Perang Dunia Ketiga (PD3) dan Perang Akhir Zaman

Perang Akhir Zaman dan PD3 yang segera terjadi akan membuka jalan menuju zaman baru umat manusia.

Abstraksi:

Tanpa diketahui oleh sebagian besar dari kita, dunia sedang berada di tengah-tengah pertempuran halus (tak kasat mata) antara kebaikan dengan kejahatan yang juga dikenal sebagai Perang Akhir Zaman. Perang ini sedang terjadi terutama dalam dimensi halus (non-fisik) di semua wilayah Alam Semesta termasuk Bumi (Bhūlok). Sebagian kecil pertempuran ini yang akhirnya terjadi pada alam fisik (Perang Dunia/PD 3), akan memiliki konsekuensi-konsekuensi bencana besar di Bumi terhadap kita. Ada kemungkinan untuk mengurangi keparahan Perang Dunia 3 (PD3) dan Perang Akhir Zaman ini pada umat manusia jika kita melakukan latihan spiritual, yang sesuai dengan keenam prinsip dasar latihan spiritual.

Untuk memahami artikel ini anda disarankan untuk membaca artikel-artikel berikut:

1. Sattva, Raja dan Tama Ketiga komponen-komponen dasar halus (non-fisik) yang membentuk Alam Semesta.
2. Pertempuran antara ‘baik’ dan ‘jahat’

1. Pendahuluan tentang Perang Akhir Zaman dan PD3

 Catatan: Kami juga menyarankan Anda membaca Panduan keselamatan PD3.

Zaman ini terus mengalami kecenderungan yang meningkat akan terjadinya bencana alam, kegiatan terorisme, perang dan gejolak politik. Tidak ada jeda atau tanda-tanda melambat pada kecenderungan ini. Cukup banyak dari kita mungkin merasa tidak berdaya ketika melihat dunia kita terjerumus dalam bahaya yang tak terkendali dan menuju zaman yang lebih berat lagi. Sejumlah peramal seperti Nostradamus, Edgar Cayce, dll. telah memperkirakan masa-masa pergolakan dan kesulitan dengan proporsi yang dahsyat. Terdapat juga banyak pembicaraan tentang perang akhir zaman atau perang dunia ketiga (PD3) antara kekuatan-kekuatan baik dan jahat yang akan terjadi pada era kehidupan kita.

Perang dunia 3 _ subtle

Kami melakukan penelitian spiritual untuk mengeksplorasi peristiwa-peristiwa dalam dimensi halus (non-fisik) di balik kecenderungan mengkhawatirkan tersebut dan apa yang akan terjadi pada kehidupan kita.

Tujuan dari artikel ini adalah untuk memberikan informasi yang terungkap melalui penelitian spiritual tentang:

  • Kekuatan-kekuatan spiritual yang mendalangi peristiwa di seluruh dunia selama periode perang akhir zaman (PD3) ini dan awal zaman yang akan datang.
  • Langkah-langkah yang dapat diambil oleh manusia untuk meminimalkan dampak peristiwa-peristiwa akibat perang akhir zaman (PD3) ini.

 

2. Alur Peristiwa Perang Akhir Zaman dan Perang Dunia 3 (PD3)

Dari tahun 1993, penyihir-penyihir halus telah mulai menabur benih untuk kerusakan masyarakat dan mempercepat kejahatan/ketidakbenaran. Dalam kebanyakan kasus, dunia telah menentukan proses kerusakan pada tempatnya. Hal ini disebabkan oleh peningkatan sifat materialistik manusia dan bekurangnya Kebajikan. Dibantu oleh energi-energi negatif tingkat tinggi, penurunan tersebut meningkat dalam intensitas dan kecepatannya. Seiring berjalannya waktu benih-benih ini akan berakar dan meningkatkan kerusakan di masyarakat. Sehubungan masyarakat menjadi semakin lalim, mereka dipermainkan/ jatuh tepat ke tangan energi-energi negatif dan meningkatkan Raja dan Tama di lingkungan. Peningkatan Raja dan Tama ini akan menyebabkan ketidakstabilan dunia yang kita kenal dan akan berujung pada bencana-bencana alam yang parah dan Perang Dunia 3.

