{"id":11539,"date":"2021-03-20T18:24:07","date_gmt":"2021-03-20T18:24:07","guid":{"rendered":"https:\/\/www.spiritualresearchfoundation.org\/indonesian\/?page_id=11539"},"modified":"2021-03-20T18:24:07","modified_gmt":"2021-03-20T18:24:07","slug":"cara-merayakan-ulang-tahun","status":"publish","type":"page","link":"https:\/\/www.spiritualresearchfoundation.org\/indonesian\/hidup-spiritual\/pengaruh-energi-negatif-pada-masyarakat\/cara-merayakan-ulang-tahun\/","title":{"rendered":"Bagaimana cara merayakan ulang tahun? Memotong kue vs melambaikan lampu"},"content":{"rendered":"<h1 style=\"text-align: justify\">Bagaimana cara merayakan ulang tahun? Memotong kue vs melambaikan lampu<\/h1>\n<p><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"size-full wp-image-11602 aligncenter\" src=\"https:\/\/media.spiritualresearchfoundation.org\/wp-content\/uploads\/sites\/12\/2021\/03\/18151725\/IND-How-to-celebrate-birthday-Cutting-cake-vs-waving-a-lamp.jpg\" alt=\"\" width=\"720\" height=\"200\" srcset=\"https:\/\/media.spiritualresearchfoundation.org\/wp-content\/uploads\/sites\/12\/2021\/03\/18151725\/IND-How-to-celebrate-birthday-Cutting-cake-vs-waving-a-lamp.jpg 720w, https:\/\/media.spiritualresearchfoundation.org\/wp-content\/uploads\/sites\/12\/2021\/03\/18151725\/IND-How-to-celebrate-birthday-Cutting-cake-vs-waving-a-lamp-300x83.jpg 300w\" sizes=\"(max-width: 720px) 100vw, 720px\" \/><br \/>\nInvestigator utama: Dr. Nandini Samant, MBBS, DPM<\/p>\n<p>Silahkan baca artikel kami, <u>Pengantar pada penelitian spiritual menggunakan teknik scan elektrosomatografi<\/u>\u00a0sebelum membaca artikel ini, sehingga dapat memahaminya lebih baik.<\/p>\n<div id=\"toc_container\" class=\"no_bullets\"><p class=\"toc_title\">Daftar isi<\/p><ul class=\"toc_list\"><li><a href=\"#1_Pengantar\">1. Pengantar<\/a><\/li><li><a href=\"#2_Beberapa_detail_percobaan\">2. Beberapa detail percobaan<\/a><ul><li><a href=\"#21_Periode_percobaan\">2.1 Periode percobaan<\/a><\/li><li><a href=\"#22_Usia_dari_subyek\">2.2 Usia dari subyek<\/a><\/li><li><a href=\"#23_Metodologi\">2.3 Metodologi<\/a><\/li><\/ul><\/li><li><a href=\"#3_Pengamatan\">3. Pengamatan<\/a><ul><li><a href=\"#31_Efek_perayaan_ulang_tahun_dengan_melambaikan_cahaya_lampu_di_depan_Siddharth_pada_aktivitas_Chakra_Kundalininya\">3.1 Efek perayaan ulang tahun dengan melambaikan cahaya lampu di depan Siddharth pada aktivitas Chakra Kundalininya<\/a><ul><li><a href=\"#311_Efek_pada_aktivitas_keempat_chakra_atas\">3.1.1 Efek pada aktivitas keempat chakra atas<\/a><\/li><li><a href=\"#312_Efek_pada_aktivitas_ketiga_chakra_bawah\">3.1.2 Efek pada aktivitas ketiga chakra bawah<\/a><\/li><\/ul><\/li><li><a href=\"#32_Efek_dari_perayaan_ulang_tahun_Siddharth_dengan_memotong_kue_pada_aktvitas_chakra_kundalini_nya\">3.2 Efek dari perayaan ulang tahun Siddharth dengan memotong kue pada aktvitas chakra kundalini nya<\/a><ul><li><a href=\"#321_Efek_pada_aktivitas_keempat_chakra_atas\">3.2.1 Efek pada aktivitas keempat chakra atas<\/a><\/li><li><a href=\"#322_Efek_pada_aktivitas_dari_ketiga_chakra_bawah\">3.2.2 Efek pada aktivitas dari ketiga chakra bawah<\/a><\/li><\/ul><\/li><li><a href=\"#33_Durasi_dari_efek_perayaan_ulang_tahun_Siddharth_dengan_melambaikan_nyala_lampu_di_depannya_pada_aktivitas_dari_chakra_kundalini_nya\">3.3 Durasi dari efek perayaan ulang tahun Siddharth dengan melambaikan nyala lampu di depannya pada aktivitas dari chakra kundalini nya<\/a><\/li><li><a href=\"#34_Durasi_dari_efek_perayaan_ulang_tahun_Siddharth_dengan_memotong_kue_pada_aktivitas_chakra_kundalini_nya\">3.4 Durasi dari efek perayaan ulang tahun Siddharth dengan memotong kue pada aktivitas chakra kundalini nya.<\/a><\/li><\/ul><\/li><li><a href=\"#4_Masukan_dari_bagian_pengetahuan_halus\">4. Masukan dari bagian pengetahuan halus<\/a><ul><li><a href=\"#41_Setelah_merayakan_ulang_tahun_Siddharth_dengan_melambaikan_lampu_yang_menyala_bacaan_DDFAO_yang_sesuai_dengan_keempat_chakra_kundalini_atas_nya_terkesan_suatu_penurunan_aktivitas_ketika_chakra-chakra_memasuki_keadaan_non_material_Nirgun\">4.1 Setelah merayakan ulang tahun Siddharth dengan melambaikan lampu yang menyala, bacaan DDFAO yang sesuai dengan keempat chakra kundalini atas nya terkesan suatu penurunan aktivitas ketika chakra-chakra\u00a0 memasuki keadaan non material (Nirgun).<\/a><\/li><li><a href=\"#42_Manfaat_kesadaran_Ilahi_dari_melambaikan_lampu_yang_menyala_melepaskan_penutup_hitam_pada_tiga_chakra_yang_lebih_rendah_sehingga_mengarah_pada_peningkatan_aktivitas_mereka\">4.2 Manfaat kesadaran Ilahi dari melambaikan lampu yang menyala melepaskan penutup hitam pada tiga chakra yang lebih rendah sehingga mengarah pada peningkatan aktivitas mereka<\/a><\/li><li><a href=\"#43_Kondensasi_dari_Tama_guna_di_dalam_tubuh_pada_pemotongan_kue_menyebabkan_penurunan_aktivitas_pada_keempat_chakra_atas\">4.3 Kondensasi dari Tama guna di dalam tubuh pada pemotongan kue menyebabkan penurunan aktivitas pada keempat chakra atas. <\/a><\/li><li><a href=\"#44_Pemotongan_kue_menjadi_pelengkap_berfungsinya_penutup_hitam_hadir_pada_para_seeker_pencari_Tuhan_YME_karena_dari_waktu_ke_waktu_Yang_efeknya_lebih_lama_dari_pada_melambaikan_lampu_yang_menyala\">4.4 Pemotongan kue menjadi pelengkap berfungsinya penutup hitam hadir\u00a0 pada para seeker (pencari