{"id":1041,"date":"2013-03-31T04:24:34","date_gmt":"2013-03-31T04:24:34","guid":{"rendered":"http:\/\/www.spiritualresearchfoundation.org\/indonesian\/?page_id=1041"},"modified":"2018-01-15T13:04:04","modified_gmt":"2018-01-15T13:04:04","slug":"alam-setelah-kematian","status":"publish","type":"page","link":"https:\/\/www.spiritualresearchfoundation.org\/indonesian\/penelitian-spiritual\/alam-setelah-kematian\/","title":{"rendered":"Kehidupan Setelah Kematian"},"content":{"rendered":"<h2>Penelitian<\/h2><ul class=\"research landing_group\"><li>            <a href=\"https:\/\/www.spiritualresearchfoundation.org\/indonesian\/penelitian-spiritual\/alam-setelah-kematian\/kehidupan-setelah-kematian\/\" rel='bookmark' title=\"Kehidupan setelah Kematian &#8211; Perjalanan Kita Meninggalkan Dunia\">\n                Kehidupan setelah Kematian &#8211; Perjalanan Kita Meninggalkan Dunia            <\/a>\n            <p>Abstrak Kasus-kasus penelitian tercatat yang tak terhitung jumlahnya\u00a0mengenai pengalaman-pengalaman kehidupan masa lampau menunjukkan jelas tentang kehidupan setelah kematian. Dalam semua kasus yang tercatat tentang reinkarnasi, ditemukan bahwa ada jeda waktu tidak tetap antara kematian seseorang dan reinkarnasi berikutnya di Bumi. Jadi, kemana kita pergi setelah kematian sampai dengan reinkarnasi kita kembali di Bumi? Apakah tempat &hellip; <a href=\"https:\/\/www.spiritualresearchfoundation.org\/indonesian\/penelitian-spiritual\/alam-setelah-kematian\/kehidupan-setelah-kematian\/\" class=\"more-link\">Lanjutkan membaca <span class=\"screen-reader-text\">Kehidupan setelah Kematian &#8211; Perjalanan Kita Meninggalkan Dunia<\/span> <span class=\"meta-nav\">&rarr;<\/span><\/a><\/p>\n        <\/li><li>            <a href=\"https:\/\/www.spiritualresearchfoundation.org\/indonesian\/penelitian-spiritual\/alam-setelah-kematian\/jelangkung-leluhur-ouija-hantu\/\" rel='bookmark' title=\"Apa sudut pandang spiritual tentang menghubungi kerabat saya yang telah meninggal melalui media atau papan Ouija (Jelangkung)?\">\n                Apa sudut pandang spiritual tentang menghubungi kerabat saya yang telah meninggal melalui media atau papan Ouija (Jelangkung)?            <\/a>\n            <p>Berikut ini adalah alasan mengapa menghubungi kerabat yang telah meninggal melalui media atau papan Ouija (Jelangkung) akan merugikan: Kebanyakan perantara (medium) tidak memiliki kemampuan indra keenam (ESP) \u00a0mendalam maupun tingkat pencapaian spiritual tinggi untuk membedakan identitas sebenarnya dari roh halus yang berbicara dengannya. Dalam hampir semua kasus, bukannya leluhur \u00a0atau orang yang kita kasihi yang &hellip; <a href=\"https:\/\/www.spiritualresearchfoundation.org\/indonesian\/penelitian-spiritual\/alam-setelah-kematian\/jelangkung-leluhur-ouija-hantu\/\" class=\"more-link\">Lanjutkan membaca <span class=\"screen-reader-text\">Apa sudut pandang spiritual tentang menghubungi kerabat saya yang telah meninggal melalui media atau papan Ouija (Jelangkung)?<\/span> <span class=\"meta-nav\">&rarr;<\/span><\/a><\/p>\n        <\/li><li>            <a href=\"https:\/\/www.spiritualresearchfoundation.org\/indonesian\/penelitian-spiritual\/alam-setelah-kematian\/kehidupan-sebelum-pembuahan-kelahiran\/\" rel='bookmark' title=\"Kehidupan Sebelum Kelahiran: Masa Sebelum Pembuahan\">\n                Kehidupan Sebelum Kelahiran: Masa Sebelum Pembuahan            <\/a>\n            <p>Untuk memahami artikel ini, anda perlu berkenalan dengan artikel-artikel berikut: Takdir dan Hukum Karma Hukum Memberi-dan menerima Sattva, Raja dan Tama Kemana kita pergi setelah kematian Tujuan Hidup yang Sejati 1. Pengantar kehidupan sebelum kelahiran Inikah seluruh kehidupan yang saya miliki? Dari manakah kita berasal sebelum kita dilahirkan? Kemanakah saya pergi setelah saya mati? Pertanyaan-pertanyaan &hellip; <a href=\"https:\/\/www.spiritualresearchfoundation.org\/indonesian\/penelitian-spiritual\/alam-setelah-kematian\/kehidupan-sebelum-pembuahan-kelahiran\/\" class=\"more-link\">Lanjutkan membaca <span class=\"screen-reader-text\">Kehidupan Sebelum Kelahiran: Masa Sebelum Pembuahan<\/span> <span class=\"meta-nav\">&rarr;<\/span><\/a><\/p>\n        <\/li><li>            <a href=\"https:\/\/www.spiritualresearchfoundation.org\/indonesian\/penelitian-spiritual\/alam-setelah-kematian\/pergi-menuju-cahaya\/\" rel='bookmark' title=\"Penelitian Spiritual terkait \u201cPergi menuju Cahaya\u201d\">\n                Penelitian Spiritual terkait \u201cPergi menuju Cahaya\u201d            <\/a>\n            <p>Pergi menuju Cahaya sering diungkapkan untuk menggambarkan berpulang pada Tuhan atau pergi ke Surga. Bagaimana penjelasan spiritual dari gambaran ini?