{"id":12360,"date":"2021-07-19T00:39:49","date_gmt":"2021-07-19T00:39:49","guid":{"rendered":"https:\/\/www.spiritualresearchfoundation.org\/indonesian\/?page_id=12360"},"modified":"2021-07-19T00:39:49","modified_gmt":"2021-07-19T00:39:49","slug":"hubungan-fonetik-dan-skrip","status":"publish","type":"page","link":"https:\/\/www.spiritualresearchfoundation.org\/indonesian\/penelitian-spiritual\/penelitian-spiritual-lainnya\/bahasa-dan-tulisan\/hubungan-fonetik-dan-skrip\/","title":{"rendered":"Kaitan antara fonetik dan skrip"},"content":{"rendered":"<h1>Hubungan antara Fonetik dan skrip<\/h1>\n<p style=\"text-align: justify\">Untuk melihat semua artikel dalam seri ini &#8211; <a href=\"https:\/\/www.spiritualresearchfoundation.org\/indonesian\/penelitian-spiritual\/penelitian-spiritual-lainnya\/bahasa-dan-tulisan\/\">klik di sini.<\/a><\/p>\n<div id=\"toc_container\" class=\"no_bullets\"><p class=\"toc_title\">Daftar isi<\/p><ul class=\"toc_list\"><li><a href=\"#1Latar_belakang_dan_tujuan_percobaan\">1.\u00a0Latar belakang dan tujuan percobaan<\/a><\/li><li><a href=\"#2_Bagaimana_eksperimen_itu_disiapkan\">2. Bagaimana eksperimen itu disiapkan<\/a><\/li><li><a href=\"#3_Pengamatan_dari_melakukan_percobaan\">3. Pengamatan dari melakukan percobaan<\/a><ul><li><a href=\"#Gambar-gambar_halus_dari_karakter_berdasarkan_pengalaman_melalui_indra_keenam\">Gambar-gambar halus dari karakter berdasarkan pengalaman melalui indra keenam<\/a><\/li><\/ul><\/li><li><a href=\"#4_Analisis_dan_kesimpulan\">4. Analisis dan kesimpulan<\/a><\/li><\/ul><\/div>\n\n<h2 style=\"text-align: justify\"><span id=\"1Latar_belakang_dan_tujuan_percobaan\">1.\u00a0<strong>Latar belakang dan tujuan percobaan<\/strong><\/span><\/h2>\n<p style=\"text-align: justify\">Setelah <a href=\"https:\/\/www.spiritualresearchfoundation.org\/indonesian\/penelitian-spiritual\/penelitian-spiritual-lainnya\/bahasa-dan-tulisan\/\">percobaan pada materi yang diterjemahkan<\/a>, pikiran berikutnya yang muncul di benak kami adalah apakah skrip itu penting. Fonetik adalah cabang linguistik yang mempelajari suara ucapan manusia.<strong> Apakah fonetik dan skrip atau huruf atau bentuk aktual yang mewakili suara itu penting?<\/strong><\/p>\n<p style=\"text-align: justify\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"aligncenter wp-image-12731 size-full\" src=\"https:\/\/media.spiritualresearchfoundation.org\/wp-content\/uploads\/sites\/12\/2021\/07\/18151630\/Sanskrit-letters.jpg\" alt=\"Kaitan antara fonetik dan skrip\" width=\"750\" height=\"148\" srcset=\"https:\/\/media.spiritualresearchfoundation.org\/wp-content\/uploads\/sites\/12\/2021\/07\/18151630\/Sanskrit-letters.jpg 750w, https:\/\/media.spiritualresearchfoundation.org\/wp-content\/uploads\/sites\/12\/2021\/07\/18151630\/Sanskrit-letters-300x59.jpg 300w\" sizes=\"(max-width: 750px) 100vw, 750px\" \/><\/p>\n<p style=\"background: white;text-align: justify\">Contoh, dalam bahasa Inggris huruf <strong>\u2018A\u2019<\/strong> mewakili suara <strong>\u2018ey\u2019<\/strong> dan dalam tulisan Devanagari yang digunakan untuk menulis Sanskrit, suara yang sama diwakili oleh karakter<strong> \u2018<b>\u090f<\/b><\/strong><strong>\u2018.<\/strong><\/p>\n<p>Kami melakukan eksperimen sederhana untuk melihat apakah bentuk huruf yang mewakili suara tertentu dalam bahasa yang berbeda (yaitu bahasa Inggris dan Sanskrit) membuat perbedaan.