Tuhan YME) karena dari waktu ke waktu. Yang efeknya lebih lama dari pada melambaikan lampu yang menyala<\/a><\/li><li><a href=\"#45_Chakra_Manipur_Siddharth_secara_inheren_lemah_menjadi_lebih_tidak_aktif_daripada_chakra_Swadhishthan_dan_Muladhar_setelah_memotong_kue\">4.5 Chakra Manipur Siddharth secara inheren lemah, menjadi lebih tidak aktif daripada chakra Swadhishthan dan Muladhar setelah memotong kue<\/a><\/li><li><a href=\"#46Chakra_adnya_berkurang_karena_pindah_ke_keadaan_nirgun_ketika_lampu_yang_menyala_melambai_dan_karena_penciptaan_energi_hitam_yang_menutupi_ketika_kue_dipotong\">4.6\u00a0Chakra adnya berkurang karena pindah ke keadaan nirgun ketika lampu yang menyala melambai dan karena penciptaan energi hitam yang menutupi ketika kue dipotong<\/a><\/li><\/ul><\/li><li><a href=\"#5_Kesimpulan\">5. Kesimpulan<\/a><ul><li><a href=\"#51_Perilaku_kita_mempengaruhi_kita\">5.1 Perilaku kita mempengaruhi kita<\/a><\/li><li><a href=\"#52_Efek_buruk_dari_merayakan_ulang_tahun_dengan_memotong_kue\">5.2 Efek buruk dari merayakan ulang tahun dengan memotong kue<\/a><\/li><li><a href=\"#53_Manfaat_sattvikta_dari_merayakan_ulang_tahun_dengan_melambaikan_lampu_yang_menyala\">5.3 Manfaat sattvikta dari merayakan ulang tahun dengan melambaikan lampu yang menyala<\/a><\/li><li><a href=\"#54_Pentingnya_pengetahuan_halus_dalam_memperoleh_pemahaman_lengkap_tentang_fenomena\">5.4 Pentingnya pengetahuan halus dalam memperoleh pemahaman lengkap tentang fenomena<\/a><\/li><li><a href=\"#55_Nilai_pengetahuan_halus_dalam_kehidupan_sehari-hari\">5.5 Nilai pengetahuan halus dalam kehidupan sehari-hari<\/a><\/li><\/ul><\/li><\/ul><\/div>\n<h2><span id=\"1_Pengantar\">1. Pengantar<\/span><\/h2>\n<p>Berbagai macam cara merayakan ulang tahun. Banyak diantaranya yang memberikan kesenangan kepada kita pada tingkat fisik dan mental. Tetapi dapatkah kita memperoleh manfaat melalui perayaan ulang tahun pada tingkat spiritual juga?<\/p>\n<p>Pada eksprimen ini, kami melakukan studi banding efek pada <a href=\"https:\/\/www.spiritualresearchfoundation.org\/indonesian\/penelitian-spiritual\/kundalini-chakras\/cakra-tubuh-kundalini\/\"><em>chakra Kundalini<\/em><\/a> seseorang yang sedang merayakan ulang tahun. Metode kedua yang digunakan adalah \u2013 dengan melambaikan cahaya lampu di depan orang yang sedang merayakan ulang tahun, dan memootong kue.<\/p>\n<p><em>Chakra Kundalini<\/em> adalah pusat energi halus. Menyediakan energi halus yang dibutuhkan untuk berfungsinya berbagai organ pada badan fisik, sebagaimana pikiran dan intelek.<\/p>\n<h2><span id=\"2_Beberapa_detail_percobaan\">2. Beberapa detail percobaan<\/span><\/h2>\n<h3><span id=\"21_Periode_percobaan\">2.1 Periode percobaan<\/span><\/h3>\n<p>19 Februari 2009 sampai 28 Februari 2009<\/p>\n<h3><span id=\"22_Usia_dari_subyek\">2.2 Usia dari subyek<\/span><\/h3>\n<p>14 tahun<\/p>\n<h3><span id=\"23_Metodologi\">2.3 Metodologi<\/span><\/h3>\n<p>Merujuk pada artikel kami, <u>Pengantar pada penelitian spiritual menggunakan teknik scan elektrosomatografi <\/u>untuk detail pada metodelogi<\/p>\n<p>Siddharth Purohit adalah seorang seeker anak-anak dari SSRF tanpa gangguan energi negatif. Ulang tahunnya sesuai dengan tithti, itu adalah sesuai kalender bulan Hindu, jatuh pada tanggal 19 Februari 2009. Pada hari ini, setelah merekam pembacaan dasar yang sesuai dengan <a href=\"https:\/\/www.spiritualresearchfoundation.org\/spiritual-research\/kundalini-and-chakras\/what-are-chakras\/\"><em>chakra Kundalini<\/em> <\/a>nya menggunakan alat DDFAO, seorang seeker wanita melambaikan cahaya lampu di depannya.<\/p>\n<p style=\"text-align: center\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"alignnone size-full wp-image-11544\" src=\"https:\/\/media.spiritualresearchfoundation.org\/wp-content\/uploads\/sites\/12\/2021\/03\/18151728\/Siddharth_lit-lamp.jpg\" alt=\"\" width=\"550\" height=\"440\" srcset=\"https:\/\/media.spiritualresearchfoundation.org\/wp-content\/uploads\/sites\/12\/2021\/03\/18151728\/Siddharth_lit-lamp.jpg 1500w, https:\/\/media.spiritualresearchfoundation.org\/wp-content\/uploads\/sites\/12\/2021\/03\/18151728\/Siddharth_lit-lamp-300x240.jpg 300w, https:\/\/media.spiritualresearchfoundation.org\/wp-content\/uploads\/sites\/12\/2021\/03\/18151728\/Siddharth_lit-lamp-768x614.jpg 768w, https:\/\/media.spiritualresearchfoundation.org\/wp-content\/uploads\/sites\/12\/2021\/03\/18151728\/Siddharth_lit-lamp-1024x819.jpg 1024w\" sizes=\"(max-width: 550px) 100vw, 550px\" \/><\/p>\n<p>Untuk mengukur efek dari melambaikan cahaya lampu pada <em>chakra kundalininya<\/em>, kami memindainya menggunakan perangkat DDFAO dan pembacaan rekaman 1 \u2013 4 jam, jeda waktu sampai tiba pada pembacaan dasar pada tanggal 21 Februari. Kemudian bagian dari percobaan ini disimpulkan.<\/p>\n<p>Pada tanggal 24 Februari, dimana ulang tahunnya sesuai dengan kalender Romawi, kembali mengambil pembacaan dasar, kami memintanya untuk memotong sebuah kue dan proses di atas diulangi sampai dia kembali mencapai keadaan awal, yang terjadi pada tanggal 28 Februari.