Perjalanan spiritual dan kelebihan istimewa Yang Mulia Lola Vezilić

1. Biografi Singkat

Yang Mulia Lola Vezilić lahir pada bulan April 1953. Beliau adalah lulusan di bidang ekonomi dan sebagian besar karirnya beliau mengorganisir berbagai kongres profesional. Antara tahun 1991 dan 1999, beliau tinggal dan bekerja di Malaysia dan Singapura. Selama tinggal di sana, beliau mendapat kesempatan untuk bertemu orang-orang dari budaya yang berbeda dan belajar mengenai berbagai jenis jalan dan latihan spiritual. Pada masa itu ia banyak tertarik kepada teknik-teknik penyembuhan spiritual dan berlatih beberapa di antaranya.

Sejak kecil, kerinduan terbesar dan keinginannya adalah untuk membantu orang lain agar berbahagia dan menghapus kekhawatiran mereka. Dalam banyak situasi kehidupan, ia berusaha untuk menghibur keluarga dan teman-temannya dengan maksud yang sama. Meskipun ia memiliki kekhawatirannya sendiri, ia mampu mengesampingkannya pada saat itu dan memberi perhatian yang tulus pada situasi dan masalah orang lain.

Pada tahun 2000, ia memulai latihan spiritual yang disarankan oleh SSRF.

Pada tahun 2006 ia berada di tingkat kesadaran spiritual 50%, dan setelah itu hanya dalam 2 tahun tingkat kesadaran spiritualnya meningkat menjadi 60%.

Pada bulan Januari 2012, dia mencapai Sainthood (tingkat spiritual 70%). Pada saat penerbitan artikel ini (September 2014), tingkat spiritualnya adalah 75%.

 

2. Fitur spiritual yang menonjol

Beberapa fitur spiritual yang menonjol dari Yang Mulia Lola Vezilić adalah:

  1. Persekutuan yang konstan dengan Prinsip Tuhan YME
  2. Emosi spiritual yang intens terhadap Y.M. Bhaktaraj Maharaj
  3. Secara terus-menerus mengalami dan memancarkan Kebahagiaan Hakiki (Bliss / Ānand)
  4. Cinta kasih spiritual tanpa pengharapan kepada setiap orang
  5. Melupakan diri sendiri dan berpikir tentang orang lain

3. Bagaimana pertumbuhan spiritual Beliau terjadi

Kami telah berbicara dengan Yang Mulia Lola Vezilić untuk belajar tentang perjalanan spiritualnya dan memahami upaya yang diambil Beliau untuk pertumbuhan spiritual yang cepat.

3.1 Chanting (Menyebut Nama Tuhan YME)

Kami meminta Yang Mulia Lola Vezilić (tingkat spiritual 75%) untuk menceritakan kepada kami pengalamannya tentang chanting (merepetisikan Nama Tuhan YME).

Yang Mulia Lola: “Saya sangat menyukai chanting dan mengembangkan kesukaan akan hal tersebut dengan sangat cepat karena menyadari manfaatnya. Manfaatnya adalah bahwa pikiran saya jauh lebih tenang dan saya mendapatkan lebih banyak kejernihan berpikir. Saya sangat suka duduk dan chanting selama beberapa jam di siang hari. Seiring waktu, saya mulai mengalami Kebahagiaan Hakiki (Bliss) selagi chanting. Sekarang bahkan berpikir tentang chanting saja pun telah membawa Bliss. Saya tidak terlalu memahami kata-katanya, tapi Bliss tersebut dihasilkan ketika saya memikirkan tentang chanting.

“Setiap kali saya sedang melalui fase rendah, atau saya merasa seperti latihan spiritual tidak berjalan dengan baik atau terjadi beberapa permasalahan duniawi, maka saya merasa bahwa jika saya duduk dan melakukan chanting selama beberapa saat, pikiran saya akan menjadi lebih tenang dan kemudian saya akan mampu menemukan solusi baru dan akan mampu mengatasi masalah. Selama chanting akan ada juga beberapa doa yang dipersembahkan dan hal itu akan menenangkan pikiran sehingga kemudian solusi akan terlihat sangat jelas dan dapat terlaksana.

