{"id":10346,"date":"2021-01-27T17:13:29","date_gmt":"2021-01-27T17:13:29","guid":{"rendered":"https:\/\/www.spiritualresearchfoundation.org\/indonesian\/?page_id=10346"},"modified":"2024-06-09T07:00:09","modified_gmt":"2024-06-09T07:00:09","slug":"sari-atau-rok","status":"publish","type":"page","link":"https:\/\/www.spiritualresearchfoundation.org\/indonesian\/hidup-spiritual\/spiritual-pakaian\/sari-atau-rok\/","title":{"rendered":"Cara berpakaian \u2013 Mengenakan sari dan rok"},"content":{"rendered":"<h1 style=\"text-align: justify\">Cara berpakaian \u2013 Mengenakan <em>sari<\/em> dan rok<\/h1>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p style=\"text-align: justify\">Untuk memahami artikel ini kami sarankan anda membiasakan diri dengan artikel dasar berikut:<\/p>\n<ul style=\"text-align: justify\">\n<li><a href=\"https:\/\/www.spiritualresearchfoundation.org\/indonesian\/penelitian-spiritual\/alam-semesta\/komponen-dasar-terbentuknya-alam-semesta\/\">Apa itu <em>Sattva<\/em>, <em>Raja<\/em> dan <em>Tama<\/em>?<\/a> Tiga komponen dasar halus <em>Sattva, Raja dan Tama<\/em> adalah komponen dasar Tidak diketahui ilmu pengetahuan modern, mereka terkandung dalam semua hal yang hidup dan mati, nyata dan tidak nyata. Getaran yang dipancarkan oleh apa pun bergantung pada komponen dasar halus yang dominan. Ketiga komponen ini juga mempengaruhi perilaku semua hal. Proporsi komponen-komponen ini dalam manusia hanya dapat diubah dengan <a href=\"https:\/\/www.spiritualresearchfoundation.org\/indonesian\/latihan-spiritual\">latihan spiritual<\/a>.<\/li>\n<li><span style=\"text-decoration: underline\">Pengantar penelitian spiritual menggunakan teknik pemindaian elektrosomatografi.<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<div id=\"toc_container\" class=\"no_bullets\"><p class=\"toc_title\">Daftar isi<\/p><ul class=\"toc_list\"><li><a href=\"#1_Pengantar_cara_berpakaian_sebuah_perspektif_spiritual\">1. Pengantar cara berpakaian \u2013 sebuah perspektif spiritual<\/a><\/li><li><a href=\"#2_Mengenai_eksperimen\">2. Mengenai eksperimen<\/a><ul><li><a href=\"#21_Contoh_eksperimen_yang_dilakukan_untuk_melihat_efek_mengenakan_sari_dan_rok\">2.1 Contoh eksperimen yang dilakukan untuk melihat efek mengenakan sari dan rok<\/a><\/li><li><a href=\"#22_Pengumpulan_hasil_observasi_dari_eksperimen\">2.2 Pengumpulan hasil observasi dari eksperimen<\/a><\/li><li><a href=\"#23_Analisis_hasil\">2.3 \u00a0Analisis hasil<\/a><\/li><\/ul><\/li><li><a href=\"#3_Kesimpulan_eksperimen_tentang_cara_berpakaian_sari_atau_rok\">3. Kesimpulan eksperimen tentang cara berpakaian \u2013 sari atau rok<\/a><ul><li><a href=\"#31_Manfaat_dominasi_Sattva_saat_mengenakan_sari\">3.1 Manfaat dominasi Sattva saat mengenakan sari<\/a><\/li><li><a href=\"#32_Efek_merugikan_dari_komponen_Tama_dalam_rok\">3.2 Efek merugikan dari komponen Tama dalam rok<\/a><\/li><\/ul><\/li><li><a href=\"#4_Rangkuman_Cara_berpakaian_Sari_atau_rok\">4. Rangkuman \u2013 Cara berpakaian \u2013 Sari atau rok?<\/a><\/li><\/ul><\/div>\n<h2 style=\"text-align: justify\"><span id=\"1_Pengantar_cara_berpakaian_sebuah_perspektif_spiritual\">1. Pengantar cara berpakaian \u2013 sebuah perspektif spiritual<\/span><\/h2>\n<p style=\"text-align: justify\">Bagi sebagian besar dari kita, memilih apa yang akan dikenakan umumnya tergantung pada tren mode yang berlaku, gaya seseorang, kenyamanan, kesempatan dan harga. Tetapi tahukah Anda bahwa apa yang kita kenakan juga dapat memengaruhi kita pada tingkat spiritual? Karena ini adalah fakta yang sedikit diketahui, pada umumnya tidak pernah menjadi alasan mengapa kita memilih sesuatu untuk dipakai.<\/p>\n<div class=\"yellow-wrapper-left yn\" style=\"text-align: justify\"><span class=\"clip\"><\/span><em><strong>Chakra<\/strong>: Chakra<\/em> adalah pusat energi halus dalam sistem <i>Kun\u1e0dalin\u012b<\/i> yang terkait dengan tubuh halus seseorang. Yang mana terbaring di sepanjang tulang belakang dan sejajar dengan saluran pusat halus yang dikenal sebagai <i>Sushumn\u0101n\u0101\u1e0d\u012b,<\/i> yaitu saluran pusat sistem <i>Kun\u1e0dalin\u012b.<\/i>\r\n\r\n<p>\u00a0<\/p>\r\n <p>\r\nAda tujuh chakra <i>Kun\u1e0dalin\u012b<\/i> utama yang menyediakan energi halus untuk fungsi organ tubuh, pikiran dan intelek.<\/p><\/div>\n<p style=\"text-align: justify\">Namun, faktanya adalah bahwa segala sesuatu termasuk pakaian memancarkan getaran spiritual yang unik yang merupakan kombinasi dari komponen halus <em>Sattva<\/em>, <em>Raja<\/em> dan <em>Tama<\/em>. Getaran-getaran spiritual pakaian tergantung pada faktor-faktor seperti jenis <a href=\"https:\/\/www.spiritualresearchfoundation.org\/indonesian\/efek-cara-berpakaian\">kain, bentuk, warna, desain, jahitan kain, kecocokan, dll<\/a>. Saat kita mengenakan satu stel pakaian sepanjang hari, getaran yang mereka pancarkan mempengaruhi keadaan spiritual kita yang pada gilirannya dapat mempengaruhi kita pada tingkat fisik, psikologis dan \/ atau intelektual. Ketika terpengaruh secara negatif, manifestasi kasar ini bisa terwujud sebagai kelesuan, kurangnya kejernihan pikiran, pikiran yang terganggu dan peningkatan <span style=\"text-decoration: underline\">cacat (kekurangan) kepribadian<\/span>. Karena kurangnya kemampuan halus, rata-rata orang tidak akan pernah mengasosiasikan perasaan negatif ini dengan jenis pakaian yang dia kenakan.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify\">Melalui penelitian spiritual, kami menemukan bahwa dari semua jenis pakaian di seluruh dunia yang dikenakan oleh wanita, <em>s\u0101\u1e5b\u012b<\/em> 9-yar adalah yang paling <em>sattvik<\/em> atau bermanfaat secara spiritual (diikuti oleh <em>sari<\/em> 6-yar). Alasan utama untuk ini adalah sari 9-yar tidak dijahit dan juga karena dari cara mengenakannya. Di sisi lain, rok memancarkan lebih banyak getaran <em>Raja \u2013 Tama.