<\/p>\n<h2><span id=\"3_Pengamatan\">3. Pengamatan<\/span><\/h2>\n<table class=\"tablestyle\">\n<tbody>\n<tr>\n<th style=\"width: 65px\"><\/th>\n<th style=\"width: 265px\" colspan=\"4\">\n<p style=\"text-align: center\" align=\"center\"><span style=\"font-size: 10pt\"><strong>Aktivitas dari keempat <em>chakra<\/em> atas<\/strong><\/span><\/p>\n<\/th>\n<th style=\"width: 218px\" colspan=\"3\">\n<p style=\"text-align: center\" align=\"center\"><span style=\"font-size: 10pt\">Aktivitas dari ketiga <em>chakra<\/em> bawah<\/span><\/p>\n<\/th>\n<th style=\"width: 65px\" rowspan=\"2\">\n<p align=\"center\"><span style=\"font-size: 8pt\">Durasi efek merayakan ulang tahun<\/span><\/p>\n<\/th>\n<\/tr>\n<tr>\n<th style=\"width: 65px\">\n<p align=\"center\"><span style=\"font-size: 8pt\"><strong>Percobaan<\/strong><\/span><\/p>\n<\/th>\n<th style=\"width: 49px\">\n<p align=\"center\"><span style=\"font-size: 8pt\"><strong><em>Sahasrar<\/em><\/strong><\/span><\/p>\n<\/th>\n<th style=\"width: 49px\">\n<p align=\"center\"><span style=\"font-size: 8pt\"><strong><em>Adnya<\/em><\/strong><\/span><\/p>\n<\/th>\n<th style=\"width: 55px\">\n<p align=\"center\"><span style=\"font-size: 8pt\"><strong><em>Vishuddha<\/em><\/strong><\/span><\/p>\n<\/th>\n<th style=\"width: 49px\">\n<p align=\"center\"><span style=\"font-size: 8pt\"><strong><em>Anahat<\/em><\/strong><\/span><\/p>\n<\/th>\n<th style=\"width: 49px\">\n<p align=\"center\"><span style=\"font-size: 8pt\"><strong><em>Manipu<\/em><\/strong><strong><em>r<\/em><\/strong><\/span><\/p>\n<\/th>\n<th style=\"width: 75px\">\n<p align=\"center\"><span style=\"font-size: 8pt\"><strong><em>Swadhish<\/em><\/strong><strong><em>t<\/em><\/strong><strong><em>han <\/em><\/strong><\/span><\/p>\n<\/th>\n<th style=\"width: 52px\">\n<p align=\"center\"><span style=\"font-size: 8pt\"><strong><em>Muladhar<\/em><\/strong><\/span><\/p>\n<\/th>\n<\/tr>\n<tr>\n<th style=\"width: 65px\">\n<p align=\"center\"><span style=\"font-size: 8pt\"><strong>Perayaan ulang tahun dengan melambaikan cahaya lampu<\/strong><\/span><\/p>\n<\/th>\n<td style=\"width: 49px\">\n<p align=\"center\"><span style=\"font-size: 8pt\"><strong>Menurun<\/strong><\/span><\/p>\n<\/td>\n<td style=\"width: 49px\">\n<p align=\"center\"><span style=\"font-size: 8pt\"><strong>Menurun<\/strong><\/span><\/p>\n<\/td>\n<td style=\"width: 55px\">\n<p align=\"center\"><span style=\"font-size: 8pt\"><strong>Menurun<\/strong><\/span><\/p>\n<\/td>\n<td style=\"width: 49px\">\n<p align=\"center\"><span style=\"font-size: 8pt\"><strong>Menurun<\/strong><\/span><\/p>\n<\/td>\n<td style=\"width: 49px\">\n<p align=\"center\"><span style=\"font-size: 8pt\"><strong>Meningkat<\/strong><\/span><\/p>\n<\/td>\n<td style=\"width: 75px\">\n<p align=\"center\"><span style=\"font-size: 8pt\"><strong>Meningkat<\/strong><\/span><\/p>\n<\/td>\n<td style=\"width: 52px\">\n<p align=\"center\"><span style=\"font-size: 8pt\"><strong>Meningkat<\/strong><\/span><\/p>\n<\/td>\n<td style=\"width: 65px\">\n<p align=\"center\"><span style=\"font-size: 8pt\"><strong>50 jam.<br \/>\n34 menit.<\/strong><\/span><\/p>\n<\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<th style=\"width: 65px\">\n<p align=\"center\"><span style=\"font-size: 8pt\"><strong>Perayaan ulang tahun dengan pemotongan kue<\/strong><\/span><\/p>\n<\/th>\n<td style=\"width: 49px\">\n<p align=\"center\"><span style=\"font-size: 8pt\"><strong>Menurun<\/strong><\/span><\/p>\n<\/td>\n<td style=\"width: 49px\">\n<p align=\"center\"><span style=\"font-size: 8pt\"><strong>Menurun<\/strong><\/span><\/p>\n<\/td>\n<td style=\"width: 55px\">\n<p align=\"center\"><span style=\"font-size: 8pt\"><strong>Menurun<\/strong><\/span><\/p>\n<\/td>\n<td style=\"width: 49px\">\n<p align=\"center\"><span style=\"font-size: 8pt\"><strong>Menurun<\/strong><\/span><\/p>\n<\/td>\n<td style=\"width: 49px\">\n<p align=\"center\"><span style=\"font-size: 8pt\"><strong>Menurun<\/strong><\/span><\/p>\n<\/td>\n<td style=\"width: 75px\">\n<p align=\"center\"><span style=\"font-size: 8pt\"><strong>Meningkat<\/strong><\/span><\/p>\n<\/td>\n<td style=\"width: 52px\">\n<p align=\"center\"><span style=\"font-size: 8pt\"><strong>Meningkat<\/strong><\/span><\/p>\n<\/td>\n<td style=\"width: 65px\">\n<p align=\"center\"><span style=\"font-size: 8pt\"><strong>95 jam.<br \/>\n7 menit.<\/strong><\/span><\/p>\n<\/td>\n<\/tr>\n<\/tbody>\n<\/table>\n<p>Berikut adalah kesimpulan dari hasil observasi kami.<\/p>\n<h3><span id=\"31_Efek_perayaan_ulang_tahun_dengan_melambaikan_cahaya_lampu_di_depan_Siddharth_pada_aktivitas_Chakra_Kundalininya\">3.1 Efek perayaan ulang tahun dengan melambaikan cahaya lampu di depan Siddharth pada aktivitas<em> Chakra Kundalininya<\/em><\/span><\/h3>\n<h4 align=\"left\"><span id=\"311_Efek_pada_aktivitas_keempat_chakra_atas\">3.1.1 Efek pada aktivitas keempat <em>chakra<\/em> atas<\/span><\/h4>\n<p>Ada suatu penurunan dalam aktivitas pada keempat <em>chakra<\/em> atas<em>.<\/em><\/p>\n<h4 align=\"left\"><span id=\"312_Efek_pada_aktivitas_ketiga_chakra_bawah\">3.1.2 Efek pada aktivitas ketiga <em>chakra<\/em> bawah<\/span><\/h4>\n<p>Ada suatu peningkatan dalam aktivitas dari ketiga <em>chakra<\/em> bawah<em>.<\/em><\/p>\n<h3><span id=\"32_Efek_dari_perayaan_ulang_tahun_Siddharth_dengan_memotong_kue_pada_aktvitas_chakra_kundalini_nya\">3.2 Efek dari perayaan ulang tahun Siddharth dengan memotong kue pada aktvitas <em>chakra<\/em> <em>kundalini<\/em> nya<\/span><\/h3>\n<h4 align=\"left\"><span id=\"321_Efek_pada_aktivitas_keempat_chakra_atas\">3.2.1 Efek pada aktivitas keempat <em>chakra<\/em> atas<\/span><\/h4>\n<p>Ada suatu penurunan dari aktivitas keempat <em>chakra<\/em> atas<em>.