikan Gurumantra oleh Guru saya, apakah saya tetap harus menyebut dan mengulang Nama Tuhan sesuai agama saya? Daftar isi1. Definisi dari Gurumantra2. Kekuatan spiritual dari Gurumantra3. Saya telah diberikan Gurumantra oleh Guru saya, apakah saya tetap harus menyebut dan mengulang Nama Tuhan sesuai agama saya?4. Beberapa poin yang berhubungan dengan Gurumantra 1. Definisi &hellip; <a href=\"https:\/\/www.spiritualresearchfoundation.org\/indonesian\/gurumantra-nama-tuhan\" class=\"more-link\">Lanjutkan membaca <span class=\"screen-reader-text\">Saya telah diberikan Gurumantra, apakah saya tetap harus menyebut dan mengulang Nama Tuhan sesuai agama saya?<\/span> <span class=\"meta-nav\">&rarr;<\/span><\/a><\/p>\n","protected":false},"featured_media":0,"parent":175,"menu_order":0,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","template":"","meta":{"_uag_custom_page_level_css":"","footnotes":""},"categories":[10],"tags":[],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v23.4 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Saya telah diberikan Gurumantra, apakah saya tetap harus menyebut dan mengulang Nama Tuhan sesuai agama saya? - SSRF Indonesian<\/title>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/www.spiritualresearchfoundation.org\/indonesian\/gurumantra-nama-tuhan\/\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Estimasi waktu membaca\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"4 menit\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/www.spiritualresearchfoundation.org\/indonesian\/gurumantra-nama-tuhan\/\",\"url\":\"https:\/\/www.spiritualresearchfoundation.org\/indonesian\/gurumantra-nama-tuhan\/\",\"name\":\"Saya telah diberikan Gurumantra, apakah saya tetap harus menyebut dan mengulang Nama Tuhan sesuai agama saya? - SSRF Indonesian\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/www.spiritualresearchfoundation.org\/indonesian\/#website\"},\"datePublished\":\"2013-09-13T00:00:00+00:00\",\"dateModified\":\"2015-04-26T15:00:21+00:00\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/www.spiritualresearchfoundation.org\/indonesian\/gurumantra-nama-tuhan\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/www.spiritualresearchfoundation.org\/indonesian\/gurumantra-nama-tuhan\/\"]}]},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/www.spiritualresearchfoundation.org\/indonesian\/gurumantra-nama-tuhan\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Beranda\",\"item\":\"https:\/\/www.spiritualresearchfoundation.org\/indonesian\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Latihan spiritual\",\"item\":\"https:\/\/www.spiritualresearchfoundation.org\/indonesian\/latihan-spiritual\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":3,\"name\":\"Langkah-langkah latihan spiritual\",\"item\":\"https:\/\/www.spiritualresearchfoundation.org\/indonesian\/latihan-spiritual\/langkah-langkah-latihan-spiritual\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":4,\"name\":\"Chanting (Dzikir) Nama Tuhan YME\",\"item\":\"https:\/\/www.spiritualresearchfoundation.org\/indonesian\/latihan-spiritual\/langkah-langkah-latihan-spiritual\/menyebut-dan-mengulang-nama-tuhan-yme\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":5,\"name\":\"Saya telah diberikan Gurumantra, apakah saya tetap harus menyebut dan mengulang Nama Tuhan sesuai agama saya?\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/www.spiritualresearchfoundation.org\/indonesian\/#website\",\"url\":\"https:\/\/www.spiritualresearchfoundation.org\/indonesian\/\",\"name\":\"SSRF Indonesian\",\"description\":\"Menjembatani dunia dikenal dan tak dikenal\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/www.spiritualresearchfoundation.org\/indonesian\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"id\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Saya telah diberikan Gurumantra, apakah saya tetap harus menyebut dan mengulang Nama Tuhan sesuai agama saya? - SSRF Indonesian","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/www.spiritualresearchfoundation.org\/indonesian\/gurumantra-nama-tuhan\/","twitter_misc":{"Estimasi waktu membaca":"4 menit"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/www.spiritualresearchfoundation.org\/indonesian\/gurumantra-nama-tuhan\/","url":"https:\/\/www.spiritualresearchfoundation.org\/indonesian\/gurumantra-nama-tuhan\/","name":"Saya