<\/p>\n<h2 style=\"text-align: justify\"><span id=\"2_Bagaimana_eksperimen_itu_disiapkan\"><span id=\"2_How_the_experiment_was_set_up\"><strong>2. Bagaimana eksperimen itu disiapkan<\/strong><\/span><\/span><\/h2>\n<p>Percobaan ini disiapkan dengan cara yang sama seperti sebelumnya yaitu <span style=\"text-decoration: underline\">mempelajari perbedaan dalam getaran halus antara ayat-ayat yang diterjemahkan<\/span>. Di sini juga kami menggunakan teknologi PIP untuk mempelajari perbedaan dalam getaran di antara berbagai huruf.<\/p>\n<h2 style=\"text-align: justify\"><span id=\"3_Pengamatan_dari_melakukan_percobaan\"><span id=\"3_Observations_from_conducting_the_experiment\"><strong>3. Pengamatan dari melakukan percobaan<\/strong><\/span><\/span><\/h2>\n<p>Kami menggunakan PIP untuk mengukur getaran sekitar <b>\u2018A\u2019 <\/b>dan <b>\u2018<\/b><b>\u090f<\/b><b>\u2018.<\/b><\/p>\n<p style=\"text-align: justify\"><strong>A) Pembacaan dasar<\/strong><\/p>\n<p>Menggunakan metodologi yang sama seperti pada percobaan sebelumnya, kami mulai dengan mendapatkan pembacaan dasar dengan kertas putih kosong yang dipasang di papan kayu putih. Gambar di bawah ini menunjukkan getaran yang ada di sekitar selembar kertas kosong. Pada gambar PIP di bawah ini, kami telah menandai arti dari berbagai warna.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify\"><strong><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"aligncenter wp-image-12723 size-full\" src=\"https:\/\/media.spiritualresearchfoundation.org\/wp-content\/uploads\/sites\/12\/2021\/07\/18151632\/1_IND_Relationship-between-phonetics-and-script-1.gif\" alt=\"Kaitan antara fonetik dan skrip\" width=\"750\" height=\"461\" \/>B)\u00a0<\/strong><strong>Getaran yang dipancarkan dari karakter \u2018A\u2019 dalam bahasa Inggris <\/strong><\/p>\n<p style=\"text-align: justify\">Mengganti selembar kertas kosong dengan alfabet Inggris &#8216;A&#8217;, dan kami membaca lagi. Kami segera mengamati bahwa warna coklat pasir (menunjukkan negativitas di lingkungan) meningkat.<\/p>\n<p><b>Harap diperhatikan:<\/b> Di antara setiap pembacaan baru, kami memberikan beberapa waktu untuk membiarkan getaran di dalam ruangan kembali ke keadaan awal semula (seperti yang terlihat di PIP) sebelum kami menempatkan objek baru yang akan diukur.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify\"><strong><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"aligncenter wp-image-12724 size-full\" src=\"https:\/\/media.spiritualresearchfoundation.org\/wp-content\/uploads\/sites\/12\/2021\/07\/18151632\/2_IND_English-letter-A-shows-increased-negativity-1.gif\" alt=\"Kaitan antara fonetik dan skrip\" width=\"750\" height=\"342\" \/>C) Getaran yang dipancarkan dari karakter \u2018\u090f\u2018 dalam bahasa Sanskerta<\/strong><\/p>\n<p style=\"text-align: justify\">Setelah getaran stabil di sekitar karakter <strong>&#8216;A&#8217;<\/strong>, kami melanjutkan untuk mengukur huruf dengan bunyi <strong>&#8216;ey&#8217;<\/strong> dalam aksara Dewanagari yang diwakili oleh karakter <strong>&#8216;<\/strong><strong>\u090f<\/strong><strong>&#8216;<\/strong>. Segera kami melihat getaran itu mulai berubah. Kami melihat peningkatan yang signifikan pada warna positif kuning bersama dengan perak dan pengurangan warna negatif seperti coklat pasir dan oranye berdebu.