<\/p>\n        <\/li><li>            <a href=\"https:\/\/www.spiritualresearchfoundation.org\/indonesian\/penelitian-spiritual\/alam-setelah-kematian\/kehidupan-rahim-ibu\/\" rel='bookmark' title=\"Kehidupan sebelum Kelahiran \u2013 Periode dalam Rahim\">\n                Kehidupan sebelum Kelahiran \u2013 Periode dalam Rahim            <\/a>\n            <p>Bagaimana tubuh halus menemukan calon ibunya dan menempati rahim saat pembuahan dan kehamilan? Apa pengaruh spiritual ibu dalam kehamilan?  <\/p>\n        <\/li><li>            <a href=\"https:\/\/www.spiritualresearchfoundation.org\/indonesian\/penelitian-spiritual\/alam-setelah-kematian\/bertemu-kerabat-di-akhirat\/\" rel='bookmark' title=\"Bisakah kita menemui leluhur dan orang yang kita kasihi di akhirat?\">\n                Bisakah kita menemui leluhur dan orang yang kita kasihi di akhirat?            <\/a>\n            <p>1. Pengantar mengenai bertemu dengan orang yang kita kasihi di akhirat Hampir semua dari kita terkadang bertanya-tanya apakah mungkin bertemu dengan leluhur\/anggota keluarga dan orang-orang terkasih kita yang sudah meninggal di akhirat. Tujuan dari artikel ini adalah untuk menjelaskan faktor dan prinsip yang menentukan siapa yang dapat dan yang tidak dapat kita temui di akhirat. &hellip; <a href=\"https:\/\/www.spiritualresearchfoundation.org\/indonesian\/penelitian-spiritual\/alam-setelah-kematian\/bertemu-kerabat-di-akhirat\/\" class=\"more-link\">Lanjutkan membaca <span class=\"screen-reader-text\">Bisakah kita menemui leluhur dan orang yang kita kasihi di akhirat?<\/span> <span class=\"meta-nav\">&rarr;<\/span><\/a><\/p>\n        <\/li><li>            <a href=\"https:\/\/www.spiritualresearchfoundation.org\/indonesian\/penelitian-spiritual\/alam-setelah-kematian\/wilayah-orang-mati\/\" rel='bookmark' title=\"Apakah yang dimaksud dengan Wilayah Orang Mati?\">\n                Apakah yang dimaksud dengan Wilayah Orang Mati?            <\/a>\n            <p>Segera setelah kita mati, kita akan memasuki Wilayah Orang Mati. Artikel ini mendeskripsikan keadaan di wilayah ini.<\/p>\n        <\/li><\/ul>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"","protected":false},"featured_media":0,"parent":6289,"menu_order":0,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","template":"","meta":{"_uag_custom_page_level_css":"","footnotes":""},"categories":[9],"tags":[],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v23.4 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Kehidupan Setelah Kematian - SSRF Indonesian<\/title>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/www.spiritualresearchfoundation.org\/indonesian\/penelitian-spiritual\/alam-setelah-kematian\/\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/www.spiritualresearchfoundation.org\/indonesian\/penelitian-spiritual\/alam-setelah-kematian\/\",\"url\":\"https:\/\/www.spiritualresearchfoundation.org\/indonesian\/penelitian-spiritual\/alam-setelah-kematian\/\",\"name\":\"Kehidupan Setelah Kematian - SSRF Indonesian\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/www.spiritualresearchfoundation.org\/indonesian\/#website\"},\"datePublished\":\"2013-03-31T04:24:34+00:00\",\"dateModified\":\"2018-01-15T13:04:04+00:00\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/www.spiritualresearchfoundation.org\/indonesian\/penelitian-spiritual\/alam-setelah-kematian\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/www.spiritualresearchfoundation.org\/indonesian\/penelitian-spiritual\/alam-setelah-kematian\/\"]}]},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/www.spiritualresearchfoundation.org\/indonesian\/penelitian-spiritual\/alam-setelah-kematian\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Beranda\",\"item\":\"https:\/\/www.spiritualresearchfoundation.org\/indonesian\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Penelitian Spiritual\",\"item\":\"https:\/\/www.spiritualresearchfoundation.org\/indonesian\/penelitian-spiritual\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":3,\"name\":\"Kehidupan Setelah