Berikut ini adalah contoh dari beberapa mekanisme yang telah digerakkan oleh hantu-hantu (setan, setan, energi negatif, dll). Grafik juga memberikan peristiwa-peristiwa lainnya yang akan terjadi hingga menjelang pembentukan era kembali menghidupkan dan menyalakan cahaya Spiritualitas pada umat manusia.

Tahun Peristiwa
2000 Benih pertengkaran-pertengkaran domestik yang kuat ditaburkan dalam masyarakat
2001 Benih peningkatan unsur-unsur anti-sosial di masyarakat
2002 Benih peningkatan penyimpangan di tempat ibadah yang mempercepat peningkatan Raja dan Tama. Tempat ibadah berkontribusi pada komponen Sattva dalam masyarakat. Ketika terjadi penyimpangan di sana akan mengurangi Sattvikta dan dengan demikian membantu meningkatkan Raja dan Tama.
2006 Benih awal dari perusakan tempat-tempat ibadah
2011 Benih terorisme di bawah pengaruh hantu-hantu untuk menghancurkan organisasi-organisasi spiritual
2014 Tingginya frekuensi kejadian bencana alam
2015 Malapetaka akibat banjir dan meletusnya gunung berapi
2015-2018
  • Peningkatan perang pada tingkat psikologis. Amarah dan ketidakstabilan akan meningkat di dalam maupun diantara bangsa-bangsa. Hal ini akan melibatkan berbagai negara saling ancam terkait penggunaan kekuatan militer.
  • Perang-perang kecil akan terjadi.
  • Peningkatan bencana alam.
2019-2023
  • Peningkatan bencana alam
  • Peningkatan perang psikologis akan menjadi perang nyata di tingkat fisik, yang pada akhirnya menjadi Perang Dunia 3.
  • Pelaku kejahatan dan elemen anti-sosial dalam masyarakat akan terbinasakan pada tingkat fisik, psikologis, dan spiritual.
  • Pada Perang Dunia 2, sekitar 30 negara ikut serta dalam perang secara langsung maupun tidak langsung. Dalam Perang Dunia 3, 50% dari negara-negara di dunia akan terlibat.
  • Pada tahap akhir, saat beberapa negara mendekati kekalahan total, mereka akan menggunakan senjata nuklir sebagai upaya terakhir. Akibat kehancuran skala luas dari nuklir, perang akan berakhir dalam beberapa minggu.
  • Sekitar setengah populasi dunia akan musnah.
2023 dan seterusnya
  • Orang-orang kehilangan kepercayaan pada politisi dan berpaling pada Orang-orang Suci untuk pertolongan dan bimbingan.
  • Ketenangan dalam lingkungan dan dimulainya Kerajaan Ilahi di Bumi. Hal ini disebut Kerajaan Ilahi karena terjadi peningkatan sattvikta secara signifikan dan Spiritualitas akan bangkit kembali di seluruh dunia.
  • Seiring peningkatan komponen Sattva pola cuaca akan secara bertahap kembali normal.
  • Mempelajari pengelolaan Kerajaan Ilahi.
  • Dampak dari perang akan bertahan selama 30 tahun dan membangun kembali kehidupan di Bumi akan memakan waktu 100 tahun.

Bacalah bagian terkait apakah Perang Dunia 3 bisa dihindari.

Perang dunia 3 _ dampak2
Perang dunia 3 _ dampak1

3. Prediksi tingkat keparahan Perang Akhir Zaman dan PD3

Tanpa diketahui kebanyakan orang, Alam Semesta tengah berada dalam perang halus (non-fisik) dengan proporsi yang dahsyat. Sebagian besar Perang Akhir Zaman ini akan terjadi di alam-alam halus. Pertempuran dalam dunia fisik (PD3), yang terjadi di Bumi juga sebagian besar terjadi akibat perang di dimensi halus/non-fisik. Oleh karena itu, pemahaman akan penyebab kejadian tersebut hanya terbatas bagi Para Suci dengan tingkat evolusi spiritual sangat tinggi di Bumi.