“Juga chanting memberikan pengalaman tentang Tuhan YME. Setelah beberapa tahun, saya mulai mengalami kehadiran Tuhan YME melalui chanting. Saya merasakan kehadiran-Nya dalam wujud Yang Mulia Bhaktaraj Maharaj. Sementara melakukan chanting, saya akan mengalami kehadiran-Nya. Dan perlahan-lahan saya menyadari bahwa tujuan saya melakukan latihan spiritual sebenarnya untuk mengalami kehadiran Tuhan YME. Mengalami kehadiran Tuhan YME, memberikan pengalaman yang sangat indah, meskipun indah adalah kata yang sangat tidak memadai untuk menjelaskan perasaan itu. Ini lebih seperti melupakan diri sendiri dan menyadari kehadiran, keluasan, Kebahagiaan Hakiki, dan kedamaian dari Tuhan, bahkan jauh lebih banyak dibanding yang bisa dilukiskan dengan kata-kata.”

3.2 Berada dalam Perkumpulan Kebenaran (Satsang)

Pada tahun 2001, Yang Mulia Lola mulai menghadiri perkumpulan Kebenaran (satsang). Kami bertanya apa yang membuat Beliau tertarik untuk menghadirinya.

Yang Mulia Lola: “Satsang pertama kami hanya diisi dengan pembacaan teks Suci SSRF dan mencoba untuk memahami sesuatu darinya. Hanya sedikit sekali pemahaman yang muncul akibat keterbatasan pikiran dan akal kami. Tapi kami semua merasa bahwa ada sesuatu yang sangat penting dan sangat indah di balik kata-kata tersebut, bahwa kami akan mampu menyadari dan mengalaminya setelah mempelajarinya selama beberapa waktu. Itulah yang membuat kami tetap pergi dan tetap mau hadir dalam satsang.

Satsang dapat dilakukan baik dengan sesama pencari Tuhan atau satsang dengan kitab Suci atau lebih jauh lagi satsang dengan para Suci atau Guru, yang merupakan bentuk tertinggi dari satsang. Dalam beberapa jenis satsang ini, dalam satu atau lain cara, kehadiran Tuhan YME dialami. Hal ini selalu memberikan semangat, kegembiraan dan juga beberapa pemahaman tentang konsep-konsep atau prinsip-prinsip latihan spiritual. Tentu saja, satsang dari para Suci dan Guru adalah bentuk tertinggi dari satsang dan selalu membawa bentuk tertinggi dari kebahagiaan, sukacita dan pengetahuan.

“Semakin banyak Kesadaran Ilahi (Chaitanya) yang hadir selama satsang, semakin kita merasa lebih baik. Saya merasa bahwa satsang dengan para Suci dan Guru memiliki bentuk tertinggi dari Chaitanya dan Chaitanya memberi kita semangat untuk latihan spiritual dan keinginan untuk maju lebih lanjut. Ia juga memberi kita Kebahagiaan Hakiki (Bliss) serta kegembiraan dalam kehidupan dan latihan spiritual.”

3.3 Pelayanan kepada Kebenaran Hakiki (Satseva) untuk memelihara latihan spiritual para pencari

Jauh sebelum mencapai tingkatan Para Suci, Yang Mulia Lola membimbing para pencari dalam latihan spiritual mereka. Kami memintanya untuk bercerita kepada  kami tentang hal tersebut.

Yang Mulia Lola: “Saya sangat beruntung bisa mendapatkan seva (pelayanan kepada Kebenaran Mutlak) yang sangat indah. Salah satunya adalah untuk mengurus para pencari dan latihan spiritual mereka. Ketika mengurus para pencari, saya merasa bahwa Tuhan mempercayakan saya anak-anak-Nya untuk diurus, dan pada satu titik saya merasa saya seperti memiliki begitu banyak anak-anak dan hal ini sangat menyenangkan. Pada kenyataannya saya hanya memiliki satu anak perempuan tetapi kemudian dengan harus mengurus semua para pencari ini membuat saya merasa sangat kaya dan saya merasa bahwa Tuhan telah memberi saya anak-anak-Nya untuk diurus.