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify\"><strong><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"aligncenter wp-image-12725 size-full\" src=\"https:\/\/media.spiritualresearchfoundation.org\/wp-content\/uploads\/sites\/12\/2021\/07\/18151631\/3_IND_Sanskrit-letter-_-shows-increased-positivity-1.gif\" alt=\"Kaitan antara fonetik dan skrip\" width=\"750\" height=\"341\" \/>D) Getaran yang dipancarkan dari karakter \u2018\u0905\u2019 dalam bahasa Sanskerta<\/strong><\/p>\n<p style=\"text-align: justify\">Kami juga membandingkan pembacaan dengan <strong>\u2018A\u2019<\/strong>\u00a0yang diucapkan sebagai\u2018<strong> Uh<\/strong> \u2018dan suara yang sama dalam naskah Devanagari yang diwakili oleh<strong>\u2018 <\/strong><strong>\u0905<\/strong><strong> \u2019<\/strong>. <strong>\u2018<\/strong><strong>\u0905<\/strong><strong>\u2019<\/strong> di Devanagari menunjukkan getaran yang lebih positif daripada didalam bahasa Inggris yang merupakan karakter <strong>\u2018A\u2018.<\/strong> Dalam gambar PIP di bawah ini, kami menunjukkan karakter <strong>\u2018<\/strong><strong>\u0905<\/strong><strong>\u2019<\/strong> bersama dengan getaran yang terlihat di sekitarnya. Proporsi getaran positif lebih dari yang terlihat dalam gambar PIP karakter &#8216;A&#8217;.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify\"><strong><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"aligncenter wp-image-12726 size-full\" src=\"https:\/\/media.spiritualresearchfoundation.org\/wp-content\/uploads\/sites\/12\/2021\/07\/18151631\/4_IND_Sanskrit-letter-_-shows-increased-positivity-1.gif\" alt=\"Kaitan antara fonetik dan skrip\" width=\"750\" height=\"341\" \/>E)\u00a0<\/strong><strong>Ringkasan<\/strong><\/p>\n<p>Untuk merangkum berbagai pengamatan, kami telah menyediakan bagan yang menggabungkan warna positif dan negatif dengan setiap perubahan karakter dari pembacaan garis dasar. Dalam grafik di bawah ini, kami telah menunjukkan getaran positif dalam getaran kuning dan negatif dalam warna abu-abu gelap, keduanya dinyatakan sebagai persentase dari total getaran yang diamati dalam gambar PIP.<\/p>\n<p style=\"background: white;text-align: justify\">Huruf-huruf skrip Dewanagari memiliki proporsi getaran positif yang lebih tinggi dibandingkan dengan pembacaan dasar dan huruf Latin.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"aligncenter wp-image-12727 size-full\" src=\"https:\/\/media.spiritualresearchfoundation.org\/wp-content\/uploads\/sites\/12\/2021\/07\/18151631\/5_IND_Overall-change-in-negative-and-positive-vibrations-1.gif\" alt=\"Kaitan antara fonetik dan skrip\" width=\"751\" height=\"531\" \/><\/p>\n<p style=\"background: white;text-align: justify\">Pada tabel di bawah ini, kami telah membahas lebih detail tentang bagaimana <b>persentase<\/b> setiap warna pada gambar PIP berubah dengan setiap karakter. Harap dicatat bahwa kami telah meniadakan tabel dan objek dari perhitungan% area warna pada citra PIP yang dianalisis.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"aligncenter wp-image-12728 size-full\" src=\"https:\/\/media.spiritualresearchfoundation.org\/wp-content\/uploads\/sites\/12\/2021\/07\/18151631\/6_IND_Colours-and-baseline-1.gif\" alt=\"Kaitan antara fonetik dan skrip\" width=\"750\" height=\"383\" \/><\/p>\n<h3><span id=\"Gambar-gambar_halus_dari_karakter_berdasarkan_pengalaman_melalui_indra_keenam\"><strong>Gambar-gambar halus dari karakter berdasarkan pengalaman melalui indra keenam<\/strong><\/span><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"size-full wp-image-12732 alignleft\" src=\"https:\/\/media.spiritualresearchfoundation.org\/wp-content\/uploads\/sites\/12\/2021\/07\/18151630\/Her-Holiness-Yoya-Vallee-294x300.jpg\" alt=\"\" width=\"200\" height=\"204\" \/>Ibu Yoya Vallee adalah seorang seeker dari Eropa dan merupakan bagian dari tim peneliti spiritual di Maharshi University