Hanya sebagian kecil dari Perang Akhir Zaman yang akan dialami di Bumi dalam rupa Perang Dunia 3 (PD3). Tapi bagian kecil ini pun akan menjadi malapetaka dan penyebab kehancuran massal. Kita akan menyaksikan secara fisik sebagian kecil dari Perang Akhir Zaman dalam bentuk pelepasan kekuatan-kekuatan alam dan Perang Dunia 3 (PD3) dimana senjata pemusnah massal akan digunakan. Peningkatan frekuensi bencana alam seperti banjir, gempa bumi dan gunung berapi disebabkan terutama karena kenaikan Raja dan Tama yang didorong oleh kejahatan di Bumi. Mereka yang memicu Perang Dunia 3 (PD3) akan berada di bawah kendali energi-energi negatif tingkat tinggi yang juga dikenal sebagai penyihir-penyihir halus atau māntriks.

Intensitas PD3 dan Perang Akhir Zaman - dimensi halus dan fisik

Tabel berikut menunjukkan perbandingan dalam tingkat keparahan antara berbagai Perang Dunia dengan mempertimbangkan kedua aspek halus (non-fisik) maupun kasar (fisik).

Nama peperangan Tahun Keparahan relatif dari perang fisik maupun non-fisik
Perang Dunia 1 1914 – 1918 1
Perang Dunia 2 1939 – 1945 1,5
Perang Dunia 3 2015 – 2023 4,5

*Catatan: Menuju akhir Perang Dunia 3, keparahan kehancuran yang diakibatkannya akan 4,5 kali lebih parah dari Perang Dunia 1 dan 3 kali lebih parah dari Perang Dunia 2.

Grafik dan tabel diatas memberi kita pemahaman tentang skala dari pertempuran tersebut. Semua bencana-bencana besar dan kegiatan terorisme beberapa tahun terakhir merupakan petunjuk yang berkaitan langsung dengan pertempuran halus. Energi negatif tingkat tinggi seperti penyihir halus (māntriks) merasuki individu-individu yang memiliki mentalitas untuk merugikan masyarakat dan melaksanakan kegiatan terorisme melalui mereka terhadap umat manusia.

4. Tahapan-tahapan utama dari Perang Akhir Zaman dan PD3

Pertempuran Hari Kiamat yang sedang diperjuangkan sebagian besar terjadi di dimensi spiritual. Selain itu, pertempuran tersebut juga memberikan dampak buruk pada dunia meskipun sebagian besar terjadi pada tingkat halus tak berwujud. Konsekuensi-konsekuensi dari perang halus/non-fisik tersebut yang utama adalah dalam bentuk benih-benih yang ditaburkan untuk kerusakan dunia lebih lanjut yang cepat dan bertahap di berbagai tingkatan. Hal ini terjadi dalam dua cara:

  • Dengan mengurangi sāttviktā di dunia secara keseluruhan.
  • Dengan meningkatkan cengkraman kekuatan-kekuatan jahat pada umat manusia.

Tahapan-tahapan utama Perang Akhir Zaman dijelaskan sebagai berikut :

Tahun Peristiwa
1999 – 2012 Pertempuran dimensi halus

  1. Pertempuran antara ‘baik’ melawan ‘jahat’ di dunia halus/non-fisik dengan beberapa kejadian di alam fisik yang menandakan dimulainya pertempuran tersebut.
  2. Pertempuran pada tingkat fisik – energi-energi negatif mencegah para ‘pencari’ dari melakukan latihan spiritual dan membuat hambatan-hambatan saat melakukannya.
2013 – 2015 Dimulainya pertempuran di dimensi fisik (Bumi)

  • Gelombang pertempuran antara ‘baik’ melawan ‘jahat’ pada tingkat halus mulai berubah dan kekuatan yang ‘baik’ mulai menang.
  • Konflik internal (dalam negeri) mengambil bentuk peperangan kecil atau bentrokan-bentrokan, dimulainya kerusuhan-kerusuhan di dalam negara-negara, pemberontakan rakyat terhadap sistem di tingkat nasional; meskipun setiap kejadian mungkin tampak sebagai peristiwa yang independen (tidak berkaitan), namun akar penyebabnya adalah energi negatif tingkat tinggi dari alam halus