<\/em><\/p>\n<h4 align=\"left\"><span id=\"322_Efek_pada_aktivitas_dari_ketiga_chakra_bawah\">3.2.2 Efek pada aktivitas dari ketiga <em>chakra<\/em> bawah<\/span><\/h4>\n<p>Ada\u00a0suatu peningkatan pada aktivitas dua dari ketiga <em>chakra<\/em> bawah<em>.<\/em><\/p>\n<h3><span id=\"33_Durasi_dari_efek_perayaan_ulang_tahun_Siddharth_dengan_melambaikan_nyala_lampu_di_depannya_pada_aktivitas_dari_chakra_kundalini_nya\">3.3 Durasi dari efek perayaan ulang tahun Siddharth dengan melambaikan nyala lampu di depannya pada aktivitas dari <em>chakra<\/em> <em>kundalini<\/em> nya<\/span><\/h3>\n<p>50 jam, 34 menit<\/p>\n<h3><span id=\"34_Durasi_dari_efek_perayaan_ulang_tahun_Siddharth_dengan_memotong_kue_pada_aktivitas_chakra_kundalini_nya\">3.4 Durasi dari efek perayaan ulang tahun Siddharth dengan memotong kue pada aktivitas <em>chakra<\/em> <em>kundalini<\/em> nya.<\/span><\/h3>\n<p>95 jam, 7 menit<\/p>\n<h2><span id=\"4_Masukan_dari_bagian_pengetahuan_halus\">4. Masukan dari bagian pengetahuan halus<\/span><\/h2>\n<p>Kami menunjukan tabel-tabel dan juga pengamatan di atas kepada seeker <u>bagian pengetahuan halus SSRF<\/u> yang memiliki <u>kemampuan analisa halus<\/u>.<\/p>\n<p>Kami tanyakan kepada mereka dalam beberapa observasi dan meminta bantuan mereka dalam memahami apa yang sebenarnya terjadi pada tingkat halus. Masukan mereka memberikan kami waawasan pada alasan yang mendasari observasi tersebut, dan \u00a0pemahaman tentang berbagai variabel yang menentukan hasilnya. Berikut pertanyaan kami dan jawaban mereka.<\/p>\n<h3><span id=\"41_Setelah_merayakan_ulang_tahun_Siddharth_dengan_melambaikan_lampu_yang_menyala_bacaan_DDFAO_yang_sesuai_dengan_keempat_chakra_kundalini_atas_nya_terkesan_suatu_penurunan_aktivitas_ketika_chakra-chakra_memasuki_keadaan_non_material_Nirgun\">4.1 Setelah merayakan ulang tahun Siddharth dengan melambaikan lampu yang menyala, bacaan DDFAO yang sesuai dengan keempat <em>chakra<\/em> <em>kundalini<\/em> atas nya terkesan suatu penurunan aktivitas ketika <em>chakra-chakra<\/em>\u00a0 memasuki keadaan non material (<em>Nirgun<\/em>).<\/span><\/h3>\n<p align=\"justify\"><strong>Pertanyaan:<\/strong> Setelah lampu yang menyala dilambaikan di depan Siddharth pada ulang tahunnya sesuai tanggalan bulan Hindu, mengapa pembacaan DDFAO sesuai dengan keempat chakra kundalini atasnya menunjukkan penurunan aktivitas ?<\/p>\n<p align=\"justify\"><strong>Bagian Pengetahuan halus:<\/strong> Terhubung dengan <em>sattvik<\/em> (dominan-<em>Sattva<\/em>) getaran yang terpancar dari aktivitas melambaikan nyala lampu mengaktifkan kelima energi vital di dalam tubuh Siddharth dan berfungsinya <em>Chaitanya<\/em> (Aspek dari kesadaran illahi yang mengatur fungsi dari pikiran dan tubuh) didalam tubuhnya meningkat. Sebagai hasil, <a href=\"https:\/\/www.spiritualresearchfoundation.org\/indonesian\/penelitian-spiritual\/alam-semesta\/komponen-dasar-terbentuknya-alam-semesta\/\"><em>Sattva guna<\/em><\/a> menyebar secara cepat keseluruh tubuhnya.<\/p>\n<p align=\"justify\">Siddharth menjadi seorang seeker dengan getaran positif, dimana tidak terdapat penolakan dari proses penyerapan <a href=\"https:\/\/www.spiritualresearchfoundation.org\/indonesian\/penelitian-spiritual\/alam-semesta\/komponen-dasar-terbentuknya-alam-semesta\/\"><em>Sattvaguna<\/em><\/a><strong><u>,<\/u><\/strong> dimana terdapat peningkatan secara tiba tiba di dalam <em>Sattvaguna<\/em> didalam dirinya. Itulah mengapa keempat <em>chakra<\/em> atas menjadi jenuh dengan <em>Sattvaguna<\/em> dan masuk ke kondisi halus, Keadaan yang tidak terwujud (<em>nirgun<\/em>). Kondisi ini melampaui dan lebih uggul dari keadaan yang berwujud (<em>sagun<\/em>) dari <em>chakra<\/em> yang aktif. Namun, karena keterbatasan perangkat DDFAO dalam memahami bentuk <em>nirgun<\/em>, tercermin dari pembacaan yang menunjukkan menurunnya aktifitas.<\/p>\n<h3><span id=\"42_Manfaat_kesadaran_Ilahi_dari_melambaikan_lampu_yang_menyala_melepaskan_penutup_hitam_pada_tiga_chakra_yang_lebih_rendah_sehingga_mengarah_pada_peningkatan_aktivitas_mereka\">4.2 Manfaat kesadaran Ilahi dari melambaikan lampu yang menyala melepaskan penutup hitam pada tiga <em>chakra<\/em> yang lebih rendah sehingga mengarah pada peningkatan aktivitas mereka<\/span><\/h3>\n<p><strong>Pertanyaan:<\/strong> Mengapa bacaan DDFAO sesuai dengan tiga <em>chakra Kundalini<\/em> yang lebih rendah Siddharth menunjukkan peningkatan aktivitas setelah merayakan ulang tahunnya dengan melambaikan lampu menyala di depannya?<\/p>\n<p><strong>Bagian pengetahuan-halus:\u00a0<\/strong>Tiga <em>chakra<\/em> yang lebih rendah menghasilkan energi halus untuk aktivitas fisik. Siddharth memperoleh kesadaran Ilahi (<em>Chaitanya<\/em>) setelah melambaikan lampu yang menyala di depannya. Akibatnya, ada penurunan penutup hitam di tiga <em>chakra<\/em> bawahnya. Oleh karena itu, ada peningkatan aktivitas <em>chakra<\/em> ini.