Spiritualitas. Pendengaran dan\u00a0 kemampuan bicaranya terganggu. Meski begitu, ia memiliki indera penglihatan keenam yang canggih dan dapat merasakan getaran spiritual yang tidak bisa dirasakan oleh rata-rata orang. Dengan menggunakan kemampuan khususnya, dia menarik getaran yang dia rasakan di sekitar huruf &#8216;A&#8217; dan &#8216;<strong>\u0905<\/strong>&#8216;. Di bawah ini, kami telah menyediakan gambar-gambar halus yang digambarkan olehnya yang dengan jelas menunjukkan bahwa bentuk huruf \u2018<strong>\u0905<\/strong>\u2019 lebih positif secara spiritual daripada bentuk huruf \u2018A\u2019. Tafsirannya sesuai dengan apa yang kami amati dalam gambar PIP dari huruf-huruf.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"aligncenter wp-image-12729 size-full\" src=\"https:\/\/media.spiritualresearchfoundation.org\/wp-content\/uploads\/sites\/12\/2021\/07\/18151631\/7_IND_Subtle-characteristics-of-the-English-letter-A-1.gif\" alt=\"Kaitan antara fonetik dan skrip\" width=\"750\" height=\"492\" \/><\/p>\n<p style=\"text-align: justify\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"aligncenter wp-image-12730 size-full\" src=\"https:\/\/media.spiritualresearchfoundation.org\/wp-content\/uploads\/sites\/12\/2021\/07\/18151630\/8_IND_Subtle-characteristics-of-the-sattvik-letter-_-1.gif\" alt=\"Kaitan antara fonetik dan skrip\" width=\"750\" height=\"505\" \/><\/p>\n<h2 style=\"text-align: justify\"><span id=\"4_Analisis_dan_kesimpulan\"><span id=\"4_Analysis_and_conclusion\"><strong>4. Analisis dan kesimpulan<\/strong><\/span><\/span><\/h2>\n<ul>\n<li style=\"text-align: justify\">Percobaan serupa dilakukan dengan karakter lain dalam Dewanagari dan huruf Latin dan didapat hasil yang serupa.<\/li>\n<li style=\"text-align: justify\">Dari eksperimen ini, kami memahami bahwa ada hubungan antara karakter apa pun dari huruf dan suara yang diwakilinya. Cara huruf merepresentasikan suara tertentu <strong><span style=\"text-decoration: underline\">membuat perbedaan<\/span><\/strong> dalam kaitannya dengan positifitas yang dipancarkan dari teks tersebut.\n<div class=\"bluebox\">Aturan: Wujud atau bentuk huruf \/ karakter yang mewakili suara tertentu penting dalam menentukan positifitas atau negatifitas yang dipancarkan oleh karakter itu.<\/div>\n<\/li>\n<li style=\"text-align: justify\">Oleh karena itu jika karakter dalam skrip \/ bahasa memiliki efek positif atau negatif langsung pada lingkungan, maka kemungkinan besar akan memberikan efek yang sama pada pembaca \/ penulis. Konsep ini memiliki implikasi yang luas untuk sistem pendidikan kita dan komunikasi tertulis kita.<\/li>\n<\/ul>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Hubungan antara Fonetik dan skrip Untuk melihat semua artikel dalam seri ini &#8211; klik di sini. Daftar isi1.\u00a0Latar belakang dan tujuan percobaan2. Bagaimana eksperimen itu disiapkan3. Pengamatan dari melakukan percobaanGambar-gambar halus dari karakter berdasarkan pengalaman melalui indra keenam4. Analisis dan kesimpulan 1.