Bencana-bencana alam

  • Peningkatan frekuensi bencana-bencana alam

Pertempuran di alam fisik

  • Dimulainya perang dengan para penjahat dan unsur-unsur anti-sosial pada tingkat fisik, psikologis dan spiritual.
2016 – 2018 Pertempuran utama di dimensi fisik (Bumi)

  • Perang Dunia 3 (PD3) akan terjadi
  • Hilangnya nyawa dalam skala besar

Bencana-bencana alam

  • Bencana-bencana alam dalam skala besar

Pertarungan dengan unsur-unsur anti-sosial

  • Para penjahat dan unsur-unsur anti-sosial di masyarakat dimusnahkan pada tingkat fisik, psikologis dan spiritual.
2019 – 2022 Persiapan untuk Kerajaan Ilahi

  • Gelombang pertempuran baik versus jahat pada tingkat fisik mulai berubah dan kekuatan yang baik mulai menang.
  • Pemerintahan belajar dari Kerajaan Ilahi
2023 Pembentukan Kerajaan yang dominan Sattva-nya (Ilahi)

4.1 Prediksi PD3 – Siapa dalang dibalik Perang Dunia 3 dan apa pemicunya?

Perang Dunia Ketiga (PD3) akan dimulai di tahun 2015 dan berlanjut selama sekitar 9 tahun sampai 2023. Perang yang akan dipertempurkan dalam jangka waktu tersebut akan saling berhubungan. Namun hal itu mungkin tidak mudah terlihat bagi dunia. Menjelang akhir periode ini, senjata pemusnah massal akan digunakan. Akan terdapat banyak korban jiwa yang belum pernah terjadi sebelumnya di mana sekitar 1/3 dari populasi akan binasa dan 1/3 lagi akan mengalami penderitaan. Beberapa negara akan terkena dampak lebih dari yang lain. Tak perlu dikatakan, di dunia yang sangat saling berhubungan semua negara akan terkena dampaknya. Perang Dunia 3 akan dipicu terutama akibat fanatisme agama. Energi-energi negatif tingkat tinggi akan menggunakan kelemahan ini pada manusia untuk mendorong mereka melewati batas dan menghasut negara-negara untuk berperang satu sama lainnya.

Dalam ketiga perang dunia, energi negatif dari wilayah Neraka yang semakin rendah menjadi dalang dibalik sikap manusia yang ingin memusnahkan satu sama lain.

  • Perang Dunia 1: Penyihir halus (māntriks) dari wilayah ke-2 Neraka
  • Perang Dunia 2: Penyihir halus terutama dari wilayah ke-3 Neraka mengambil bagian dalam mengatur Perang Dunia II. Hitler misalnya sepanjang masa kekuasaannya dikuasai oleh penyihir halus dari wilayah ke-5 Neraka. Ini juga alasan dari kemunculan dramatisnya saat merebut kekuasaan. Sepanjang pemerintahannya penyihir tersebut sepenuhnya bermanifestasi.
  • Perang Dunia 3: Penyihir-penyihir dari wilayah ke-4 neraka akan berada di balik Perang Dunia Ketiga yang terjadi di alam fisik. Namun dalam pertempuran halus/non-fisik, penyihir-penyihir halus dari wilayah ke-7 Neraka akan ambil bagian.

Urutan kejadian Perang Dunia 3 dan pembentukan ‘Kerajaan Ilahi’

Tahun Tahapan-tahapan Perang Dunia Ketiga (PD3)
2015 Permulaan
2016 – 2018 Meningkatnya kemenangan-kemenangan dari orang-orang lalim di bawah kekuatan-kekuatan ‘jahat’
2019 – 2021 Kebajikan dan kejahatan pada tingkatan yang setara
2022 – 2023 Meningkatnya kemenangan-kemenangan dari orang-orang bajik di bawah kekuatan-kekuatan ‘baik’
2023 dan seterusnya Pembentukan ‘Kerajaan Ilahi’
‘Tergantung pada pengabdian para ‘pencari’ Tuhan, waktu perang antara para pengabdi (kebajikan) dan kekuatan-kekuatan iblis (kelaliman) dapat berubah.’ – Yang Mulia Dr. Athavale

 

4.2 Peran India dalam Perang Akhir Zaman dan PD3

Sejak zaman dahulu kala, India telah menjadi pusat spiritual dunia. Penelitian spiritual telah mengungkapkan bahwa dalam Perang Akhir Zaman yang akan berlangsung, India akan memegang peranan pusat dari perspektif spiritual. Dalam perjalanan perang, kekuatan-kekuatan negatif akan menghasut negara-negara tetangga untuk menyerang India demi menggoyahkan peran penting yang akan ia mainkan. Sekitar 50% dari populasi India akan musnah karenanya.