<\/p>\n<h3><span id=\"43_Kondensasi_dari_Tama_guna_di_dalam_tubuh_pada_pemotongan_kue_menyebabkan_penurunan_aktivitas_pada_keempat_chakra_atas\">4.3 Kondensasi dari <em>Tama guna<\/em> di dalam tubuh pada pemotongan kue menyebabkan penurunan aktivitas pada keempat <em>chakra<\/em> atas<em>. <\/em><\/span><\/h3>\n<p align=\"justify\"><strong>Pertanyaan:<\/strong> Setelah Siddharth merayakan ulang tahunnya sesuai dengan kalender Romawi dengan memotong kue, mengapa bacaan DDFAO sesuai dengan empat <em>chakra Kundalini<\/em> atasnya menunjukkan penurunan aktivitas?<\/p>\n<p align=\"justify\"><strong>Bagian pengetahuan-halus:<\/strong> Tindakan memotong kue adalah tamasik karena berbagai alasan. Penggunaan telur dalam pembuatan kue, tindakan meniup lilin yang diletakkan di atas kue dan memotong kue dengan pisau adalah semua tindakan tamasik. Kontak dengan <em>Tama guna<\/em> dalam tindakan memotong kue menyebabkan kondensasi <em>Tama guna<\/em> dalam tubuh Siddharth sehingga menyebabkan penurunan aktivitas empat <em>chakra<\/em> atasnya. Kontak terus-menerus dengan tindakan tamasik seperti itu menghasilkan pembentukan <em>Tama guna<\/em> pada orang tersebut dan temperamennya akan terpengaruh secara permanen.<\/p>\n<h3><span id=\"44_Pemotongan_kue_menjadi_pelengkap_berfungsinya_penutup_hitam_hadir_pada_para_seeker_pencari_Tuhan_YME_karena_dari_waktu_ke_waktu_Yang_efeknya_lebih_lama_dari_pada_melambaikan_lampu_yang_menyala\">4.4 Pemotongan kue menjadi pelengkap berfungsinya penutup hitam hadir\u00a0 pada para seeker (pencari Tuhan YME) karena dari waktu ke waktu. Yang efeknya lebih lama dari pada melambaikan lampu yang menyala<\/span><\/h3>\n<p><strong>Pertanyaan:<\/strong> Mengapa durasi dari efek pada <em>chakra kundalini<\/em> Siddharth saat perayaan ulang tahun peniupan lilin terjadi 50 jam dan 34 menit, sedangkan pada perayaan ulang tahun dengan pemotongan kue 95 jam dan 7 menit ?<\/p>\n<p><strong>Bagian pengetahuan-halus:\u00a0<\/strong>Di masa sekarang, karena pencemaran lingkungan (<em>Raja-Tama<\/em>) spiritual, para pencari Tuhan YME sudah memiliki penutup dari getaran yang menyusahkan dari lingkungan. Tama-dominan tindakan seperti memotong kue adalah pelengkap untuk berfungsinya penutup hitam yang ada pada para seeker. Itulah sebabnya efek memotong kue bertahan lebih lama dari pada melambaikan lampu yang menyala<\/p>\n<h3><span id=\"45_Chakra_Manipur_Siddharth_secara_inheren_lemah_menjadi_lebih_tidak_aktif_daripada_chakra_Swadhishthan_dan_Muladhar_setelah_memotong_kue\">4.5 <em>Chakra Manipur<\/em> Siddharth secara inheren lemah, menjadi lebih tidak aktif daripada <em>chakra<\/em> <em>Swadhishthan<\/em> dan <em>Muladhar<\/em> setelah memotong kue<\/span><\/h3>\n<p><strong>Pertanyaan:<\/strong> Mengapa aktifitas <em>chakra Manipur<\/em> Siddharth menurun, dimana <em>chakra Swadhishthan<\/em> dan <em>Muladhar<\/em> meningkat saat pemotongan kue?<\/p>\n<p><strong>Bagian pengetahuan-halus: <\/strong>Setiap proses dominan <em>Tama<\/em> menghasilkan penciptaan energi hitam yang menutupi hampir semua <em>chakra Kundalini<\/em>. Tergantung pada temperamen masing-masing individu, <em>chakra<\/em> tertentu dominan dalam menyerap atau mentransmisikan gelombang tertentu. <em>Chakra-chakra<\/em> itu yang secara inheren lemah baik dalam menyerap atau mentransmisikan gelombang tertentu menjadi lebih tidak aktif saat terpapar pada tindakan dominan <em>Tama<\/em>. Dalam kasus Siddharth, karena <em>chakra<\/em> Manipurnya lemah, ia menjadi lebih tidak aktif, yaitu, energi hitam yang menutupi <em>chakra<\/em> ini semakin meningkat.<\/p>\n<p>Aktivitas <em>chakra Swadhishthan<\/em> dan <em>Muladhar<\/em> membaik karena aktivitas mereka meningkat untuk melawan proses dominan <em>Tama<\/em>.<\/p>\n<h3><span id=\"46Chakra_adnya_berkurang_karena_pindah_ke_keadaan_nirgun_ketika_lampu_yang_menyala_melambai_dan_karena_penciptaan_energi_hitam_yang_menutupi_ketika_kue_dipotong\">4.6\u00a0<em>Chakra adnya <\/em>berkurang karena pindah ke keadaan <em>nirgun<\/em> ketika lampu yang menyala melambai dan karena penciptaan energi hitam yang menutupi ketika kue dipotong<\/span><\/h3>\n<p><strong>Pertanyaan:<\/strong> Ketika Siddharth merayakan ulang tahun dengan melambaikan sebuah lampu yang menyala dan dengan memotong kue, aktifitas dari keempat <em>chakra<\/em> atasnya menurun. Namun, aktifitas dari <em>Adnya<\/em> chakranya menurun tajam. Apa alasan yang mendasari hal ini ?<\/p>\n<p><strong>Bagian Pengetahuan halus:<\/strong>\nVibrasi yang menyusahkan terjadi di <em>Adnya chakra<\/em> Siddharth<em>.<\/em><\/p>\n<p><strong>Ketika lampu menyala dilambaikan: <\/strong>Vibrasi yang menyusahkan yang terdapat di <em>chakra<\/em> <em>Adnya<\/em> Siddharth mencoba menghalangi proses penyerapan <em>Chaitanya<\/em> yang berasal dari tindakan melambaikan lampu menyala. Untuk mengatasi halangan ini, <em>chakra<\/em> ini masuk ke keadaan <em>nirgun<\/em>. Ini tercermin dengan peralatan DDFAO sebagai aktifitas yang menurun.<\/p>\n<p><strong>Ketika kue dipotong: <\/strong>Memotong kue menjadi tindakan tamasik, lingkungan tercemar dengan <em>Raja-Tama<\/em>. Karena ini, serangan oleh energi negatif dari lingkungan meningkat. Oleh karena itu, <em>chakra<\/em> ditutupi dengan energi hitam dan menjadi tidak aktif.