<\/em><\/p>\n<p style=\"text-align: justify\">Dalam artikel ini kami mengilustrasikan temuan kami dan pengaruh bahwa rok dan <em>sari <\/em>6-yar pada <em>chakra<\/em> kita tergantung pada keadaan spiritual kita yaitu apakah kita dipengaruhi oleh <a href=\"https:\/\/www.spiritualresearchfoundation.org\/indonesian\/penelitian-spiritual\/hantu\/\">energi negatif (hantu, iblis, setan, dll.)<\/a> Atau tidak.<\/p>\n<h2 style=\"text-align: justify\"><span id=\"2_Mengenai_eksperimen\">2. Mengenai eksperimen<\/span><\/h2>\n<figure id=\"attachment_10351\" aria-describedby=\"caption-attachment-10351\" style=\"width: 94px\" class=\"wp-caption alignleft\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"wp-image-10351 size-full\" src=\"https:\/\/media.spiritualresearchfoundation.org\/wp-content\/uploads\/sites\/12\/2020\/09\/18151835\/Sari.gif\" alt=\"Mengenakan sari dan rok\" width=\"94\" height=\"257\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-10351\" class=\"wp-caption-text\">Gambar sari<\/figcaption><\/figure>\n<ul>\n<li>Eksperimen dilakukan pada bulan Februari 2009.<\/li>\n<li>Empat subyek wanita yang berpartisipasi dalam percobaan adalah para pencari Tuhan YME yang melakukan latihan spiritual secara teratur dan berusia antara 29 hingga 55 tahun. Dari subyek tersebut, tiga<a href=\"https:\/\/www.spiritualresearchfoundation.org\/indonesian\/kesulitan-spiritual\/kerasukan-setan\/\"> dirasuki<\/a> oleh energi negatif dan satu dianggap positif secara spiritual, tidak terpengaruh oleh energi negatif. Kami menentukan keadaan para pencari Tuhan YME ini dengan mengambil bacaan menggunakan <a href=\"https:\/\/www.spiritualresearchfoundation.org\/indonesian\/penelitian-spiritual\/indra-keenam\/\">indra keenam yang maju<\/a>.<\/li>\n<li>Percobaan dilakukan menggunakan DDFAO yang merupakan instrumen yang menggunakan teknik elektrosomatografi. DDFAO mengukur fluktuasi aktivitas listrik dari tubuh seseorang ketika disajikan dengan stimulus. Kemudian menafsirkan hasil untuk menunjukkan efek pada <em>chakra.<\/em><\/li>\n<li>Prosedur percobaan ini sedikit berbeda dari yang dijelaskan dalam <span style=\"text-decoration: underline\">artikel pengantar<\/span> Ini karena dalam eksperimen seperti makanan dan minuman, subyek terkena stimulus tangan pertama selama percobaan, yaitu mereka tidak mengkonsumsi jenis makanan atau minuman tertentu selama percobaan. Namun, selama eksperimen pakaian, subjek selalu mengenakan esuatu dan kemudian mereka terkena stimulus jenis pakaian tertentu.<\/li>\n<li>Pada bagan di bawah ini kami telah menunjukkan bagaimana eksperimen berlangsung.<\/li>\n<\/ul>\n<p><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"size-full wp-image-10444 aligncenter\" src=\"https:\/\/media.spiritualresearchfoundation.org\/wp-content\/uploads\/sites\/12\/2020\/10\/18151830\/3-IND_sari-skirt-graph.gif\" alt=\"\" width=\"744\" height=\"485\" \/><\/p>\n<p style=\"text-align: justify\"><strong>Langkah 1:<\/strong> Menemukan garis awal saat mengenakan rok<\/p>\n<p style=\"text-align: justify\">Pertama kami\u00a0\u00a0 meminta semua pencari Tuhan YME yang berpartisipasi dalam eksperimen ini untuk mengenakan rok dan atasan. Kemudian kami mencatat pembacaan dasar mereka sesuai dengan <a href=\"https:\/\/www.spiritualresearchfoundation.org\/indonesian\/penelitian-spiritual\/kundalini-chakras\/\"><em>chakra Kundalini<\/em><\/a> mereka dengan memindai menggunakan peralatan DDFAO. Kami kemudian meminta masing-masing dari mereka untuk mengenakan <em>sari.<\/em><\/p>\n<p style=\"text-align: justify\"><strong>Langkah 2:<\/strong> Menemukan efek<em> sari<\/em><\/p>\n<p style=\"text-align: justify\">Setelah 3-4 jam subjek mengenakan sari, kami mengambil bacaan lain dan menemukan fluktuasi yang cukup besar dalam pembacaan.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify\"><em><strong>Langkah 3<\/strong><\/em><em>: <\/em>Mencapai sebuah kondisi yang stabil berkaitan dengan efek<em> sari<\/em><\/p>\n<p style=\"text-align: justify\">Kami terus mengambil bacaan untuk memastikan bahwa efek <em>sari <\/em>telah stabil. Setelah efek kestabilan diamati, kami meminta subjek untuk kembali mengenakan rok dan atasannya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify\"><strong>Langkah 4: <\/strong>Pembacaan dimulai kembali pada awal mula<\/p>\n<p style=\"text-align: justify\">Saat kami melanjutkan pemindaian, kami melihat bahwa pembacaan mulai kembali ke garis dasar.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify\"><strong>Langkah 5:<\/strong> Akhir experimen<\/p>\n<p style=\"text-align: justify\">Setelah pembacaan mencapai posisi di dekat pembacaan awal, kami mengakhiri eksperimen.<\/p>\n<h3 style=\"text-align: justify\"><span id=\"21_Contoh_eksperimen_yang_dilakukan_untuk_melihat_efek_mengenakan_sari_dan_rok\">2.1 Contoh eksperimen yang dilakukan untuk melihat efek mengenakan sari dan rok<\/span><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify\">Mari kita lihat sebuah contoh pembacaan Subjek 3 untuk lebih memahami prosedur yang disebutkan di atas. Silakan klik tombol putar pada tayangan slide di bawah ini. Ketika Anda maju melalui slide Anda akan melihat perubahan dalam pembacaan <em>chakra<\/em> sebagai percobaan berlangsung.