5. Dapatkah bencana Perang Dunia 3 ini dihindari?

Jawaban singkat untuk pertanyaan ini adalah ‘tidak’, namun intensitas dan alur waktu Perang Dunia 3 dan bencana alam dapat berubah.

Pertama-tama mari memperjelas alasan mengapa bencana ini tidak dapat dihindari. Raja-Tama atau polusi spiritual di Bumi telah meningkat secara signifikan pada beberapa dekade terakhir. Hal ini karena beberapa faktor seperti peningkatan gangguan kepribadian pada masyarakat, fokus pada materialisme, kurangnya latihan spiritual (yang sesuai dengan prinsip spiritual Universal) serta energi negatif dari dimensi spiritual mempengaruhi dan merasuki orang-orang untuk melaksanakan keinginan mereka. Ketika polusi spiritual (Raja dan Tama) terkumpul di Bumi, itu meningkatkan ketidakstabilan dalam masyarakat dan lingkungan. Hal tersebut berakibat kejadian yang tidak diharapkan seperti bencana alam, terorisme, perang, dsb. Hal tersebut seperti sebuah proses pembersihan otomatis yang berakibat musnahnya orang-orang yang dominan Raja-Tama. Satu-satunya cara membalikkan kecenderungan ini dan menghindari kehancuran adalah dengan meningkatkan komponen halus Sattva di dunia sembari mengurangi komponen halus Raja-Tama. Agar ini dapat terjadi, umat manusia harus merubah pola hidup mereka 180-derajat dan mulai melaksanakan Spiritualitas sesuai 6 prinsip dasar latihan spiritual. Latihan spiritual sesuai dengan enam prinsip dasar latihan spiritual adalah cara yang paling kondusif untuk pertumbuhan di era saat ini. Agama-agama yang mengajarkan bahwa cara mereka adalah satu-satunya jalan menuju Tuhan dan mencoba mengkonversi keyakinan orang lain secara paksa atau dengan iming-iming beresiko melanggar prinsip pertama dari enam prinsip dasar latihan spiritual, dan karenanya menyia-nyiakan upaya spiritual orang-orang yang mengikutinya. Dalam beberapa kasus dimana agama mengajarkan kekerasan terhadap kelompok lain dan pengikutnya mengikuti ajaran tersebut, mereka justru mengalami kemunduran secara spiritual dan menciptakan takdir buruk untuk diri mereka. Kemungkinan perubahan 180-derajat ini adalah hampir mustahil, dan karenanya kehancuran yang diprediksikan menjadi tak terelakkan.

Namun, intensitas dan alur waktu kejadiannya masih dapat berubah.

Seiring dunia mendekat pada bencana besar ini, Orang-orang Suci pada tingkatan tertinggi di Bumi melakukan segala upaya untuk membantu umat manusia melindungi diri mereka dan mengurangi intensitas Perang Dunia. Seiring semakin banyak orang yang berpotensi menjadi ‘pencari Tuhan’ memulai latihan spiritual, para Orang Suci tersebut menunda perang sejauh dimungkinkan oleh kekuatan niatan (resolve) mereka sehingga para pencari memiliki waktu untuk memulai dan memperkuat latihan spiritual mereka.

Waktu dan intensitas dapat berubah tergantung siapa yang melakukan upaya lebih; bila kekuatan kejahatan membuat upaya lebih maka intensitas bencana menjadi lebih besar. Sebaliknya jika banyak orang memulai latihan spiritual, intensitas bencana dapat berkurang.