<\/p>\n<h2><span id=\"5_Kesimpulan\">5. Kesimpulan<\/span><\/h2>\n<h3><span id=\"51_Perilaku_kita_mempengaruhi_kita\">5.1 Perilaku kita mempengaruhi kita<\/span><\/h3>\n<p>Setiap tindakan kita mempengaruhi kita dan lingkungan kita. Tindakan <em>tamasik<\/em> membuat kita dan lingkungan menjadi <em>tamasik<\/em>; sedangkan tindakan <em>sattvik<\/em> membuat kita dan lingkungan kita sattvik. Setiap kali sebagian besar dari kita melakukan tindakan atau perilaku, biasanya dengan hasil fisik dan psikologis dalam pikiran. Misalnya, tindakan umum merayakan ulang tahun, yang membawa kita pada kebahagiaan dan kegembiraan. Namun, jarang kita mempertimbangkan implikasi spiritual. Sebagaimana penelitian spiritual telah menunjukkan kepada kita, tindakan yang tampaknya langsung dapat memiliki dampak yang kuat pada kita dan orang-orang di sekitar kita pada tingkat spiritual. Efek merugikan yang terjadi pada saat perayaan ulang tahun dengan pemotongan kue.<\/p>\n<h3><span id=\"52_Efek_buruk_dari_merayakan_ulang_tahun_dengan_memotong_kue\">5.2 Efek buruk dari merayakan ulang tahun dengan memotong kue<\/span><\/h3>\n<p align=\"justify\">Sebagian besar tindakan yang tanpa dasar Spiritualitas dan hanya memberikan kesenangan adalah dominan <em>Tama<\/em>. Merayakan ulang tahun dengan memotong kue adalah dominan <em>Tama<\/em> karena terdiri dari tindakan dominan <em>Tama<\/em> seperti menyalakan lilin pada kue, meniupnya, memotong kue dengan pisau dll. Itulah sebabnya mereka berdampak buruk terhadap lingkungan dan orang-orang yang hadir di lingkungan. Karenanya, <em>chakra Kundalini<\/em> dari orang-orang itu menjadi tidak aktif atau mereka menjadi lebih aktif untuk menyerap <em>Tama guna<\/em>. Hanya <em>Sattva guna<\/em> yang membuat hidup kita benar-benar bahagia dan kebahagiaan hakiki.<\/p>\n<h3><span id=\"53_Manfaat_sattvikta_dari_merayakan_ulang_tahun_dengan_melambaikan_lampu_yang_menyala\">5.3 Manfaat <em>sattvikta<\/em> dari merayakan ulang tahun dengan melambaikan lampu yang menyala<\/span><\/h3>\n<p>Seperti terlihat dari tabel, merayakan ulang tahun kita dengan melambaikan lampu menyala mengurangi <em>Tama guna<\/em> di chakra <em>Kundalini<\/em> kita dan menjadi aktif.<\/p>\n<h3><span id=\"54_Pentingnya_pengetahuan_halus_dalam_memperoleh_pemahaman_lengkap_tentang_fenomena\">5.4 Pentingnya pengetahuan halus dalam memperoleh pemahaman lengkap tentang fenomena<\/span><\/h3>\n<p align=\"justify\">Hanya karena akses ke pengetahuan halus itulah kami memahami alasan sebenarnya yang mendasari penurunan aktivitas <em>chakra Adyna<\/em> Siddharth. Peralatan DDFAO melaporkan penurunan aktivitas di <em>chakra Adnya<\/em> di kedua percobaan, tetapi untuk alasan yang berbeda &#8211; pindah ke keadaan nirgun ketika lampu yang menyala melambai, dan mendapatkan penutup energi hitam ketika kue dipotong. Ini menunjukkan pentingnya memiliki akses ke pengetahuan halus untuk mendapatkan pemahaman lengkap tentang fenomena.<\/p>\n<p>Silakan merujuk ke artikel kami <a href=\"https:\/\/www.spiritualresearchfoundation.org\/indonesian\/metodologi-penelitian\/komentar-keterbatasan\/\">Komentar tentang keterbatasan peralatan<\/a><\/p>\n<h3><span id=\"55_Nilai_pengetahuan_halus_dalam_kehidupan_sehari-hari\">5.5 Nilai pengetahuan halus dalam kehidupan sehari-hari<\/span><\/h3>\n<p>Sebagian besar dari kita tidak memiliki keistimewaan seperti pencari Tuhan YME dari bagian pengetahuan halus untuk memberi kita wawasan tentang implikasi dari setiap tindakan kita. Sementara kita melakukan kegiatan sehari-hari, dengan asumsi bahwa kita bertindak sebaik mungkin untuk diri kita sendiri dan lingkungan, kita mungkin tidak melakukan hal-hal untuk kepentingan terbaik kita pada tingkat yang halus. SSRF memiliki seluruh bagian yang didedikasikan untuk <a href=\"https:\/\/www.spiritualresearchfoundation.org\/indonesian\/hidup-spiritual\/\">kehidupan <em>sattvik<\/em><\/a>, yang dapat memberi kita beberapa pedoman dasar untuk memulai.<\/p>\n<p align=\"justify\">Namun, akan menyenangkan untuk mengetahui dari waktu ke waktu jika kita menjalani gaya hidup seperti itu. Cara terbaik bagi kita untuk mengembangkan kemampuan indra keenam yang diaktifkan, mulai memahami implikasi spiritual dari tindakan kita dan bertindak sesuai itu, adalah melakukan praktik spiritual yang rutin dan konsisten sesuai dengan enam prinsip dasar latihan spiritual.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;background: white\"><span lang=\"IN\" style=\"font-family: 'Arial',sans-serif;color: black\">Dengan melakukan itu, kita membantu orang lain, serta diri kita sendiri, untuk memperoleh manfaat spiritual sebanyak-banyaknya setiap hari, bukan hanya ulang tahun.<\/span><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Bagaimana cara merayakan ulang tahun? Memotong kue vs melambaikan lampu Investigator utama: Dr. Nandini Samant, MBBS, DPM Silahkan baca artikel kami, Pengantar pada penelitian spiritual menggunakan teknik scan elektrosomatografi\u00a0sebelum membaca artikel ini, sehingga dapat memahaminya lebih baik. Daftar isi1. Pengantar2. Beberapa detail percobaan2.1 Periode percobaan2.2 Usia dari subyek2.3 Metodologi3. Pengamatan3.1 Efek perayaan ulang tahun dengan &hellip; <a href=\"https:\/\/www.spiritualresearchfoundation.org\/indonesian\/hidup-spiritual\/pengaruh-energi-negatif-pada-masyarakat\/cara-merayakan-ulang-tahun\/\" class=\"more-link\">Lanjutkan membaca <span class=\"screen-reader-text\">Bagaimana cara merayakan ulang tahun? Memotong kue vs melambaikan lampu<\/span> <span