<\/p>\n\r\n\t<div class=\"slideshow_container slideshow_container_slideshow-jquery-image-gallery-custom-styles_1\" style=\" max-width: 750px;\" data-slideshow-id=\"10465\" data-style-name=\"slideshow-jquery-image-gallery-custom-styles_1\" data-style-version=\"1460816340\" >\r\n\r\n\t\t\t\t\t<div class=\"slideshow_loading_icon\"><\/div>\r\n\t\t\r\n\t\t<div class=\"slideshow_content\" style=\"display: none;\">\r\n\r\n\t\t\t<div class=\"slideshow_view\">\r\n\t\t\t\t<div class=\"slideshow_slide slideshow_slide_image\">\r\n\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t<img src=\"https:\/\/media.spiritualresearchfoundation.org\/wp-content\/uploads\/sites\/12\/2020\/10\/18151829\/IND-FSS-table1.gif\" alt=\"IND-FSS-table1\" width=\"750\" height=\"799\" \/>\r\n\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t<div class=\"slideshow_description_box slideshow_transparent\">\r\n\t\t\t\t\t\t<div class=\"slideshow_title\">IND-FSS-table1<\/div>\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t<\/div>\r\n\t\t\t\t<\/div>\r\n\r\n\t\t\t\t\t\t<div style=\"clear: both;\"><\/div><\/div><div class=\"slideshow_view\">\r\n\t\t\t\t<div class=\"slideshow_slide slideshow_slide_image\">\r\n\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t<img src=\"https:\/\/media.spiritualresearchfoundation.org\/wp-content\/uploads\/sites\/12\/2020\/10\/18151828\/IND-FSS-table2.gif\" alt=\"IND-FSS-table2\" width=\"750\" height=\"799\" \/>\r\n\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t<div class=\"slideshow_description_box slideshow_transparent\">\r\n\t\t\t\t\t\t<div class=\"slideshow_title\">IND-FSS-table2<\/div>\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t<\/div>\r\n\t\t\t\t<\/div>\r\n\r\n\t\t\t\t\t\t<div style=\"clear: both;\"><\/div><\/div><div class=\"slideshow_view\">\r\n\t\t\t\t<div class=\"slideshow_slide slideshow_slide_image\">\r\n\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t<img src=\"https:\/\/media.spiritualresearchfoundation.org\/wp-content\/uploads\/sites\/12\/2020\/10\/18151828\/IND-FSS-table3.gif\" alt=\"IND-FSS-table3\" width=\"750\" height=\"799\" \/>\r\n\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t<div class=\"slideshow_description_box slideshow_transparent\">\r\n\t\t\t\t\t\t<div class=\"slideshow_title\">IND-FSS-table3<\/div>\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t<\/div>\r\n\t\t\t\t<\/div>\r\n\r\n\t\t\t\t\t\t<div style=\"clear: both;\"><\/div><\/div><div class=\"slideshow_view\">\r\n\t\t\t\t<div class=\"slideshow_slide slideshow_slide_image\">\r\n\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t<img src=\"https:\/\/media.spiritualresearchfoundation.org\/wp-content\/uploads\/sites\/12\/2020\/10\/18151828\/IND-FSS-table4.gif\" alt=\"IND-FSS-table4\" width=\"750\" height=\"799\" \/>\r\n\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t<div class=\"slideshow_description_box slideshow_transparent\">\r\n\t\t\t\t\t\t<div class=\"slideshow_title\">IND-FSS-table4<\/div>\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t<\/div>\r\n\t\t\t\t<\/div>\r\n\r\n\t\t\t\t\t\t<div style=\"clear: both;\"><\/div><\/div><div class=\"slideshow_view\">\r\n\t\t\t\t<div class=\"slideshow_slide slideshow_slide_image\">\r\n\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t<img src=\"https:\/\/media.spiritualresearchfoundation.org\/wp-content\/uploads\/sites\/12\/2020\/10\/18151828\/IND-FSS-table5.gif\" alt=\"IND-FSS-table5\" width=\"750\" height=\"799\" \/>\r\n\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t<div class=\"slideshow_description_box slideshow_transparent\">\r\n\t\t\t\t\t\t<div class=\"slideshow_title\">IND-FSS-table5<\/div>\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t<\/div>\r\n\t\t\t\t<\/div>\r\n\r\n\t\t\t\t\t\t<div style=\"clear: both;\"><\/div><\/div><div class=\"slideshow_view\">\r\n\t\t\t\t<div class=\"slideshow_slide slideshow_slide_image\">\r\n\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t<img src=\"https:\/\/media.spiritualresearchfoundation.org\/wp-content\/uploads\/sites\/12\/2020\/10\/18151827\/IND-FSS-table6.gif\" alt=\"IND-FSS-table6\" width=\"750\" height=\"799\" \/>\r\n\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t<div class=\"slideshow_description_box slideshow_transparent\">\r\n\t\t\t\t\t\t<div class=\"slideshow_title\">IND-FSS-table6<\/div>\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t<\/div>\r\n\t\t\t\t<\/div>\r\n\r\n\t\t\t\t\t\t<div style=\"clear: both;\"><\/div><\/div><div class=\"slideshow_view\">\r\n\t\t\t\t<div class=\"slideshow_slide slideshow_slide_image\">\r\n\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t<img src=\"https:\/\/media.spiritualresearchfoundation.org\/wp-content\/uploads\/sites\/12\/2020\/10\/18151827\/IND-FSS-table7.gif\" alt=\"IND-FSS-table7\" width=\"750\" height=\"799\" \/>\r\n\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t<div class=\"slideshow_description_box slideshow_transparent\">\r\n\t\t\t\t\t\t<div class=\"slideshow_title\">IND-FSS-table7<\/div>\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t<\/div>\r\n\t\t\t\t<\/div>\r\n\r\n\t\t\t\t\t\t<div style=\"clear: both;\"><\/div><\/div><div class=\"slideshow_view\">\r\n\t\t\t\t<div class=\"slideshow_slide slideshow_slide_image\">\r\n\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t<img src=\"https:\/\/media.spiritualresearchfoundation.org\/wp-content\/uploads\/sites\/12\/2020\/10\/18151827\/IND-FSS-table8.gif\" alt=\"IND-FSS-table8\" width=\"750\" height=\"799\" \/>\r\n\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t<div class=\"slideshow_description_box slideshow_transparent\">\r\n\t\t\t\t\t\t<div class=\"slideshow_title\">IND-FSS-table8<\/div>\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t<\/div>\r\n\t\t\t\t<\/div>\r\n\r\n\t\t\t\t\t\t<div style=\"clear: both;\"><\/div><\/div><div class=\"slideshow_view\">\r\n\t\t\t\t<div class=\"slideshow_slide slideshow_slide_image\">\r\n\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t<img