“Awalnya saya melihat ini sebagai tanggung jawab atau kewajiban saya dan sangat ketat terhadap diri saya sendiri ketika berhadapan dengan pencari. Saya merasa bahwa para pencari perlu diberikan yang terbaik dan bahwa mereka harus diperlakukan dengan hati-hati dan penuh kasih. Namun kemudian hal itu menjadi begitu alami dan saya merasa bahwa sekarang Tuhan YME sendiri yang mengurus para pencari, sehingga tidak ada masalah besar tentang hal tersebut. Itu mengalir begitu saja secara alami. Hal ini bukan cinta kasih seperti yang kita rasakan dalam kehidupan duniawi. Ini adalah cinta kasih yang berbeda. Ini sangat mendalam. Cinta kasih dan pemeliharaan-Nya dihasilkan begitu saja dan mengalir begitu saja. Jadi seva itu dilakukan bahkan tanpa berpikir apa yang harus dilakukan atau bagaimana hal itu harus dilakukan karena Tuhan YME sendiri memberikan pemikiran tentang apa yang harus dilakukan dan kemudian secara otomatis saya mendapati hal tersebut sudah terselesaikan.”

3.4 Mengalami kasih Ilahi ketika mengunjungi tempat Beliau

Dikarenakan ingin menerima bimbingan dari Yang Mulia Lola, banyak pencari sering mengunjungi tempatnya. Mereka semua mengalami perasaan yang berbeda saat menghabiskan waktu di sana. Kami menanyakan kepada Yang Mulia Lola alasan untuk pengalaman ini.

Y.M. Lola: “Banyak sukacita yang dialami dalam perkumpulan para pencari. Jika karena alasan tertentu para pencari tidak berkunjung, saya mulai merasa gelisah. Saya merasa lebih dekat kepada para pencari dibandingkan dengan anggota keluarga. Kedekatan dan cinta kasih kepada para pencari ini terasa dari dalam dan itu paling dekat bisa digambarkan sebagai rasa bahwa ‘saya adalah milik para pencari dan latihan spiritual’.

“Tuhan YME telah menganugerahi saya dengan hadiah yang berharga berupa cinta kepada sesama dan kerinduan untuk melakukan sesuatu yang kecil untuk membuat para pencari merasa nyaman, diterima, dicintai dan damai. Secara alami pemikiran tentang apa yang dapat dilakukan bagi sesama mengalir begitu saja dari dalam dan beberapa tindakan sederhana terjadi. Memasak sesuatu yang mereka sukai, bertanya tentang kesehatan para pencari, tentang anggota keluarga mereka, berbagi kebahagiaan dan kesedihan mereka, mendengarkan masalah, menyarankan solusi untuk latihan spiritual dan kehidupan, tertawa dengan mereka, dll, seperti yang para ibu lakukan.”

“Terkadang saya merasa senang dengan fakta bahwa para pencari ada di sini, hanya dengan melihat mereka atau hanya berpikir tentang mereka. Saya merasakan kedekatan dengan anak-anak kecil karena kesederhanaan, keterbukaan dan kejujuran mereka; kadang-kadang kami bermain bersama atau berbicara tentang hal-hal yang membuat mereka tertarik. Ketika melihat kebahagiaan orang lain, hal itu memenuhi saya dengan sukacita besar dan Kebahagiaan Hakiki (Bliss) dan pada saat itu saya melupakan diri dan merasa seolah-olah ‘saya hidup untuk sesama ‘. Saya sangat berterima kasih kepada Tuhan karena telah memberikan saya begitu banyak cinta-Nya untuk berbagi dengan sesama.”

3.5 Penyembuhan Spiritual

Satseva lainnya yang dilakukan Yang Mulia Lola adalah penyembuhan spiritual pada para pencari.

“Saya sangat senang melakukan seva ini. Karena cinta kasih spiritual yang sangat besar dari Yang Mulia Dr. Athavale untuk para pencari, Beliau telah menganugerahi saya kesempatan untuk melakukan penyembuhan spiritual bagi mereka. Untuk waktu yang lama sebelum itu saya telah merasa bahwa para pencari dengan tekanan yang berat akan melalui begitu banyak penderitaan dan alangkah indahnya jika seseorang bisa melakukan penyembuhan spiritual dan membantu mengurangi penderitaan mereka.”