class=\"meta-nav\">&rarr;<\/span><\/a><\/p>\n","protected":false},"featured_media":0,"parent":6805,"menu_order":0,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","template":"","meta":{"_uag_custom_page_level_css":"","footnotes":""},"categories":[10],"tags":[],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v23.4 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Bagaimana cara merayakan ulang tahun? Memotong kue vs melambaikan lampu - SSRF Indonesian<\/title>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/www.spiritualresearchfoundation.org\/indonesian\/hidup-spiritual\/pengaruh-energi-negatif-pada-masyarakat\/cara-merayakan-ulang-tahun\/\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Estimasi waktu membaca\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"9 menit\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/www.spiritualresearchfoundation.org\/indonesian\/hidup-spiritual\/pengaruh-energi-negatif-pada-masyarakat\/cara-merayakan-ulang-tahun\/\",\"url\":\"https:\/\/www.spiritualresearchfoundation.org\/indonesian\/hidup-spiritual\/pengaruh-energi-negatif-pada-masyarakat\/cara-merayakan-ulang-tahun\/\",\"name\":\"Bagaimana cara merayakan ulang tahun? Memotong kue vs melambaikan lampu - SSRF Indonesian\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/www.spiritualresearchfoundation.org\/indonesian\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/www.spiritualresearchfoundation.org\/indonesian\/hidup-spiritual\/pengaruh-energi-negatif-pada-masyarakat\/cara-merayakan-ulang-tahun\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/www.spiritualresearchfoundation.org\/indonesian\/hidup-spiritual\/pengaruh-energi-negatif-pada-masyarakat\/cara-merayakan-ulang-tahun\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/www.spiritualresearchfoundation.org\/indonesian\/wp-content\/uploads\/sites\/12\/2021\/03\/IND-How-to-celebrate-birthday-Cutting-cake-vs-waving-a-lamp.jpg\",\"datePublished\":\"2021-03-20T18:24:07+00:00\",\"dateModified\":\"2021-03-20T18:24:07+00:00\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/www.spiritualresearchfoundation.org\/indonesian\/hidup-spiritual\/pengaruh-energi-negatif-pada-masyarakat\/cara-merayakan-ulang-tahun\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/www.spiritualresearchfoundation.org\/indonesian\/hidup-spiritual\/pengaruh-energi-negatif-pada-masyarakat\/cara-merayakan-ulang-tahun\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\/\/www.spiritualresearchfoundation.org\/indonesian\/hidup-spiritual\/pengaruh-energi-negatif-pada-masyarakat\/cara-merayakan-ulang-tahun\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\/\/media.spiritualresearchfoundation.org\/wp-content\/uploads\/sites\/12\/2021\/03\/18151725\/IND-How-to-celebrate-birthday-Cutting-cake-vs-waving-a-lamp.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\/\/media.spiritualresearchfoundation.org\/wp-content\/uploads\/sites\/12\/2021\/03\/18151725\/IND-How-to-celebrate-birthday-Cutting-cake-vs-waving-a-lamp.jpg\",\"width\":720,\"height\":200},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/www.spiritualresearchfoundation.org\/indonesian\/hidup-spiritual\/pengaruh-energi-negatif-pada-masyarakat\/cara-merayakan-ulang-tahun\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Beranda\",\"item\":\"https:\/\/www.spiritualresearchfoundation.org\/indonesian\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Spiritualitas dalam hidup | Hidup yang sattvik\",\"item\":\"https:\/\/www.spiritualresearchfoundation.org\/indonesian\/hidup-spiritual\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":3,\"name\":\"Pengaruh Energi Negatif pada Masyarakat\",\"item\":\"https:\/\/www.spiritualresearchfoundation.org\/indonesian\/hidup-spiritual\/pengaruh-energi-negatif-pada-masyarakat\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":4,\"name\":\"Bagaimana cara merayakan ulang tahun? Memotong kue vs melambaikan lampu\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/www.spiritualresearchfoundation.org\/indonesian\/#website\",\"url\":\"https:\/\/www.spiritualresearchfoundation.org\/indonesian\/\",\"name\":\"SSRF Indonesian\",\"description\":\"Menjembatani dunia dikenal dan tak dikenal\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/www.spiritualresearchfoundation.org\/indonesian\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"id\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Bagaimana cara merayakan ulang tahun? Memotong kue vs melambaikan lampu - SSRF Indonesian","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/www.spiritualresearchfoundation.org\/indonesian\/hidup-spiritual\/pengaruh-energi-negatif-pada-masyarakat\/cara-merayakan-ulang-tahun\/","twitter_misc":{"Estimasi waktu membaca":"9 menit"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/www.spiritualresearchfoundation.org\/indonesian\/hidup-spiritual\/pengaruh-energi-negatif-pada-masyarakat\/cara-merayakan-ulang-tahun\/","url":"https:\/\/www.spiritualresearchfoundation.org\/indonesian\/hidup-spiritual\/pengaruh-energi-negatif-pada-masyarakat\/cara-merayakan-ulang-tahun\/","name":"Bagaimana cara merayakan ulang tahun? Memotong kue vs melambaikan lampu - SSRF