telah diberikan Gurumantra, apakah saya tetap harus menyebut dan mengulang Nama Tuhan sesuai agama saya? - SSRF Indonesian","isPartOf":{"@id":"https:\/\/www.spiritualresearchfoundation.org\/indonesian\/#website"},"datePublished":"2013-09-13T00:00:00+00:00","dateModified":"2015-04-26T15:00:21+00:00","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/www.spiritualresearchfoundation.org\/indonesian\/gurumantra-nama-tuhan\/#breadcrumb"},"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/www.spiritualresearchfoundation.org\/indonesian\/gurumantra-nama-tuhan\/"]}]},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/www.spiritualresearchfoundation.org\/indonesian\/gurumantra-nama-tuhan\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Beranda","item":"https:\/\/www.spiritualresearchfoundation.org\/indonesian\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Latihan spiritual","item":"https:\/\/www.spiritualresearchfoundation.org\/indonesian\/latihan-spiritual\/"},{"@type":"ListItem","position":3,"name":"Langkah-langkah latihan spiritual","item":"https:\/\/www.spiritualresearchfoundation.org\/indonesian\/latihan-spiritual\/langkah-langkah-latihan-spiritual\/"},{"@type":"ListItem","position":4,"name":"Chanting (Dzikir) Nama Tuhan YME","item":"https:\/\/www.spiritualresearchfoundation.org\/indonesian\/latihan-spiritual\/langkah-langkah-latihan-spiritual\/menyebut-dan-mengulang-nama-tuhan-yme\/"},{"@type":"ListItem","position":5,"name":"Saya telah diberikan Gurumantra, apakah saya tetap harus menyebut dan mengulang Nama Tuhan sesuai agama saya?"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/www.spiritualresearchfoundation.org\/indonesian\/#website","url":"https:\/\/www.spiritualresearchfoundation.org\/indonesian\/","name":"SSRF Indonesian","description":"Menjembatani dunia dikenal dan tak dikenal","potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/www.spiritualresearchfoundation.org\/indonesian\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"id"}]}},"uagb_featured_image_src":{"full":false,"thumbnail":false,"medium":false,"medium_large":false,"large":false,"1536x1536":false,"2048x2048":false,"post-thumbnail":false},"uagb_author_info":{"display_name":"Swapnil","author_link":"https:\/\/www.spiritualresearchfoundation.org\/indonesian\/author\/swapnil\/"},"uagb_comment_info":0,"uagb_excerpt":"Saya telah diberikan Gurumantra oleh Guru saya, apakah saya tetap harus menyebut dan mengulang Nama Tuhan sesuai agama saya? Daftar isi1. Definisi dari Gurumantra2. Kekuatan spiritual dari Gurumantra3. Saya telah diberikan Gurumantra oleh Guru saya, apakah saya tetap harus menyebut dan mengulang Nama Tuhan sesuai agama saya?4. Beberapa poin yang berhubungan dengan Gurumantra 1. Definisi&hellip;","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.spiritualresearchfoundation.org\/indonesian\/wp-json\/wp\/v2\/pages\/171"}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.spiritualresearchfoundation.org\/indonesian\/wp-json\/wp\/v2\/pages"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.spiritualresearchfoundation.org\/indonesian\/wp-json\/wp\/v2\/types\/page"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.spiritualresearchfoundation.org\/indonesian\/wp-json\/wp\/v2\/users\/101"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.spiritualresearchfoundation.org\/indonesian\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=171"}],"version-history":[{"count":5,"href":"https:\/\/www.spiritualresearchfoundation.org\/indonesian\/wp-json\/wp\/v2\/pages\/171\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":3052,"href":"https:\/\/www.spiritualresearchfoundation.org\/indonesian\/wp-json\/wp\/v2\/pages\/171\/revisions\/3052"}],"up":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.spiritualresearchfoundation.org\/indonesian\/wp-json\/wp\/v2\/pages\/175"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.spiritualresearchfoundation.org\/indonesian\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=171"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.spiritualresearchfoundation.org\/indonesian\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=171"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.spiritualresearchfoundation.org\/indonesian\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=171"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}