\u00a0Latar belakang dan tujuan percobaan Setelah percobaan pada materi yang diterjemahkan, pikiran berikutnya yang &hellip; <a href=\"https:\/\/www.spiritualresearchfoundation.org\/indonesian\/penelitian-spiritual\/penelitian-spiritual-lainnya\/bahasa-dan-tulisan\/hubungan-fonetik-dan-skrip\/\" class=\"more-link\">Lanjutkan membaca <span class=\"screen-reader-text\">Kaitan antara fonetik dan skrip<\/span> <span class=\"meta-nav\">&rarr;<\/span><\/a><\/p>\n","protected":false},"featured_media":0,"parent":5308,"menu_order":0,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","template":"","meta":{"_uag_custom_page_level_css":"","footnotes":""},"categories":[10],"tags":[],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v23.4 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Kaitan antara fonetik dan skrip - SSRF Indonesian<\/title>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/www.spiritualresearchfoundation.org\/indonesian\/penelitian-spiritual\/penelitian-spiritual-lainnya\/bahasa-dan-tulisan\/hubungan-fonetik-dan-skrip\/\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Estimasi waktu membaca\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"4 menit\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/www.spiritualresearchfoundation.org\/indonesian\/penelitian-spiritual\/penelitian-spiritual-lainnya\/bahasa-dan-tulisan\/hubungan-fonetik-dan-skrip\/\",\"url\":\"https:\/\/www.spiritualresearchfoundation.org\/indonesian\/penelitian-spiritual\/penelitian-spiritual-lainnya\/bahasa-dan-tulisan\/hubungan-fonetik-dan-skrip\/\",\"name\":\"Kaitan antara fonetik dan skrip - SSRF Indonesian\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/www.spiritualresearchfoundation.org\/indonesian\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/www.spiritualresearchfoundation.org\/indonesian\/penelitian-spiritual\/penelitian-spiritual-lainnya\/bahasa-dan-tulisan\/hubungan-fonetik-dan-skrip\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/www.spiritualresearchfoundation.org\/indonesian\/penelitian-spiritual\/penelitian-spiritual-lainnya\/bahasa-dan-tulisan\/hubungan-fonetik-dan-skrip\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/www.spiritualresearchfoundation.org\/indonesian\/wp-content\/uploads\/sites\/12\/2021\/07\/Sanskrit-letters.jpg\",\"datePublished\":\"2021-07-19T00:39:49+00:00\",\"dateModified\":\"2021-07-19T00:39:49+00:00\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/www.spiritualresearchfoundation.org\/indonesian\/penelitian-spiritual\/penelitian-spiritual-lainnya\/bahasa-dan-tulisan\/hubungan-fonetik-dan-skrip\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/www.spiritualresearchfoundation.org\/indonesian\/penelitian-spiritual\/penelitian-spiritual-lainnya\/bahasa-dan-tulisan\/hubungan-fonetik-dan-skrip\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\/\/www.spiritualresearchfoundation.org\/indonesian\/penelitian-spiritual\/penelitian-spiritual-lainnya\/bahasa-dan-tulisan\/hubungan-fonetik-dan-skrip\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\/\/media.spiritualresearchfoundation.org\/wp-content\/uploads\/sites\/12\/2021\/07\/18151630\/Sanskrit-letters.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\/\/media.spiritualresearchfoundation.org\/wp-content\/uploads\/sites\/12\/2021\/07\/18151630\/Sanskrit-letters.jpg\",\"width\":750,\"height\":148},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/www.spiritualresearchfoundation.org\/indonesian\/penelitian-spiritual\/penelitian-spiritual-lainnya\/bahasa-dan-tulisan\/hubungan-fonetik-dan-skrip\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Beranda\",\"item\":\"https:\/\/www.spiritualresearchfoundation.org\/indonesian\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Penelitian Spiritual\",\"item\":\"https:\/\/www.spiritualresearchfoundation.org\/indonesian\/penelitian-spiritual\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":3,\"name\":\"Penelitian Spiritual