Kematian\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/www.spiritualresearchfoundation.org\/indonesian\/#website\",\"url\":\"https:\/\/www.spiritualresearchfoundation.org\/indonesian\/\",\"name\":\"SSRF Indonesian\",\"description\":\"Menjembatani dunia dikenal dan tak dikenal\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/www.spiritualresearchfoundation.org\/indonesian\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"id\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Kehidupan Setelah Kematian - SSRF Indonesian","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/www.spiritualresearchfoundation.org\/indonesian\/penelitian-spiritual\/alam-setelah-kematian\/","schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/www.spiritualresearchfoundation.org\/indonesian\/penelitian-spiritual\/alam-setelah-kematian\/","url":"https:\/\/www.spiritualresearchfoundation.org\/indonesian\/penelitian-spiritual\/alam-setelah-kematian\/","name":"Kehidupan Setelah Kematian - SSRF Indonesian","isPartOf":{"@id":"https:\/\/www.spiritualresearchfoundation.org\/indonesian\/#website"},"datePublished":"2013-03-31T04:24:34+00:00","dateModified":"2018-01-15T13:04:04+00:00","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/www.spiritualresearchfoundation.org\/indonesian\/penelitian-spiritual\/alam-setelah-kematian\/#breadcrumb"},"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/www.spiritualresearchfoundation.org\/indonesian\/penelitian-spiritual\/alam-setelah-kematian\/"]}]},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/www.spiritualresearchfoundation.org\/indonesian\/penelitian-spiritual\/alam-setelah-kematian\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Beranda","item":"https:\/\/www.spiritualresearchfoundation.org\/indonesian\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Penelitian Spiritual","item":"https:\/\/www.spiritualresearchfoundation.org\/indonesian\/penelitian-spiritual\/"},{"@type":"ListItem","position":3,"name":"Kehidupan Setelah Kematian"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/www.spiritualresearchfoundation.org\/indonesian\/#website","url":"https:\/\/www.spiritualresearchfoundation.org\/indonesian\/","name":"SSRF Indonesian","description":"Menjembatani dunia dikenal dan tak dikenal","potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/www.spiritualresearchfoundation.org\/indonesian\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"id"}]}},"uagb_featured_image_src":{"full":false,"thumbnail":false,"medium":false,"medium_large":false,"large":false,"1536x1536":false,"2048x2048":false,"post-thumbnail":false},"uagb_author_info":{"display_name":"Rohan","author_link":"https:\/\/www.spiritualresearchfoundation.org\/indonesian\/author\/rohan\/"},"uagb_comment_info":0,"uagb_excerpt":null,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.spiritualresearchfoundation.org\/indonesian\/wp-json\/wp\/v2\/pages\/1041"}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.spiritualresearchfoundation.org\/indonesian\/wp-json\/wp\/v2\/pages"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.spiritualresearchfoundation.org\/indonesian\/wp-json\/wp\/v2\/types\/page"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.spiritualresearchfoundation.org\/indonesian\/wp-json\/wp\/v2\/users\/13"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.spiritualresearchfoundation.org\/indonesian\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=1041"}],"version-history":[{"count":6,"href":"https:\/\/www.spiritualresearchfoundation.org\/indonesian\/wp-json\/wp\/v2\/pages\/1041\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":6810,"href":"https:\/\/www.spiritualresearchfoundation.org\/indonesian\/wp-json\/wp\/v2\/pages\/1041\/revisions\/6810"}],"up":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.spiritualresearchfoundation.org\/indonesian\/wp-json\/wp\/v2\/pages\/6289"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.spiritualresearchfoundation.org\/indonesian\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=1041"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.spiritualresearchfoundation.org\/indonesian\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=1041"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.spiritualresearchfoundation.org\/indonesian\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=1041"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}