src=\"https:\/\/media.spiritualresearchfoundation.org\/wp-content\/uploads\/sites\/12\/2020\/10\/18151827\/IND-FSS-table9.gif\" alt=\"IND-FSS-table9\" width=\"750\" height=\"799\" \/>\r\n\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t<div class=\"slideshow_description_box slideshow_transparent\">\r\n\t\t\t\t\t\t<div class=\"slideshow_title\">IND-FSS-table9<\/div>\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t<\/div>\r\n\t\t\t\t<\/div>\r\n\r\n\t\t\t\t\t\t<div style=\"clear: both;\"><\/div><\/div><div class=\"slideshow_view\">\r\n\t\t\t\t<div class=\"slideshow_slide slideshow_slide_image\">\r\n\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t<img src=\"https:\/\/media.spiritualresearchfoundation.org\/wp-content\/uploads\/sites\/12\/2020\/10\/18151826\/IND-FSS-table10.gif\" alt=\"IND-FSS-table10\" width=\"750\" height=\"799\" \/>\r\n\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t<div class=\"slideshow_description_box slideshow_transparent\">\r\n\t\t\t\t\t\t<div class=\"slideshow_title\">IND-FSS-table10<\/div>\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t<\/div>\r\n\t\t\t\t<\/div>\r\n\r\n\t\t\t\t\t\t<div style=\"clear: both;\"><\/div><\/div>\r\n\t\t<\/div>\r\n\r\n\t\t<div class=\"slideshow_controlPanel slideshow_transparent\" style=\"display: none;\"><ul><li class=\"slideshow_togglePlay\" data-play-text=\"Play\" data-pause-text=\"Pause\"><\/li><\/ul><\/div>\r\n\r\n\t\t<div class=\"slideshow_button slideshow_previous slideshow_transparent\" role=\"button\" data-previous-text=\"Previous\" style=\"display: none;\"><\/div>\r\n\t\t<div class=\"slideshow_button slideshow_next slideshow_transparent\" role=\"button\" data-next-text=\"Next\" style=\"display: none;\"><\/div>\r\n\r\n\t\t<div class=\"slideshow_pagination\" style=\"display: none;\" data-go-to-text=\"Go to slide\"><div class=\"slideshow_pagination_center\"><\/div><\/div>\r\n\r\n\t\t<!-- WordPress Slideshow Version 2.3.1 -->\r\n\r\n\t\t\t<\/div>\r\n\r\n\n<p style=\"text-align: justify\">Hal yang penting untuk dicatat di sini adalah fluktuasi yang cukup besar dalam pembacaan yang direkam oleh DDFAO. Ini menunjukkan bahwa pakaian yang kita pilih untuk dipakai dapat memiliki efek langsung dan nyata pada <em>chakra<\/em> dan\u00a0 kenyamanan kita.<\/p>\n<h3 style=\"text-align: justify\"><span id=\"22_Pengumpulan_hasil_observasi_dari_eksperimen\">2.2 Pengumpulan hasil observasi dari eksperimen<\/span><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify\">Dalam eksperimen kami menggunakan teknik pemindaian elektrosomatografi, kami telah mengamati bahwa <em>chakra<\/em> bekerja dalam dua kelompok. <span style=\"text-decoration: underline\">Empat chakra teratas umumnya bereaksi terhadap rangsangan dengan cara yang sama, sedangkan tiga bagian bawah bereaksi sebagai kelompok mereka sendiri<\/span>. Oleh karena itu kami menyusun dan mengelompokkan hasil percobaan dari empat <em>chakra<\/em> atas dan tiga <em>chakra<\/em> bawah.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify\">Pada tabel dibawah, kami memperlihatkan efek dari mengenakan <em>sari<\/em> dan rok pada kedua kelompok <em>chakra<\/em>.<\/p>\n<p><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"size-full wp-image-10445 aligncenter\" src=\"https:\/\/media.spiritualresearchfoundation.org\/wp-content\/uploads\/sites\/12\/2020\/10\/18151830\/4-IND_sari-skirt-table1.gif\" alt=\"\" width=\"744\" height=\"335\" \/><\/p>\n<p>Dalam bagan ini, kami menunjukkan durasi efek dari stimulus. Area merah muda menunjukkan berapa lama <em>cakra<\/em> setiap subyek dibutuhkan untuk mencapai efek kestabilan saat mengenakan sari. Daerah abu-abu menunjukkan berapa lama <em>chakra<\/em> subyek dibutuhkan untuk mencapai kondisi garis dasar\/awal mereka saat mengenakan rok.<\/p>\n<p><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"size-full wp-image-10449 aligncenter\" src=\"https:\/\/media.spiritualresearchfoundation.org\/wp-content\/uploads\/sites\/12\/2020\/10\/18151829\/5-IND_sari-skirt-table-plateau.gif\" alt=\"\" width=\"733\" height=\"451\" \/><\/p>\n<h3><span id=\"23_Analisis_hasil\">2.3 \u00a0Analisis hasil<\/span><\/h3>\n<p>Menganalisis hasil sebuah eksperimen spiritual sangat berbeda dari eksperimen biasa yang menggunakan pengetahuan modern. Untuk menganalisis hasil eksperimen yang bersifat spiritual, penting untuk memahami pengaruh pada tingkat spiritual. Ini hanya bisa dilakukan dengan menggunakan indra keenam lanjut. Untuk ini kami menunjukkan tabel di atas dari pembacaan DDFAO kepada para pencari Tuhan YME dari <a href=\"https:\/\/www.spiritualresearchfoundation.org\/indonesian\/indra-keenam-intuisi\">bagian pengetahuan-halus<\/a> SSRF yang memiliki kemampuan analisis halus yang maju. Kami menanyakan kepada mereka pertanyaan berdasarkan pada pengamatan dan meminta bantuan mereka dalam memahami apa yang sebenarnya terjadi pada tingkat halus. Masukan mereka memberi kami wawasan tentang alasan yang mendasari pengamatan, dan pemahaman tentang berbagai variabel yang menentukan hasilnya. Berikut adalah pertanyaan kami dan jawaban mereka.<\/p>\n<p><strong>Pertanyaan 1. Mengapa keempat <em>chakra<\/em> atas dalam kasus Subjek 1 (yang positif secara spiritual) mencatat peningkatan aktifitas?<\/strong><\/p>\n<p><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"size-full wp-image-10446 aligncenter\" src=\"https:\/\/media.spiritualresearchfoundation.org\/wp-content\/uploads\/sites\/12\/2020\/10\/18151830\/4-IND_sari-skirt-table2.gif\" alt=\"\" width=\"744\" height=\"374\" \/><\/p>\n<div class=\"yellow-wrapper-left yn\" style=\"text-align: justify\"><span class=\"clip\"><\/span><em>Chetan\u0101 <\/em>adalah bagian dari Kesadaran Tuhan yang mengatur fungsi fisik dan mental, dan juga mengaktifkan lima energi vital dalam tubuh.