{"id":11012,"date":"2020-12-25T14:57:29","date_gmt":"2020-12-25T14:57:29","guid":{"rendered":"https:\/\/www.spiritualresearchfoundation.org\/indonesian\/?page_id=11012"},"modified":"2020-12-25T14:57:29","modified_gmt":"2020-12-25T14:57:29","slug":"cara-saya-berhenti-kecanduan-video-game","status":"publish","type":"page","link":"https:\/\/www.spiritualresearchfoundation.org\/indonesian\/penelitian-spiritual\/penelitian-spiritual-lainnya\/cara-saya-berhenti-kecanduan-video-game\/","title":{"rendered":"Bagaimana saya berhenti dari kecanduan video game"},"content":{"rendered":"<h1 style=\"text-align: justify;\">Bagaimana saya berhenti dari kecanduan video game<\/h1>\n<p><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"aligncenter wp-image-11015 size-full\" src=\"https:\/\/media.spiritualresearchfoundation.org\/wp-content\/uploads\/sites\/12\/2020\/12\/18151759\/IND-kelvin-cs-1.jpg\" alt=\"Bagaimana saya berhenti dari kecanduan video game\" width=\"1500\" height=\"750\" srcset=\"https:\/\/media.spiritualresearchfoundation.org\/wp-content\/uploads\/sites\/12\/2020\/12\/18151759\/IND-kelvin-cs-1.jpg 1500w, https:\/\/media.spiritualresearchfoundation.org\/wp-content\/uploads\/sites\/12\/2020\/12\/18151759\/IND-kelvin-cs-1-300x150.jpg 300w, https:\/\/media.spiritualresearchfoundation.org\/wp-content\/uploads\/sites\/12\/2020\/12\/18151759\/IND-kelvin-cs-1-768x384.jpg 768w, https:\/\/media.spiritualresearchfoundation.org\/wp-content\/uploads\/sites\/12\/2020\/12\/18151759\/IND-kelvin-cs-1-1024x512.jpg 1024w\" sizes=\"(max-width: 1500px) 100vw, 1500px\" \/><br \/>\n<div id=\"toc_container\" class=\"no_bullets\"><p class=\"toc_title\">Daftar isi<\/p><ul class=\"toc_list\"><li><a href=\"#1_Pengantar\">1. Pengantar<\/a><\/li><li><a href=\"#2_Bagaimana_kecanduan_video_game_mempengaruhi_kehidupan_saya\">2. Bagaimana kecanduan video game mempengaruhi kehidupan saya<\/a><\/li><li><a href=\"#3_Bagaimana_saya_berhenti_dari_kecanduan_video_game\">3. Bagaimana saya berhenti dari kecanduan video game<\/a><\/li><li><a href=\"#4_Berhenti_dari_kebiasaan_merokok\">4. Berhenti dari kebiasaan merokok<\/a><\/li><\/ul><\/div>\n<\/p>\n<h2><span id=\"1_Pengantar\"><span id=\"1_Introduction\">1. Pengantar<\/span><\/span><\/h2>\n<p>Selama bertahun-tahun, tim peneliti spiritual SSRF mengetahui banyak dari para seeker yang telah berhasil mengatasi berbagai jenis kecanduan dalam kehidupan mereka, dan tidak terkecuali kecanduan video game.<\/p>\n<p>Satu-satunya yang dilakukan para seeker ini adalah memulai latihan spiritual.<\/p>\n<p>Studi kasus ini adalah tentang bagaimana seorang seeker seperti Bapak Kelvin Tier mengatasi kecanduannya pada video game.\u00a0 Dia berbagi pengalamannya dengan kata-katanya sendiri.<\/p>\n<h2><span id=\"2_Bagaimana_kecanduan_video_game_mempengaruhi_kehidupan_saya\"><span id=\"2How_my_addiction_to_video_games_affected_my_life\">2. Bagaimana kecanduan video game mempengaruhi kehidupan saya<\/span><\/span><\/h2>\n<p>Saya kecanduan permainan komputer sejak umur 12, atau sejak tahun 1986.<\/p>\n<p>Saya menghabiskan banyak waktu untuk bermain game komputer setiap hari, dan saya mengalami kesulitan bila tidak main game.<\/p>\n<p><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"alignleft wp-image-11016\" src=\"https:\/\/media.spiritualresearchfoundation.org\/wp-content\/uploads\/sites\/12\/2020\/12\/18151759\/IND-Quote1-Video-Games-300x219.jpg\" alt=\"Bagaimana saya berhenti dari kecanduan video game\" width=\"250\" height=\"183\" \/><\/p>\n<p>Masalah ini berlanjut hingga dewasa dan kecanduan saya terhadap video game meningkat dengan adanya game online dan game mobile.\u00a0 Saya\u00a0 menghabiskan sebagian besar waktu luang bermain game mobile selama berjam-jam setiap hari.\u00a0 Saya tidak pernah ingin berhenti bermain, meskipun keluarga saya\u00a0\u00a0 memperingati saya terkait denagn terlalu banyak waktu yang saya habiskan untuk bermain game, tetapi saya mengabaikannya.\u00a0 Berkali-kali saya bermain tanpa henti sepanjang malam, tanpa tidur.