lainnya\",\"item\":\"https:\/\/www.spiritualresearchfoundation.org\/indonesian\/penelitian-spiritual\/penelitian-spiritual-lainnya\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":4,\"name\":\"Bahasa dan Tulisan\",\"item\":\"https:\/\/www.spiritualresearchfoundation.org\/indonesian\/penelitian-spiritual\/penelitian-spiritual-lainnya\/bahasa-dan-tulisan\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":5,\"name\":\"Kaitan antara fonetik dan skrip\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/www.spiritualresearchfoundation.org\/indonesian\/#website\",\"url\":\"https:\/\/www.spiritualresearchfoundation.org\/indonesian\/\",\"name\":\"SSRF Indonesian\",\"description\":\"Menjembatani dunia dikenal dan tak dikenal\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/www.spiritualresearchfoundation.org\/indonesian\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"id\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Kaitan antara fonetik dan skrip - SSRF Indonesian","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/www.spiritualresearchfoundation.org\/indonesian\/penelitian-spiritual\/penelitian-spiritual-lainnya\/bahasa-dan-tulisan\/hubungan-fonetik-dan-skrip\/","twitter_misc":{"Estimasi waktu membaca":"4 menit"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/www.spiritualresearchfoundation.org\/indonesian\/penelitian-spiritual\/penelitian-spiritual-lainnya\/bahasa-dan-tulisan\/hubungan-fonetik-dan-skrip\/","url":"https:\/\/www.spiritualresearchfoundation.org\/indonesian\/penelitian-spiritual\/penelitian-spiritual-lainnya\/bahasa-dan-tulisan\/hubungan-fonetik-dan-skrip\/","name":"Kaitan antara fonetik dan skrip - SSRF Indonesian","isPartOf":{"@id":"https:\/\/www.spiritualresearchfoundation.org\/indonesian\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/www.spiritualresearchfoundation.org\/indonesian\/penelitian-spiritual\/penelitian-spiritual-lainnya\/bahasa-dan-tulisan\/hubungan-fonetik-dan-skrip\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/www.spiritualresearchfoundation.org\/indonesian\/penelitian-spiritual\/penelitian-spiritual-lainnya\/bahasa-dan-tulisan\/hubungan-fonetik-dan-skrip\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/www.spiritualresearchfoundation.org\/indonesian\/wp-content\/uploads\/sites\/12\/2021\/07\/Sanskrit-letters.jpg","datePublished":"2021-07-19T00:39:49+00:00","dateModified":"2021-07-19T00:39:49+00:00","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/www.spiritualresearchfoundation.org\/indonesian\/penelitian-spiritual\/penelitian-spiritual-lainnya\/bahasa-dan-tulisan\/hubungan-fonetik-dan-skrip\/#breadcrumb"},"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/www.spiritualresearchfoundation.org\/indonesian\/penelitian-spiritual\/penelitian-spiritual-lainnya\/bahasa-dan-tulisan\/hubungan-fonetik-dan-skrip\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/www.spiritualresearchfoundation.org\/indonesian\/penelitian-spiritual\/penelitian-spiritual-lainnya\/bahasa-dan-tulisan\/hubungan-fonetik-dan-skrip\/#primaryimage","url":"https:\/\/media.spiritualresearchfoundation.org\/wp-content\/uploads\/sites\/12\/2021\/07\/18151630\/Sanskrit-letters.jpg","contentUrl":"https:\/\/media.spiritualresearchfoundation.org\/wp-content\/uploads\/sites\/12\/2021\/07\/18151630\/Sanskrit-letters.jpg","width":750,"height":148},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/www.spiritualresearchfoundation.org\/indonesian\/penelitian-spiritual\/penelitian-spiritual-lainnya\/bahasa-dan-tulisan\/hubungan-fonetik-dan-skrip\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Beranda","item":"https:\/\/www.spiritualresearchfoundation.org\/indonesian\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Penelitian