 

“Melalui satseva ini saya selalu merasa bahwa waktu saya digunakan dengan sangat berarti untuk tujuan menolong meringankan penderitaan, menghilangkan hambatan dan mendorong para pencari untuk bertahan dan melawan gangguan energi negatif. Saya mengalami bahwa saya tidak melakukan apa-apa sebagaimana doa yang terinspirasi dari Yang Mulia Bhaktaraj Maharaj: ‘Biarlah jangan ada saya dalam penyembuhan spiritual ini, biarlah hanya Engkau yang tinggal. Engkaulah yang duduk, bernapas, menyanyi, berdoa dan melakukan penyembuhan spiritual pada para pencari-Mu.’ ”

“Melalui seva penyembuhan spiritual saya belajar lebih banyak lagi, tak peduli apa yang saya rasakan pada saat itu, itu tidaklah penting. Para pencari yang sedang dalam kesulitan-lah yang paling penting. Jadi selama satseva ini, karena kasih karunia Yang Mulia Bhaktaraj Maharaj, saya dimampukan untuk melupakan diri sendiri dan berkonsentrasi penuh pada para pencari dengan mencoba memahami bagaimana perasaan mereka selama gangguan negatif dan apa penyembuhan spiritual yang paling baik untuk membantu mereka. Kadang-kadang selama berjam-jam tidak ada tanda-tanda berkurangnya gangguan pada si pencari. Pada saat seperti itu, hanya karena kasih karunia-Nya saja, saya mampu bertahan dan memiliki keyakinan bahwa akhirnya si pencari akan mulai merasa lebih baik. Sukacita yang dialami bahkan ketika sebuah tanda kecil perbaikan muncul, tidak dapat dibandingkan bahkan dengan kebahagiaan duniawi yang tertinggi. Pada saat-saat itu saya akan merasa dipenuhi emosi spiritual syukur. Ketika berpikir tentang seva ini sekarang, rasa syukur tersebut adalah bahwa Y.M. Bhaktaraj Maharaj dan Y.M. Dr. Athavale sedang memindahkan gunung dan saya hanya memegang tongkat kecil untuk mendukung Beliau.”

Beberapa pencari mengalami penyembuhan spiritual di hadapan Y.M. Lola bahkan sebelum Kesucian Beliau diumumkan:

  • “Setiap kali Beliau melakukan penyembuhan spiritual, semuanya putih, dan saya merasakan berlimpahnya cinta kasih Ilahi. Beliau bermandikan cahaya Ilahi.”
  • “Selama beberapa bulan terakhir, saya merasa seorang Dewa melakukan penyembuhan spiritual melalui Beliau (Y.M. Lola). Kadang-kadang rasanya seperti Y.M. Bhaktaraj Maharaj melakukan penyembuhan spiritual melalui Beliau. Saya mendapat pemikiran yang kuat bahwa Beliau adalah seorang Suci.”
  • “Selama penyembuhan spiritual dengan Beliau, saya merasa hampir-hampir Beliau seperti tidak ada di sana, dan Beliau bukan laki-laki maupun perempuan.”
  • “Sering kali dalam sesi penyembuhan spiritual saya merasakan kehadiran Baba (Y.M. Bhaktaraj Maharaj). Saya merasa keberadaan Y.M. Lola tidak ada, hanya ada Baba. Setiap kali kami melihatnya sekilas, Beliau seperti tembus cahaya, nyaris transparan.

3.6 Satseva memimpin satsang

Banyak para pencari mendapatkan manfaat yang sangat besar dari menghadiri satsang yang dipimpin oleh Yang Mulia Lola. Pertumbuhan spiritual mereka terjadi pada tingkat yang cepat pula. Pada tahun 2013, tingkat spiritual dari banyak pencari di seluruh dunia meningkat rata-rata 5% karena bimbingan dan kesadaran Ilahi yang diterima dari satsang dengan Beliau. Kami menanyakan kepada Beliau bagaimana Beliau melakukan satseva ini.