\u00a0 Saya merasa lelah secara fisik dan mental, tetapi pikiran saya tetap aktif dan kuatnya keinginan\u00a0 untuk terus bermain tidak berkurang.\u00a0 Setiap kali saya berhenti bermain, saya akan merasa sangat tidak bahagia dan sering kali marah.\u00a0 Selama bekerja, setiap kali saya tidak bisa bermain video game, pikiran saya akan disibukkan dengan mencari kesempatan\u00a0 untuk bermain game.<\/p>\n<p>Saya sadar bahwa saya membuang banyak waktu dengan bermain game dan hal itu merupakan masalah yang harus saya akhiri.\u00a0 Namun, saya tidak bisa mengatasi keinginan untuk bermain game.\u00a0 Saya tidak merasa nyaman dengan diri saya sendiri;\u00a0 Saya sadar bahwa hal tersebut memengaruhi kehidupan dan hubungan keluarga saya secara negatif, namun saya merasa tidak berdaya untuk berhenti bermain game.\u00a0 Sering kali, saya mengatakan pada diri saya sendiri bahwa saya akan mencoba mengurangi atau membatasi waktu bermain game, tetapi setiap kali saya mulai bermain, tidak ada pikiran untuk berhenti.\u00a0 Saya ingat \u00a0saat saya sakit dan demam, \u00a0saya tetap bermain.<\/p>\n<p>Beberapa kali saya pernah berhenti bermain video game saat sampai pada puncak\u00a0 kejenuhan, di mana saya merasa \u2018sangat bosan\u2019, lelah secara fisik dan mental,\u00a0 Namun, setelah beberapa bulan, ternyata kambuh lagi dan saya mulai bermain game online tanpa henti setiap hari, mengulangi kebiasaan.<\/p>\n<h2><span id=\"3_Bagaimana_saya_berhenti_dari_kecanduan_video_game\"><span id=\"3How_I_gave_up_my_video_game_addiction\">3. Bagaimana saya berhenti dari kecanduan video game<\/span><\/span><\/h2>\n<p>Sekitar 3 tahun yang lalu, saya menghadiri <a href=\"https:\/\/www.spiritual.university\/curriculum-of-the-university-of-spirituality\/aim\/\">Lokakarya Spiritual 5-Hari di Goa, India<\/a> dan mulai melakukan latihan spiritual di bawah bimbingan Yayasan Penelitian sains \u00a0Spiritual (SSRF).<\/p>\n<p><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"aligncenter wp-image-11018 size-full\" src=\"https:\/\/media.spiritualresearchfoundation.org\/wp-content\/uploads\/sites\/12\/2020\/12\/18151758\/Kelvin-Article-MAV-1024x438.jpg\" alt=\"Bagaimana saya berhenti dari kecanduan video game\" width=\"1024\" height=\"438\" srcset=\"https:\/\/media.spiritualresearchfoundation.org\/wp-content\/uploads\/sites\/12\/2020\/12\/18151758\/Kelvin-Article-MAV-1024x438.jpg 1024w, https:\/\/media.spiritualresearchfoundation.org\/wp-content\/uploads\/sites\/12\/2020\/12\/18151758\/Kelvin-Article-MAV-1024x438-300x128.jpg 300w, https:\/\/media.spiritualresearchfoundation.org\/wp-content\/uploads\/sites\/12\/2020\/12\/18151758\/Kelvin-Article-MAV-1024x438-768x329.jpg 768w\" sizes=\"(max-width: 1024px) 100vw, 1024px\" \/><\/p>\n<p>Saya mulai memahami bahwa <a href=\"https:\/\/www.spiritualresearchfoundation.org\/indonesian\/kesulitan-spiritual\/adiksi\/penyebab-spiritual-dari-kecanduan\/\">kecanduan memiliki akar penyebab masalah leluhur atau energi negatif<\/a> dan saya mendapat bimbingan langkah demi langkah\u00a0 cara mengatasi kecanduan video game pada satsang mingguan (pertemuan spiritual).<\/p>\n<p><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"alignleft wp-image-11017\" src=\"https:\/\/media.spiritualresearchfoundation.org\/wp-content\/uploads\/sites\/12\/2020\/12\/18151758\/IND-Quote2-Video-Games-300x219.jpg\" alt=\"Bagaimana saya berhenti dari kecanduan video game\" width=\"250\" height=\"183\" \/><\/p>\n<p>Secara bertahap setelah 6 bulan latihan spiritual disertai langkah-langkah terapi spiritual seperti <a href=\"https:\/\/www.spiritualresearchfoundation.org\/indonesian\/metode-penyembuhan-lainnya\/terapi-kaki-air-garam\/\">Rendam kaki dengan Air Garam<\/a>, <a href=\"https:\/\/www.spiritualresearchfoundation.org\/indonesian\/latihan-spiritual\/langkah-langkah-latihan-spiritual\/menyebut-dan-mengulang-nama-tuhan-yme\/\">chanting\u00a0 Nama Tuhan<\/a> dan melakukan <a href=\"https:\/\/www.spiritualresearchfoundation.org\/indonesian\/latihan-spiritual\/langkah-langkah-latihan-spiritual\/pembersihan-kekurangan-kepribadian-danpengembangan-kepribadian\/\">Personality Defect Removal (PDR)<\/a>, saya secara\u00a0 perlahan mulai mengurangi waktu yang biasanya saya habiskan untuk bermain video game.