Indonesian","isPartOf":{"@id":"https:\/\/www.spiritualresearchfoundation.org\/indonesian\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/www.spiritualresearchfoundation.org\/indonesian\/hidup-spiritual\/pengaruh-energi-negatif-pada-masyarakat\/cara-merayakan-ulang-tahun\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/www.spiritualresearchfoundation.org\/indonesian\/hidup-spiritual\/pengaruh-energi-negatif-pada-masyarakat\/cara-merayakan-ulang-tahun\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/www.spiritualresearchfoundation.org\/indonesian\/wp-content\/uploads\/sites\/12\/2021\/03\/IND-How-to-celebrate-birthday-Cutting-cake-vs-waving-a-lamp.jpg","datePublished":"2021-03-20T18:24:07+00:00","dateModified":"2021-03-20T18:24:07+00:00","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/www.spiritualresearchfoundation.org\/indonesian\/hidup-spiritual\/pengaruh-energi-negatif-pada-masyarakat\/cara-merayakan-ulang-tahun\/#breadcrumb"},"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/www.spiritualresearchfoundation.org\/indonesian\/hidup-spiritual\/pengaruh-energi-negatif-pada-masyarakat\/cara-merayakan-ulang-tahun\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/www.spiritualresearchfoundation.org\/indonesian\/hidup-spiritual\/pengaruh-energi-negatif-pada-masyarakat\/cara-merayakan-ulang-tahun\/#primaryimage","url":"https:\/\/media.spiritualresearchfoundation.org\/wp-content\/uploads\/sites\/12\/2021\/03\/18151725\/IND-How-to-celebrate-birthday-Cutting-cake-vs-waving-a-lamp.jpg","contentUrl":"https:\/\/media.spiritualresearchfoundation.org\/wp-content\/uploads\/sites\/12\/2021\/03\/18151725\/IND-How-to-celebrate-birthday-Cutting-cake-vs-waving-a-lamp.jpg","width":720,"height":200},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/www.spiritualresearchfoundation.org\/indonesian\/hidup-spiritual\/pengaruh-energi-negatif-pada-masyarakat\/cara-merayakan-ulang-tahun\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Beranda","item":"https:\/\/www.spiritualresearchfoundation.org\/indonesian\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Spiritualitas dalam hidup | Hidup yang sattvik","item":"https:\/\/www.spiritualresearchfoundation.org\/indonesian\/hidup-spiritual\/"},{"@type":"ListItem","position":3,"name":"Pengaruh Energi Negatif pada Masyarakat","item":"https:\/\/www.spiritualresearchfoundation.org\/indonesian\/hidup-spiritual\/pengaruh-energi-negatif-pada-masyarakat\/"},{"@type":"ListItem","position":4,"name":"Bagaimana cara merayakan ulang tahun? Memotong kue vs melambaikan lampu"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/www.spiritualresearchfoundation.org\/indonesian\/#website","url":"https:\/\/www.spiritualresearchfoundation.org\/indonesian\/","name":"SSRF Indonesian","description":"Menjembatani dunia dikenal dan tak dikenal","potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/www.spiritualresearchfoundation.org\/indonesian\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"id"}]}},"uagb_featured_image_src":{"full":false,"thumbnail":false,"medium":false,"medium_large":false,"large":false,"1536x1536":false,"2048x2048":false,"post-thumbnail":false},"uagb_author_info":{"display_name":"trupti","author_link":"https:\/\/www.spiritualresearchfoundation.org\/indonesian\/author\/trupti\/"},"uagb_comment_info":0,"uagb_excerpt":"Bagaimana cara merayakan ulang tahun? Memotong kue vs melambaikan lampu Investigator utama: Dr. Nandini Samant, MBBS, DPM Silahkan baca artikel kami, Pengantar pada penelitian spiritual menggunakan teknik scan elektrosomatografi\u00a0sebelum membaca artikel ini, sehingga dapat memahaminya lebih baik. Daftar isi1. Pengantar2. Beberapa detail percobaan2.1 Periode percobaan2.2 Usia dari subyek2.3 Metodologi3. Pengamatan3.1 Efek perayaan ulang tahun dengan&hellip;","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.spiritualresearchfoundation.org\/indonesian\/wp-json\/wp\/v2\/pages\/11539"}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.spiritualresearchfoundation.org\/indonesian\/wp-json\/wp\/v2\/pages"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.spiritualresearchfoundation.org\/indonesian\/wp-json\/wp\/v2\/types\/page"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.spiritualresearchfoundation.org\/indonesian\/wp-json\/wp\/v2\/users\/11749"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.spiritualresearchfoundation.org\/indonesian\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=11539"}],"version-history":[{"count":5,"href":"https:\/\/www.spiritualresearchfoundation.org\/indonesian\/wp-json\/wp\/v2\/pages\/11539\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":11608,"href":"https:\/\/www.spiritualresearchfoundation.org\/indonesian\/wp-json\/wp\/v2\/pages\/11539\/revisions\/11608"}],"up":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.spiritualresearchfoundation.org\/indonesian\/wp-json\/wp\/v2\/pages\/6805"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.spiritualresearchfoundation.org\/indonesian\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=11539"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.spiritualresearchfoundation.org\/indonesian\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=11539"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.spiritualresearchfoundation.org\/indonesian\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=11539"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}