Y.M. Lola: “Selama beberapa tahun, memimpin satsang telah menjadi satseva utama bagi saya dan sekarang ini terjadi setiap hari. Selama bertahun-tahun memimpin satsang, pendekatan saya untuk hal ini telah berubah. Pada awalnya fokus saya adalah lebih kepada diri sendiri, dengan pikiran tentang apa yang harus katakan, jangan sampai terlewat poin-poin tertentu, dsb. Pada waktu itu ada juga rasa takut berbicara di depan umum. Dengan berlatih memimpin satsang, perlahan-lahan rasa takut saya berkurang dan fokus bergeser ke pencari yang menghadiri satsang. Pikiran lebih banyak diberikan kepada orang lain dan kerinduan agar para pencari dapat mengalami kemajuan mulai bertumbuh.

“Sekarang, setelah berdoa pada awal satsang, seluruh perhatian saya langsung tertuju kepada para pencari dan tidak lagi berpikir tentang diri sendiri. Tuhan memberikan pemikiran yang jelas dan perasaan yang sangat baik tentang apa yang diperlukan oleh masing-masing pencari. Selama Satsang saya merasakan begitu dekat dengan para pencari dan penuh syukur dan menyatu dengan prinsip Tuhan YME dalam diri mereka semua. Saya juga belajar dari apa pun yang dikatakan kepada para pencari.”

“Tujuan utama dalam seva memimpin satsang adalah bahwa para pencari bisa merasa diterima, dimengerti dan dihargai sehingga setiap orang berharap untuk datang ke satsang. Karena kasih karunia Tuhan YME, setiap satsang berbeda dan orang merasa segar dan tidak pernah menjadi bosan, karena Kesadaran Ilahi yang dirasakan di atmosfer. Terkadang, banyak kesabaran dan dorongan dan penjelasan perlu diberikan secara berulang-ulang sampai setiap pencari menangkap perspektif yang diberikan. Setelah satsang setiap orang merasa dipenuhi dengan Kesadaran Ilahi dan sukacita. Saya bersyukur kepada Tuhan telah selalu menjaga dalam kontak yang terus-menerus dengan para pencari melalui seva ini. Saya merasa sangat diberkati dapat menyaksikan bagaimana para pencari berubah menjadi lebih baik dari waktu ke waktu. Besarnya sukacita yang saya rasakan ketika hal tersebut terjadi, jauh lebih besar dari kebahagiaan pribadi apapun.”

4. Penghapusan Kekurangan Kepribadian dan penanaman Kualitas Ilahi

Kami meminta Y.M. Lola menceritakan kepada kami tentang bagaimana Beliau membersihkan kekurangan kepribadian sepanjang perjalanan spiritualnya.

Y.M. Lola: “Ketika proses pemurnian internal atau pembersihan kekurangan kepribadian ini diperkenalkan, saya sangat senang. Kebahagiaan itu adalah karena fakta bahwa sepanjang hidup saya, saya telah mencoba untuk membersihkan kekurangan kepribadian saya karena saya menyadarinya. Setelah sukses mencobanya untuk sementara waktu, konsentrasi saya berkurang  dan kekurangan kepribadian saya muncul kembali dan saya butuh proses mulai dari awal lagi untuk menghilangkan mereka. Proses ini berulang dengan sendirinya beberapa kali dan kemudian saya menyadari bahwa kita tidak dapat membersihkan kekurangan kepribadian kita sendiri di tingkat psikologis. Jadi pada saat itu, saya tidak tahu apa yang harus dilakukan.”

“Pada saat itu, proses pembersihan kekurangan kepribadian diperkenalkan dan saya merasakan dalam batin bahwa proses ini akan menghapus secara permanen sejumlah atau banyak kekurangan kepribadian. Inilah mengapa saya merasa sangat senang dan gembira dan mulai melakukan autosugesti dan menulis kesalahan. Bahkan sekarang, entah bagaimana saya merasa bahwa apa pun yang terjadi dalam pelajaran tentang proses pembersihan kekurangan kepribadian terserahkan sepenuhnya di bawah kaki Tuhan. Ia yang akan membantu mengganti kekurangan dengan kualitas.”

Kami bertanya apakah Beliau (Y.M. Lola) masih mengalami reaksi sekarang ini.