\u00a0 Beberapa minggu sebelum Gurupournima (hari di mana Guru atau Prinsip Pengajaran Tuhan 1000 kali lebih aktif), saya berdoa kepada Paratpar Guru Dr Athavale agar memberikan rahmat dan bimbingan-Nya untuk membantu saya, dan saya bertekad untuk berhenti bermain game.\u00a0\u00a0 &#8216;Paratpar Guru&#8217; adalah seorang Guru yang\u00a0 tingkat spiritual \u00a0diatas\u00a0 90%.\u00a0 Atas rahmat-Nya, beberapa minggu kemudian , keinginan untuk bermain video game tiba-tiba berkurang drastis, dan kecanduan game saya berhenti total selama bulan Gurupournima.<\/p>\n<p>Kira-kira setahun kemudian, saya kambuh dan mulai bermain video game lagi.\u00a0 Namun, kali ini, saya merasakan intensitas kecanduan itu jauh berkurang dibandingkan dengan dulu.\u00a0 Saya tekun dalam melakukan latihan spiritual dan kali ini saya berhasil sepenuhnya berhenti bermain game dalam waktu 4 bulan.\u00a0 Kecanduan saya pada video game berhenti melalui latihan spiritual, benar-benar merupakan keajaiban, karena tidak pernah terpikir bahwa saya akan dapat sepenuhnya mengatasi kecanduan video game saya. Hal ini dimungkinkan karena kekuatan spiritual yang diperoleh dengan melakukan latihan spiritual dan atas karunia Tuhan.<\/p>\n<h2><span id=\"4_Berhenti_dari_kebiasaan_merokok\"><span id=\"4Giving_up_smoking_cigarettes_as_well\">4. Berhenti dari kebiasaan merokok<\/span><\/span><\/h2>\n<p>Selain mengatasi kecanduan video game, kecanduan saya terhadap rokok juga hilang dengan sendirinya dan saya benar-benar berhenti merokok sejak saya berlatih spiritual.<\/p>\n<p>Saya sangat bersyukur kepada Tuhan dan saya berdoa semoga pengalaman ini menginspirasi orang lain untuk memulai latihan spiritual dan menjalani\u00a0 kehidupan dengan \u00a0lebih baik.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Mengatasi kecanduan dengan latihan spiritual<\/p>\n","protected":false},"featured_media":0,"parent":5309,"menu_order":0,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","template":"","meta":{"_uag_custom_page_level_css":"","footnotes":""},"categories":[10],"tags":[779,780,781],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v23.4 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Bagaimana saya berhenti dari kecanduan video game - SSRF Indonesian<\/title>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/www.spiritualresearchfoundation.org\/indonesian\/penelitian-spiritual\/penelitian-spiritual-lainnya\/cara-saya-berhenti-kecanduan-video-game\/\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Estimasi waktu membaca\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"3 menit\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/www.spiritualresearchfoundation.org\/indonesian\/penelitian-spiritual\/penelitian-spiritual-lainnya\/cara-saya-berhenti-kecanduan-video-game\/\",\"url\":\"https:\/\/www.spiritualresearchfoundation.org\/indonesian\/penelitian-spiritual\/penelitian-spiritual-lainnya\/cara-saya-berhenti-kecanduan-video-game\/\",\"name\":\"Bagaimana saya berhenti dari kecanduan video game - SSRF Indonesian\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/www.spiritualresearchfoundation.org\/indonesian\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/www.spiritualresearchfoundation.org\/indonesian\/penelitian-spiritual\/penelitian-spiritual-lainnya\/cara-saya-berhenti-kecanduan-video-game\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/www.spiritualresearchfoundation.org\/indonesian\/penelitian-spiritual\/penelitian-spiritual-lainnya\/cara-saya-berhenti-kecanduan-video-game\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/www.spiritualresearchfoundation.org\/indonesian\/wp-content\/uploads\/sites\/12\/2020\/12\/IND-kelvin-cs-1.jpg\",\"datePublished\":\"2020-12-25T14:57:29+00:00\",\"dateModified\":\"2020-12-25T14:57:29+00:00\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/www.spiritualresearchfoundation.org\/indonesian\/penelitian-spiritual\/penelitian-spiritual-lainnya\/cara-saya-berhenti-kecanduan-video-game\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/www.spiritualresearchfoundation.org\/indonesian\/penelitian-spiritual\/penelitian-spiritual-lainnya\/cara-saya-berhenti-kecanduan-video-game\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\/\/www.spiritualresearchfoundation.org\/indonesian\/penelitian-spiritual\/penelitian-spiritual-lainnya\/cara-saya-berhenti-kecanduan-video-game\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\/\/media.spiritualresearchfoundation.org\/wp-content\/uploads\/sites\/12\/2020\/12\/18151759\/IND-kelvin-cs-1.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\/\/media.spiritualresearchfoundation.org\/wp-content\/uploads\/sites\/12\/2020\/12\/18151759\/IND-kelvin-cs-1.jpg\",\"width\":1500,\"height\":750},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/www.spiritualresearchfoundation.org\/indonesian\/penelitian-spiritual\/penelitian-spiritual-lainnya\/cara-saya-berhenti-kecanduan-video-game\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Beranda\",\"item\":\"https:\/\/www.spiritualresearchfoundation.org\/indonesian\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Penelitian Spiritual\",\"item\":\"https:\/\/www.spiritualresearchfoundation.org\/indonesian\/penelitian-spiritual\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":3,\"name\":\"Penelitian Spiritual lainnya\",\"item\":\"https:\/\/www.spiritualresearchfoundation.org\/indonesian\/penelitian-spiritual\/penelitian-spiritual-lainnya\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":4,\"name\":\"Bagaimana saya berhenti dari kecanduan video game\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/www.spiritualresearchfoundation.org\/indonesian\/#website\",\"url\":\"https:\/\/www.spiritualresearchfoundation.org\/indonesian\/\",\"name\":\"SSRF Indonesian\",\"description\":\"Menjembatani dunia dikenal dan tak dikenal\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/www.spiritualresearchfoundation.org\/indonesian\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"id\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Bagaimana saya berhenti dari kecanduan video game - SSRF Indonesian","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/www.spiritualresearchfoundation.org\/indonesian\/penelitian-spiritual\/penelitian-spiritual-lainnya\/cara-saya-berhenti-kecanduan-video-game\/","twitter_misc":{"Estimasi waktu membaca":"3 menit"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/www.spiritualresearchfoundation.org\/indonesian\/penelitian-spiritual\/penelitian-spiritual-lainnya\/cara-saya-berhenti-kecanduan-video-game\/","url":"https:\/\/www.spiritualresearchfoundation.org\/indonesian\/penelitian-spiritual\/penelitian-spiritual-lainnya\/cara-saya-berhenti-kecanduan-video-game\/","name":"Bagaimana saya berhenti dari kecanduan video game - SSRF Indonesian","isPartOf":{"@id":"https:\/\/www.spiritualresearchfoundation.org\/indonesian\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/www.spiritualresearchfoundation.org\/indonesian\/penelitian-spiritual\/penelitian-spiritual-lainnya\/cara-saya-berhenti-kecanduan-video-game\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/www.spiritualresearchfoundation.org\/indonesian\/penelitian-spiritual\/penelitian-spiritual-lainnya\/cara-saya-berhenti-kecanduan-video-game\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/www.spiritualresearchfoundation.org\/indonesian\/wp-content\/uploads\/sites\/12\/2020\/12\/IND-kelvin-cs-1.jpg","datePublished":"2020-12-25T14:57:29+00:00","dateModified":"2020-12-25T14:57:29+00:00","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/www.spiritualresearchfoundation.org\/indonesian\/penelitian-spiritual\/penelitian-spiritual-lainnya\/cara-saya