Spiritual","item":"https:\/\/www.spiritualresearchfoundation.org\/indonesian\/penelitian-spiritual\/"},{"@type":"ListItem","position":3,"name":"Penelitian Spiritual lainnya","item":"https:\/\/www.spiritualresearchfoundation.org\/indonesian\/penelitian-spiritual\/penelitian-spiritual-lainnya\/"},{"@type":"ListItem","position":4,"name":"Bahasa dan Tulisan","item":"https:\/\/www.spiritualresearchfoundation.org\/indonesian\/penelitian-spiritual\/penelitian-spiritual-lainnya\/bahasa-dan-tulisan\/"},{"@type":"ListItem","position":5,"name":"Kaitan antara fonetik dan skrip"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/www.spiritualresearchfoundation.org\/indonesian\/#website","url":"https:\/\/www.spiritualresearchfoundation.org\/indonesian\/","name":"SSRF Indonesian","description":"Menjembatani dunia dikenal dan tak dikenal","potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/www.spiritualresearchfoundation.org\/indonesian\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"id"}]}},"uagb_featured_image_src":{"full":false,"thumbnail":false,"medium":false,"medium_large":false,"large":false,"1536x1536":false,"2048x2048":false,"post-thumbnail":false},"uagb_author_info":{"display_name":"","author_link":"https:\/\/www.spiritualresearchfoundation.org\/indonesian\/author\/"},"uagb_comment_info":0,"uagb_excerpt":"Hubungan antara Fonetik dan skrip Untuk melihat semua artikel dalam seri ini &#8211; klik di sini. Daftar isi1.\u00a0Latar belakang dan tujuan percobaan2. Bagaimana eksperimen itu disiapkan3. Pengamatan dari melakukan percobaanGambar-gambar halus dari karakter berdasarkan pengalaman melalui indra keenam4. Analisis dan kesimpulan 1.\u00a0Latar belakang dan tujuan percobaan Setelah percobaan pada materi yang diterjemahkan, pikiran berikutnya yang&hellip;","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.spiritualresearchfoundation.org\/indonesian\/wp-json\/wp\/v2\/pages\/12360"}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.spiritualresearchfoundation.org\/indonesian\/wp-json\/wp\/v2\/pages"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.spiritualresearchfoundation.org\/indonesian\/wp-json\/wp\/v2\/types\/page"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.spiritualresearchfoundation.org\/indonesian\/wp-json\/wp\/v2\/users\/20788"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.spiritualresearchfoundation.org\/indonesian\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=12360"}],"version-history":[{"count":5,"href":"https:\/\/www.spiritualresearchfoundation.org\/indonesian\/wp-json\/wp\/v2\/pages\/12360\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":12720,"href":"https:\/\/www.spiritualresearchfoundation.org\/indonesian\/wp-json\/wp\/v2\/pages\/12360\/revisions\/12720"}],"up":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.spiritualresearchfoundation.org\/indonesian\/wp-json\/wp\/v2\/pages\/5308"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.spiritualresearchfoundation.org\/indonesian\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=12360"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.spiritualresearchfoundation.org\/indonesian\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=12360"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.spiritualresearchfoundation.org\/indonesian\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=12360"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}