Y.M. Lola: “Sekarang reaksi jarang terjadi. Ketika terjadi, entah bagaimana tingkat keberserahan menjadi lebih besar. Entah bagaimana keberserahan lebih mendalam dan setiap gesekan atau pikiran yang berlebihan terhapus begitu saja dengan sangat cepat. Beberapa pengertian tentang apa yang benar muncul dalam waktu yang sangat singkat. Saya tidak menyadari hal ini sebelum Anda mengajukan pertanyaan. Saya tidak menyadari sebagian besar dari hal-hal ini tetapi ketika Anda mengajukan pertanyaan, saya terus berpikir dan menggambarkan bagaimana hal itu sekarang.”

Kami kemudian bertanya tentang pengembangan kualitas Ilahi melalui latihan spiritual.

Y.M. Lola: “Ketika cacat kepribadian berkurang, secara alami kualitas meningkat dan proses ini terjadi secara bersamaan. Dengan berjalannya waktu, saya menyadari bahwa proses penyerapan kualitas sebenarnya adalah proses kembali kepada keadaan asli atau atau keadaan alamiah kita. Tuhan YME itu penuh dengan kualitas dan ini adalah keadaan alamiah kita. Namun karena berkembangnya banyak cacat kepribadian dari waktu ke waktu, kita menjauh dari Tuhan atau dari keadaan alamiah tersebut. Kualitas yang saya sangat syukuri adalah kualitas merasa bersyukur, kualitas mampu berserah dan kualitas merasakan Kebahagiaan Hakiki. Ini semua adalah kualitas Tuhan YME.”

5. Pembersihan Ego

Kami juga meminta Beliau untuk menceritakan kepada kami terkait mengurangi ego kita.

Y.M. Lola: “Perasaan bahwa kita berbeda dari Tuhan YME, sesungguhnya sedang membawa kita menjauh dari Tuhan YME dan agar semakin mendekat kepada Tuhan YME, kita perlu lebih memiliki perasaan bahwa Tuhan dan saya adalah sama, dibanding merasa bahwa kita berbeda. Saya tidak tahu bagaimana proses ini sesungguhnya terjadi. Saya sangat bodoh tentang hal ini. Saya hanya bisa berbagi upaya apa yang dilakukan. Banyak doa yang kami ucapkan, dan seringkali saya membayangkan bahwa saya hanyalah sekecil titik di hadapan Tuhan. Ini selalu memberi saya perasaan penuh syukur dan perasaan sangat rendah hati di hadapan Tuhan Yang Maha Kuasa, Yang Maha Mengetahui, dan di hadapan-Nya saya hanya seperti sebuah titik. Hal itu segera membuat ego menjadi lebih rendah. Kadang-kadang saya membayangkan bagaimana saya berjalan menuju Tuhan dan sepanjang jalan menjadi lebih kecil dan lebih kecil sampai saya kembali menjadi seperti titik. Lalu saya berdoa dan selanjutnya mengamati bagaimana saya merasa, bagaimana saya merespon dan bagaimana saya berperilaku.

“Kita beruntung bahwa kita telah diberi begitu banyak contoh dari manifestasi ego (dalam daftar manifestasi ego yang telah disiapkan) sehingga pada setiap waktu tertentu kita bisa tahu bahwa pemikiran tertentu yang kita peroleh adalah manifestasi ego. Dalam arti bahwa adalah sangat mudah untuk mengenali pikiran-pikiran ego dan kemudian menyerahkan mereka pada Tuhan, berdoa dan juga memberikan autosugesti sehingga ego bisa segera dibersihkan.”

“Karena ego sangat halus, kita tidak dapat berbuat banyak tentang hal itu. Apa yang dapat kita lakukan hanyalah melakukan apa yang Para Suci dan orang-orang yang telah berkembang secara spiritual beritahukan kepada kita untuk dilakukan. Jika kita mengikuti itu dan kita memiliki kerinduan, maka Tuhan akan mengurangi ego kita. Kita tidak bisa mengurangi ego kita dengan cara apapun. Jika kita memiliki kerinduan agar Tuhan mengurangi ego kita dan kita terbuka kepada-Nya dan membiarkan Dia melakukannya, proses ini menjadi sangat memberi Kebahagiaan Hakiki (Blissful). Tuhan segera menciptakan situasi untuk menunjukkan kepada kita ego kita karena kita perlu tahu atau menerima bahwa kita memiliki beberapa ego, dan pada saat kita menerima dan berdoa kepada-Nya dan pada saat kita menyerahkan ego tersebut kepada Tuhan, kita akan menghapus ego tersebut entah secara sekaligus atau bertahap. Ego adalah kendala terbesar dalam latihan spiritual kita karena ego memberikan perasaan bahwa kita terpisah atau berbeda dari Tuhan YME.”