<\/div>\n<div style=\"text-align: justify\">\n<p><strong>Jawaban:<\/strong> <em>Sari<\/em> adalah dominan- <em>Sattva<\/em> dan karena itu dianggap pakaian <em>s\u0101ttvik<\/em>. Kontak dengan getaran dominan- <em>Sattva<\/em> dari <em>sari <\/em>mengaktifkan <em>chetana<\/em> dari Subjek1. \u00a0Akibatnya, komponen <em>Sattva<\/em> menyebar ke seluruh tubuhnya dalam waktu singkat.<\/p>\n<p>Empat <em>chakra Kundalini<\/em> atas lebih sensitif terhadap komponen<em> Sattva<\/em> dibandingkan dengan tiga<em> chakra<\/em> yang lebih rendah. Itulah mengapa mereka menyerap komponen <em>Sattva<\/em> dalam waktu singkat dan mulai menyimpannya di dalam tubuh. Karena pencari Tuhan YME ini tidak terpengaruh oleh energi negatif, tidak ada perlawanan terhadap proses penyerapan energi positif. Karenanya, komponen <em>Sattva<\/em> terakumulasi dengan cepat di empat <em>chakra<\/em> atasnya yang menyebabkan mereka semakin aktif.<\/p>\n<\/div>\n<div class=\"bluebox\" style=\"text-align: justify\">Ini menunjukkan pentingmya mengenakan pakaian yang dominan <em>Sattva.<\/em><\/div>\n<div style=\"text-align: justify\">\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p><strong>Pertanyaan 2. Setelah mengganti dan mengenakan rok dan atasan, mengapa pembacaan DDFAO yang berkaitan dengan empat <em>chakra Kundalini <\/em>satu dari tiga seeker dengan gangguan energi negatif dan seeker yang sendiri<\/strong><strong>an<\/strong><strong> tanpa tekanan energi negatif\u00a0 menunjukkan penurunan aktivitas?<\/strong><\/p>\n<p><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"size-full wp-image-10447 aligncenter\" src=\"https:\/\/media.spiritualresearchfoundation.org\/wp-content\/uploads\/sites\/12\/2020\/10\/18151830\/4-IND_sari-skirt-table3.gif\" alt=\"\" width=\"744\" height=\"335\" \/><\/p>\n<p><strong>Jawaban:<\/strong> Rok adalah bersifat dominan-<em>Tama<\/em>. Sebagai aturan umum, ketika kita mengenakan pakaian yang dominan <em>Tama<\/em>, itu mengurangi aktivitas <em>chakra Kundalini<\/em> yang membuatnya lebih negatif dalam pembacaan DDFAO. Kontak dengan komponen Tama membuat tubuh manusia tanpa <em>Chetana<\/em>, dan mengurangi kemampuannya untuk menyerap komponen <em>Sattva<\/em>.<\/p>\n<p>Sekarang mari kita lihat alasan penurunan pada kedua jenis pada pencari Tuhan YME, yang tidak terpengaruh oleh energi negatif dan yang dipengaruhi oleh energi negatif.<\/p>\n<ol>\n<li>\u00a0Pencari Tuhan YME tanpa gangguan energi negatif (Subjek 1): Aliran komponen <em>Tama<\/em> ke dalam tubuhnya menyebabkan konsentrasi getaran yang menyusahkan di dalam tubuhnya. Ini mulai melawan aktivitas terkait <em>Sattva<\/em> yang terjadi melalui medium<em> chakra<\/em>. Akibatnya, tubuhnya mulai kehilangan komponen <em>Sattva<\/em>. Hal ini menyebabkan penurunan aktivitas <em>chakra-chakra<\/em> dan mereka menjadi pasif.<\/li>\n<li>Para pencari Tuhan YME dengan gangguan energi negatif (Subjek 3): Mengenakan rok yang dominan Tama di alam semakin meningkatkan tekanan energi negatif yang ada pada para pencari Tuhan YME ini. Itulah sebabnya <em>chakra<\/em> mereka menjadi lebih tidak aktif.<\/li>\n<\/ol>\n<\/div>\n<div class=\"bluebox\" style=\"text-align: justify\">Ini menunjukkan pentingnya mengenakan pakaian yang dominan <em>Sattva.<\/em><\/div>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p style=\"text-align: justify\"><strong>Pertanyaan 3. Setelah mengenakan<em> sari <\/em>mengapa tiga <em>chakra<\/em> yang lebih rendah meningkat dalam aktivitas di kedua subjek ?<\/strong><\/p>\n<p><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"aligncenter wp-image-11272 size-full\" src=\"https:\/\/media.spiritualresearchfoundation.org\/wp-content\/uploads\/sites\/12\/2021\/01\/18151744\/9-IND_sari-skirt-table.gif\" alt=\"Cara berpakaian \u2013 Mengenakan sari dan rok\" width=\"744\" height=\"374\" \/><\/p>\n<div style=\"text-align: justify\"><strong>Jawaban:<\/strong> Kedua pencari Tuhan YME mengikuti \u00a0<a href=\"https:\/\/www.spiritualresearchfoundation.org\/indonesian\/aboutspiritualresearch\/spiritualpractice\/various_paths\/karmayoga_path_of_action\">Jalan spiritual Tindakan (<em>Karmayoga<\/em>)<\/a>. Tiga <em>chakra<\/em> yang lebih rendah sebagian besar bertanggung jawab untuk menyediakan energi spiritual untuk tindakan fisik. Sebagai hasilnya, para pencari Tuhan YME mengikuti jalan ini, <em>chakra<\/em> yang lebih rendah ini merespon dengan segera untuk setiap peningkatan komponen <em>Sattva<\/em>. Itulah mengapa ketika mengenakan sari, karena efek dari gelombang dominan- <em>Sattva<\/em> yang memancar darinya, aktivitas dari ketiga <em>chakra<\/em> yang lebih rendah meningkat pada para pencari Tuhan YME ini yang mengikuti jalan Tindakan.<\/div>\n<div style=\"text-align: justify\"><\/div>\n<div class=\"bluebox\" style=\"text-align: justify\">Ini menunjukkan bahwa hasil dapat bervariasi sesuai dengan jalan spiritual. Tergantung pada jalan spiritual pencari Tuhan YME, <em>chakra<\/em> yang berbeda mungkin lebih aktif.<\/div>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<div style=\"text-align: justify\"><strong>Pertanyaan 4. Mengapa dua subjek mengambil lebih banyak waktu untuk kembali ke kondisi awal mereka saat mengenakan rok dibandingkan ketika mereka mengenakan <em>sari<\/em>?<\/strong><\/div>\n<p><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"size-full wp-image-10450 aligncenter\" src=\"https:\/\/media.spiritualresearchfoundation.org\/wp-content\/uploads\/sites\/12\/2020\/10\/18151829\/5-IND_sari-skirt-table-plateau2.gif\" alt=\"\" width=\"733\" height=\"451\" \/><\/p>\n<p><strong>Jawaban: <\/strong>Ada beberapa alasan yang berkontribusi pada hal ini.