-berhenti-kecanduan-video-game\/#breadcrumb"},"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/www.spiritualresearchfoundation.org\/indonesian\/penelitian-spiritual\/penelitian-spiritual-lainnya\/cara-saya-berhenti-kecanduan-video-game\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/www.spiritualresearchfoundation.org\/indonesian\/penelitian-spiritual\/penelitian-spiritual-lainnya\/cara-saya-berhenti-kecanduan-video-game\/#primaryimage","url":"https:\/\/media.spiritualresearchfoundation.org\/wp-content\/uploads\/sites\/12\/2020\/12\/18151759\/IND-kelvin-cs-1.jpg","contentUrl":"https:\/\/media.spiritualresearchfoundation.org\/wp-content\/uploads\/sites\/12\/2020\/12\/18151759\/IND-kelvin-cs-1.jpg","width":1500,"height":750},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/www.spiritualresearchfoundation.org\/indonesian\/penelitian-spiritual\/penelitian-spiritual-lainnya\/cara-saya-berhenti-kecanduan-video-game\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Beranda","item":"https:\/\/www.spiritualresearchfoundation.org\/indonesian\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Penelitian Spiritual","item":"https:\/\/www.spiritualresearchfoundation.org\/indonesian\/penelitian-spiritual\/"},{"@type":"ListItem","position":3,"name":"Penelitian Spiritual lainnya","item":"https:\/\/www.spiritualresearchfoundation.org\/indonesian\/penelitian-spiritual\/penelitian-spiritual-lainnya\/"},{"@type":"ListItem","position":4,"name":"Bagaimana saya berhenti dari kecanduan video game"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/www.spiritualresearchfoundation.org\/indonesian\/#website","url":"https:\/\/www.spiritualresearchfoundation.org\/indonesian\/","name":"SSRF Indonesian","description":"Menjembatani dunia dikenal dan tak dikenal","potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/www.spiritualresearchfoundation.org\/indonesian\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"id"}]}},"uagb_featured_image_src":{"full":false,"thumbnail":false,"medium":false,"medium_large":false,"large":false,"1536x1536":false,"2048x2048":false,"post-thumbnail":false},"uagb_author_info":{"display_name":"MountainWarriror","author_link":"https:\/\/www.spiritualresearchfoundation.org\/indonesian\/author\/aavashthapa\/"},"uagb_comment_info":0,"uagb_excerpt":"Mengatasi kecanduan dengan latihan spiritual","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.spiritualresearchfoundation.org\/indonesian\/wp-json\/wp\/v2\/pages\/11012"}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.spiritualresearchfoundation.org\/indonesian\/wp-json\/wp\/v2\/pages"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.spiritualresearchfoundation.org\/indonesian\/wp-json\/wp\/v2\/types\/page"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.spiritualresearchfoundation.org\/indonesian\/wp-json\/wp\/v2\/users\/47078"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.spiritualresearchfoundation.org\/indonesian\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=11012"}],"version-history":[{"count":5,"href":"https:\/\/www.spiritualresearchfoundation.org\/indonesian\/wp-json\/wp\/v2\/pages\/11012\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":11022,"href":"https:\/\/www.spiritualresearchfoundation.org\/indonesian\/wp-json\/wp\/v2\/pages\/11012\/revisions\/11022"}],"up":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.spiritualresearchfoundation.org\/indonesian\/wp-json\/wp\/v2\/pages\/5309"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.spiritualresearchfoundation.org\/indonesian\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=11012"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.spiritualresearchfoundation.org\/indonesian\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=11012"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.spiritualresearchfoundation.org\/indonesian\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=11012"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}