“Semakin sedikit ego, semakin banyak pengalaman akan Tuhan, dan semakin sedikit ego, semakin banyak Prīti atau cinta kasih tanpa syarat terhadap semua ciptaan Tuhan.”

 

Sejak awal latihan spiritual, Y.M. Lola Vezilić memiliki cara yang berbeda untuk menghubungkan diri kepada Tuhan atau berada dalam persekutuan dengan-Nya. Seseorang yang dariNya Beliau selalu memperoleh banyak inspirasi dan hubungan dekat adalah dengan Yang Mulia Bhaktaraj Maharaj (Baba) yang sudah meninggalkan tubuh fisiknya sejak tahun 1995. (Yang Mulia Lola memulai latihan spiritual pada tahun 2000) Ini sangat tidak biasa, jadi kami meminta Beliau untuk menceritakan kepada kami tentang hal tersebut.

Y.M. Lola: “Bahkan sampai hari ini saya tidak tahu bagaimana hal tersebut bisa benar-benar terjadi, tapi apa yang bisa saya katakan adalah bahwa saya merasa bahwa Yang Mulia Baba menginspirasi hubungan tersebut dan menciptakan ikatan itu. Selama waktu yang sangat sulit dalam latihan spiritual saya ketika saya merasa tertekan, tidak tahu bagaimana harus melanjutkan, ketika banyak hal terasa meredup, entah bagaimana hubungan itu semakin kuat dan makin kuat pada saat itu dan saya sering merasa lega hanya dengan melihat atau chanting di depan foto-Nya. Ketika kita begitu mendamba dari hati, merasa tidak berdaya, saya merasa saat situasi yang harus dihadapi semakin sulit, semakin besar pula dorongan kita untuk mendapatkan pertolongan Tuhan. Karena inilah, saya dengan mudah dapat merasakan bahwa Ia tahu setiap pikiran saya bahkan lebih dari saya tahu tentang diri sendiri. Apapun yang disebut ‘saya’, Dia tahu. Saya hanya berserah kepada-Nya. Pada awalnya saya berbicara kepada-Nya dalam kata-kata, dan selanjutnya itu menjadi percakapan tanpa kata-kata. Ia mencari, Ia tahu pikiran-pikiran kita dan Ia akan memecahkan apa pun masalahnya. Ini adalah hubungan yang paling indah dalam hidup.”

7. Pesan untuk para pencari Tuhan

Pada akhir percakapan, kami bertanya apakah beliau memiliki pesan untuk para pencari Tuhan.

Yang Mulia Lola: “Saya hanya ingin mengatakan kepada para pencari atau mereka yang akan menjadi pencari yang ada seluruh dunia, bahwa kita tidak menyadari sebelum kita mulai latihan spiritual. Begitu kita memulai latihan spiritual, maka kita perlahan-lahan menyadari bahwa hidup kita memiliki beberapa makna yang sangat dalam dan indah dan bahwa semua peristiwa yang terjadi pada kita diciptakan oleh Tuhan YME.”

“Dengan menjalani hidup kita bisa menjadi lebih baik, kita bisa bergerak lebih dekat kepada Tuhan, kita dapat mengalami Kebahagiaan Hakiki (Bliss) dan Kedamaian, kita bisa mengasihi sesama dan kita dapat mengasihi segala sesuatu yang Tuhan ciptakan. Untuk dapat melakukan itu, yang harus kita lakukan adalah mengikuti bimbingan yang sangat mudah di awal, seperti chanting, doa, menghadiri satsang, dan melakukan sedikit satseva. Secara bertahap, dengan melakukan latihan spiritual kita bisa menjadi sangat bahagia dan dipenuhi Kebahagiaan Hakiki (Blissful). Kita juga dapat membantu sesama kita untuk mengalami hal yang  sama.”