<\/p>\n<ul>\n<li style=\"text-align: justify\">Kedua pencari Tuhan YME yang bersangkutan sudah memiliki lapisan energi halus menyusahkan yang tebal menutupi mereka karena dipengaruhi oleh energi negatif. Memakai rok hanya membantu keberadaan penutup negatif yang menyusahkan ini. Memakai sari akan memiliki efek yang berlawanan dengan penutup. Oleh karena itu, efek <em>sari<\/em> pada subjek seperti itu akan berlangsung untuk waktu yang lebih singkat daripada rok.<\/li>\n<li style=\"text-align: justify\">Ketika atmosfer memiliki proporsi yang tinggi dari komponen <em>Raja-Tama<\/em> (seperti di <a href=\"https:\/\/www.spiritualresearchfoundation.org\/indonesian\/pertempuran-saat-ini-baik-dan-jahat-1\">masa sekarang<\/a>), tubuh juga menjadi tercemar secara spiritual. Dalam keadaan ini, jika kita mengenakan pakaian yang menyerap dan mentransmisikan komponen <em>Tama,<\/em> efeknya bertahan lebih lama.<\/li>\n<li style=\"text-align: justify\">Kombinasi\u00a0 efek bersih dari pakaian, keadaan spiritual seseorang dan lingkungan menentukan lamanya waktu.<\/li>\n<\/ul>\n<div class=\"bluebox\" style=\"text-align: justify\">Ini menekankan bagaimana pada masa sekarang, karena <em>Raja-Tama<\/em> pada manusia dan lingkungan hidup, melakukan tindakan yang meningkatkan komponen <em>Sattva<\/em> sangat penting.<\/div>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p style=\"text-align: justify\"><strong>Pertanyaan 5. Setelah mengenakan sari, pembacaan DDFAO dari empat chakra Kundalini atas dari semua pencari Tuhan YME dengan gangguan energi negatif menunjukkan aktivitas yang menurun. Namun, dalam kasus Subjek 3, penurunannya jauh lebih menonjol dibandingkan dengan yang lain. Pengetahuan spiritual apakah yang mendasari ini?<\/strong><\/p>\n<p><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"size-full wp-image-10451 aligncenter\" src=\"https:\/\/media.spiritualresearchfoundation.org\/wp-content\/uploads\/sites\/12\/2020\/10\/18151829\/11-IND_sari-skirt-table-last.gif\" alt=\"\" width=\"744\" height=\"402\" \/><\/p>\n<p style=\"text-align: justify\"><strong>Jawaban:<\/strong><\/p>\n<ul>\n<li style=\"text-align: justify\">Elemen-elemen yang dominan <em>Sattva<\/em> seperti <em>sari<\/em> memiliki efek penyembuhan spiritual pada para pencari Tuhan YME dengan tekanan energi negatif. Akibatnya, energi halus menyusahkan yang menutupi mereka berkurang. Umumnya, energi negatif berfungsi relatif lebih banyak melalui <em>chakra-chakra<\/em> tersebut di mana mereka telah menciptakan pusat-pusat energi yang menyusahkan<em>. <\/em>Setelah kontak dengan elemen dominan<em>-Sattva, <\/em>komponen<em> Sattva<\/em> dari elemen itu akan ditransfer ke dalam tubuh. Pusat-pusat energi yang menyusahkan pada para pencari Tuhan YME diaktifkan dan mulai menolak transfer energi positif ke dalam tubuh. Dalam proses ini, ketika kekuatan pusat-pusat energi yang menyusahkan ini berkurang, kemampuan mereka untuk berfungsi melalui medium vibrasi menyusahkan juga berkurang. Ini direfleksikan oleh peralatan DDFAO sebagai penurunan aktivitas <em>chakra-chakra.<\/em><\/li>\n<li style=\"text-align: justify\">Memakai<em> sari<\/em> meningkatkan dominasi <em>Sattva<\/em> dibandingkan memakai rok. Sebagai hasil dari mengenakan<em> sari<\/em>, energi halus menyusahkan yang menyelimuti <em>chakra<\/em> dari ketiga pencari Tuhan YME yang tertekan itu berkurang. Oleh karena itu, <em>chakra<\/em> tidak dapat berfungsi dengan bantuan vibrasi yang menyusahkan. Dengan kata lain, fungsi energi negatif dalam tubuh mereka berkurang. (Apakah subyek terus memakai sari untuk jangka waktu yang lebih lama, dan dengan terus digunakan, kegiatan <em>chakra<\/em> akhirnya akan meningkat.)<\/li>\n<li style=\"text-align: justify\">Energi negatif yang merasuki Subyek 3 kehilangan sejumlah besar energi dalam pertarungannya dengan vibrasi dominan- <em>Sattva<\/em> yang berasal dari <em>sari<\/em>. Itulah sebabnya mengapa empat <em>chakra<\/em> atas di tubuhnya menunjukkan proporsi tertinggi dari penurunan aktivitas.<\/li>\n<\/ul>\n<div class=\"bluebox\" style=\"text-align: justify\">Setiap orang dipengaruhi oleh energi negatif atau oleh <span style=\"text-decoration: underline\">leluhur<\/span> yang telah meninggal pada suatu saat dalam kehidupan mereka. Penelitian spiritual telah menunjukkan bahwa hingga <a href=\"https:\/\/www.spiritualresearchfoundation.org\/indonesian\/kesulitan-spiritual\/kerasukan-setan\/populasi-dunia-dipengaruhi-hantu\/\">30% dari populasi dunia dirasuki oleh energi negatif<\/a>. Ketika kita mengenakan pakaian dominan- <em>Sattva<\/em>, yang memiliki efek penyembuhan pada <em>chakra-chakra<\/em> kita dan membantu dalam melawan energi negatif.<\/div>\n<h2 style=\"text-align: justify\"><span id=\"3_Kesimpulan_eksperimen_tentang_cara_berpakaian_sari_atau_rok\">3. Kesimpulan eksperimen tentang cara berpakaian \u2013 sari atau rok<\/span><\/h2>\n<h3 style=\"text-align: justify\"><span id=\"31_Manfaat_dominasi_Sattva_saat_mengenakan_sari\">3.1 <em>Manfaat dominasi Sattva saat mengenakan sari<\/em><\/span><\/h3>\n<ul>\n<li style=\"text-align: justify\">Ketika empat <em>chakra<\/em> atas mulai menyerap dan menyimpan komponen<em> Sattva<\/em> dari sari di dalam tubuh, aktivitas <em>chakra-chakra<\/em> ini meningkat. Akibatnya, individu menjadi dominan-<em>Sattva<\/em>.<\/li>\n<li>Aktivitas dari ketiga <em>chakra<\/em> yang lebih rendah meningkat pada pencari Tuhan YME tanpa gangguan energi negatif dan mereka yang mengikuti Jalan Aksi.<\/li>\n<\/ul>\n<h3 style=\"text-align: justify\"><span id=\"32_Efek_merugikan_dari_komponen_Tama_dalam_rok\">3.2 Efek merugikan dari komponen <em>Tama<\/em> dalam rok<\/span><\/h3>\n<div>\n<ul>\n<li style=\"text-align: justify\">Konsentrasi komponen <em>Tama<\/em> dalam tubuh: Kontak dengan komponen <em>Tama <\/em>dari rok mengarah ke konsentrasinya di dalam tubuh. Ini mengurangi aktivitas dari empat <em>chakra<\/em> atas dan individu menjadi dominan <em>Tama<\/em>.<\/li>\n<li style=\"text-align: justify\">Peningkatan tekanan yang ada pada pencari Tuhan YME dengan gangguan energi negatif mengurangi aktivitas <em>chakra<\/em> bawahnya: Kontak dengan rok dominan-<em>Tama<\/em> semakin meningkatkan tekanan dari individu dengan tekanan energi negatif. Itu sebabnya aktivitas ketiga <em>chakra <\/em>yang lebih rendah berkurang lebih jauh.<\/li>\n<li style=\"text-align: justify\">Individu dengan tekanan energi negatif sudah memiliki proporsi yang tinggi dari penutup getaran halus yang menyusahkan. Memakai rok adalah pelengkap untuk mempertahankan penutup ini. Oleh karena itu, efek mengenakan rok berlangsung lebih lama pada individu-individu ini daripada mengenakan <em>sari<\/em>.<\/li>\n<\/ul>\n<\/div>\n<h2 style=\"text-align: justify\"><span id=\"4_Rangkuman_Cara_berpakaian_Sari_atau_rok\">4. Rangkuman \u2013 Cara berpakaian \u2013 <em>Sari<\/em> atau rok?<\/span><\/h2>\n<div style=\"text-align: justify\">Dari eksperimen ini, kita dapat melihat bahwa bagaimana kita berpakaian dapat mempengaruhi kita secara dramatis. Ketika kita tidak memiliki kemampuan indera keenam, sangat sulit untuk merasakan efek ini. Namun, melihat respon langsung oleh chakra ketika diukur dengan peralatan DDFAO, kami memiliki bukti visual bahwa pakaian yang kita kenakan memang mempengaruhi kita dan secara luas. Melalui eksperimen ini kita dapat melihat mengapa penting untuk mengetahui pakaian mana yang dapat berbahaya dan bermanfaat bagi kita. Selain itu, penting untuk mengembangkan indra keenam untuk memahami efek ini ketika memilih pakaian. Hanya dengan <a href=\"https:\/\/www.spiritualresearchfoundation.org\/indonesian\/latihan-spiritual\">latihan spiritual yang teratur<\/a>, kita dapat mengembangkan kemampuan indra keenam kita sendiri. Seiring waktu, indra keenam kita diasah dengan baik untuk memandu keputusan sehari-hari kita. Akibatnya, keputusan kita menguntungkan diri kita dan lingkungan secara positif.<\/div>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Eksperimen tentang Sari dan Rok<\/p>\n","protected":false},"featured_media":0,"parent":888,"menu_order":0,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","template":"","meta":{"_uag_custom_page_level_css":"","footnotes":""},"categories":[10],"tags":[753,585,591,116,267,163,119,268],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v23.4 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Cara berpakaian \u2013 Mengenakan sari dan rok - SSRF Indonesian<\/title>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/www.spiritualresearchfoundation.org\/indonesian\/hidup-spiritual\/spiritual-pakaian\/sari-atau-rok\/\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Estimasi waktu membaca\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"15 menit\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/www.spiritualresearchfoundation.org\/indonesian\/hidup-spiritual\/spiritual-pakaian\/sari-atau-rok\/\",\"url\":\"https:\/\/www.spiritualresearchfoundation.org\/indonesian\/hidup-spiritual\/spiritual-pakaian\/sari-atau-rok\/\",\"name\":\"Cara berpakaian \u2013 Mengenakan sari dan rok - SSRF Indonesian\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/www.spiritualresearchfoundation.org\/indonesian\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/www.spiritualresearchfoundation.org\/indonesian\/hidup-spiritual\/spiritual-pakaian\/sari-atau-rok\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/www.spiritualresearchfoundation.org\/indonesian\/hidup-spiritual\/spiritual-pakaian\/sari-atau-rok\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/www.spiritualresearchfoundation.org\/indonesian\/wp-content\/uploads\/sites\/12\/2020\/09\/Sari.gif\",\"datePublished\":\"2021-01-27T17:13:29+00:00\",\"dateModified\":\"2024-06-09T07:00:09+00:00\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/www.spiritualresearchfoundation.org\/indonesian\/hidup-spiritual\/spiritual-pakaian\/sari-atau-rok\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/www.spiritualresearchfoundation.org\/indonesian\/hidup-spiritual\/spiritual-pakaian\/sari-atau-rok\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\/\/www.spiritualresearchfoundation.org\/indonesian\/hidup-spiritual\/spiritual-pakaian\/sari-atau-rok\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\/\/media.spiritualresearchfoundation.org\/wp-content\/uploads\/sites\/12\/2020\/09\/18151835\/Sari.gif\",\"contentUrl\":\"https:\/\/media.spiritualresearchfoundation.org\/wp-content\/uploads\/sites\/12\/2020\/09\/18151835\/Sari.gif\",\"width\":94,\"height\":257},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/www.spiritualresearchfoundation.org\/indonesian\/hidup-spiritual\/spiritual-pakaian\/sari-atau-rok\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Beranda\",\"item\":\"https:\/\/www.spiritualresearchfoundation.org\/indonesian\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Spiritualitas dalam hidup | Hidup yang sattvik\",\"item\":\"https:\/\/www.spiritualresearchfoundation.org\/indonesian\/hidup-spiritual\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":3,\"name\":\"Berpakaian secara Spiritual\",\"item\":\"https:\/\/www.spiritualresearchfoundation.org\/indonesian\/hidup-spiritual\/spiritual-pakaian\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":4,\"name\":\"Cara berpakaian \u2013 Mengenakan sari dan rok\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/www.spiritualresearchfoundation.org\/indonesian\/#website\",\"url\":\"https:\/\/www.spiritualresearchfoundation.org\/indonesian\/\",\"name\":\"SSRF Indonesian\",\"description\":\"Menjembatani dunia dikenal dan tak dikenal\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/www.spiritualresearchfoundation.org\/indonesian\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"id\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Cara berpakaian \u2013 Mengenakan sari dan rok - SSRF Indonesian","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/www.spiritualresearchfoundation.org\/indonesian\/hidup-spiritual\/spiritual-pakaian\/sari-atau-rok\/","twitter_misc":{"Estimasi waktu membaca":"15 menit"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/www.spiritualresearchfoundation.org\/indonesian\/hidup-spiritual\/spiritual-pakaian\/sari-atau-rok\/","url":"https:\/\/www.spiritualresearchfoundation.org\/indonesian\/hidup-spiritual\/spiritual-pakaian\/sari-atau-rok\/","name":"Cara berpakaian \u2013 Mengenakan sari dan rok - SSRF Indonesian","isPartOf":{"@id":"https:\/\/www.spiritualresearchfoundation.org\/indonesian\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/www.spiritualresearchfoundation.org\/indonesian\/hidup-spiritual\/spiritual-pakaian\/sari-atau-rok\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/www.spiritualresearchfoundation.org\/indonesian\/hidup-spiritual\/spiritual-pakaian\/sari-atau-rok\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/www.spiritualresearchfoundation.org\/indonesian\/wp-content\/uploads\/sites\/12\/2020\/09\/Sari.gif","datePublished":"2021-01-27T17:13:29+00:00","dateModified":"2024-06-09T07:00:09+00:00","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/www.spiritualresearchfoundation.org\/indonesian\/hidup-spiritual\/spiritual-pakaian\/sari-atau-rok\/#breadcrumb"},"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/www.spiritualresearchfoundation.org\/indonesian\/hidup-spiritual\/spiritual-pakaian\/sari-atau-rok\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/www.spiritualresearchfoundation.org\/indonesian\/hidup-spiritual\/spiritual-pakaian\/sari-atau-rok\/#primaryimage","url":"https:\/\/media.spiritualresearchfoundation.org\/wp-content\/uploads\/sites\/12\/2020\/09\/18151835\/Sari.gif","contentUrl":"https:\/\/media.spiritualresearchfoundation.org\/wp-content\/uploads\/sites\/12\/2020\/09\/18151835\/Sari.gif","width":94,"height":257},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/www.spiritualresearchfoundation.org\/indonesian\/hidup-spiritual\/spiritual-pakaian\/sari-atau-rok\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Beranda","item":"https:\/\/www.spiritualresearchfoundation.org\/indonesian\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Spiritualitas dalam hidup | Hidup yang sattvik","item":"https:\/\/www.spiritualresearchfoundation.org\/indonesian\/hidup-spiritual\/"},{"@type":"ListItem","position":3,"name":"Berpakaian secara Spiritual","item":"https:\/\/www.spiritualresearchfoundation.org\/indonesian\/hidup-spiritual\/spiritual-pakaian\/"},{"@type":"ListItem","position":4,"name":"Cara berpakaian \u2013 Mengenakan sari dan rok"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/www.spiritualresearchfoundation.org\/indonesian\/#website","url":"https:\/\/www.spiritualresearchfoundation.org\/indonesian\/","name":"SSRF Indonesian","description":"Menjembatani dunia dikenal dan tak dikenal","potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/www.spiritualresearchfoundation.org\/indonesian\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"id"}]}},"uagb_featured_image_src":{"full":false,"thumbnail":false,"medium":false,"medium_large":false,"large":false,"1536x1536":false,"2048x2048":false,"post-thumbnail":false},"uagb_author_info":{"display_name":"Anil Sharma","author_link":"https:\/\/www.spiritualresearchfoundation.org\/indonesian\/author\/anilsharma-2\/"},"uagb_comment_info":0,"uagb_excerpt":"Eksperimen tentang Sari dan Rok","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.spiritualresearchfoundation.org\/indonesian\/wp-json\/wp\/v2\/pages\/10346"}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.spiritualresearchfoundation.org\/indonesian\/wp-json\/wp\/v2\/pages"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.spiritualresearchfoundation.org\/indonesian\/wp-json\/wp\/v2\/types\/page"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.spiritualresearchfoundation.org\/indonesian\/wp-json\/wp\/v2\/users\/47051"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.spiritualresearchfoundation.org\/indonesian\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=10346"}],"version-history":[{"count":5,"href":"https:\/\/www.spiritualresearchfoundation.org\/indonesian\/wp-json\/wp\/v2\/pages\/10346\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":15984,"href":"https:\/\/www.spiritualresearchfoundation.org\/indonesian\/wp-json\/wp\/v2\/pages\/10346\/revisions\/15984"}],"up":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.spiritualresearchfoundation.org\/indonesian\/wp-json\/wp\/v2\/pages\/888"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.spiritualresearchfoundation.org\/indonesian\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=10346"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.spiritualresearchfoundation.org\/indonesian\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=10346"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.spiritualresearchfoundation.org\/indonesian\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=10346"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}