Dalam kata-kata Yang Mulia Dr Athavale, “Tergantung pada devosi para pencari kepada Tuhan, alur waktu perang antara pengabdi (kebaikan) dan kekuatan iblis (kejahatan) dapat berubah. Takdir umat manusia dapat berubah lebih baik dengan latihan spiritual.”

Pada tingkatan individu, mereka yang selamat dari Perang Dunia 3 adalah mereka dengan tingkat kesadaran spiritual diatas 50% karena telah melaksanakan Spiritualitas atau mereka yang memiliki potensi untuk berkembang secara spiritual.

6. Siapa sajakah kekuatan baik yang berjuang dalam Perang Akhir Zaman ini?

1993: Dalam perang akhir zaman ini, kekuatan-kekuatan baik akan dipimpin oleh seorang Guru Parātpar (pembimbing spiritual yang telah berevolusi di atas tingkat kesadaran spiritual 90%) yang hidup di alam Bumi. Pada awal pertempuran pada tahun 1993, hanya Guru Parātpar dan beberapa pencari Tuhan yang berjuang dalam pertempuran.

Partisipasi mereka sepenuhnya berada di tingkat halus/non-fisik (tak kasat mata), di mana semua partisipan hanya bertindak secara otomatis sesuai kehendak Tuhan tanpa menyadari bahwa tindakan mereka merupakan bagian dari perang akhir zaman. Dengan demikian, semua peserta tidak sadar akan keterlibatan mereka pada tingkatan fisik dalam pertempuran tersebut. Berbagai tindakan dalam perang, terjadi melalui partisipan secara otomatis sesuai dengan kehendak Tuhan, di mana pertempuran tersebut sebagian besar terjadi pada tingkat non-fisik dan pada batas tertentu pada dimensi fisik/nyata, seperti tindakan-tindakan untuk penyebaran Spiritualitas.

2003: Sampai tahun 2003, jumlah pencari-pencari Tuhan yang mendampingi pembimbing spiritual yang telah berevolusi dalam perang naik menjadi 35. Peran mereka sebagian besar adalah menerapkan kehendak Tuhan dalam dimensi fisik. Kekuatan-kekuatan baik semakin meningkat dalam kuantitas dan kualitas sehubungan semakin intensifnya pertempuran halus/non-fisik. Pertempuran di alam halus diperjuangkan murni dengan kekuatan spiritual dan tidak memiliki unsur fisik.

2004: Dari tahun 2004 dan seterusnya, tingkat keparahan dari kekuatan-kekuatan jahat dan konsekuensi akibat dari ‘Perang Akhir Zaman’ meningkat jauh. Oleh karena itu, kekuatan-kekuatan positif dari wilayah halus/non-fisik Surga bergabung dalam pertempuran. Mereka membantu melalui berbagai wujud, mulai dari partikel-partikel Ilahi berwarna kuning dan berkembang menjadi partikel Kesadaran Ilahi, frekuensi-frekuensi cahaya dan frekuensi-frekuensi warna dewa-dewi untuk melawan kekuatan-kekuatan negatif. Perubahan yang progresif dalam wujud energi-energi positif pada dasarnya menandakan bahwa kekuatan-kekuatan dari Surga yang bergabung dalam pertempuran menjadi semakin halus, sehingga kekuatan-kekuatan baik menjadi lebih digdaya.

2008: Dari tahun 2008 ketika tingkat keparahan Perang Akhir Zaman meningkat lebih lanjut, kekuatan-kekuatan dari Surga terbukti tidak cukup dan karenanya partisipasi mereka akan berhenti.

2009 – 2013: Pada tahun 2009, dua makhluk yang telah berevolusi secara spiritual dari wilayah halus/non-fisik Maharlok (suatu wilayah yang lebih tinggi di Alam Semesta) juga akan bergabung dalam pertempuran. Saat itu sekitar 400 pencari Tuhan akan berjuang bersama Guru Parātpar. Pada tahun 2010, makhluk ketiga dari Maharlok akan bergabung dalam pertempuran. Keikutsertaan makhluk-makhluk yang telah berevolusi tersebut akan berada dalam bentuk partikel-partikel Ilahi dan kemudian berkembang ke frekuensi-frekuensi halus/non-fisik, sinar-sinar halus, frekuensi-frekuensi ke-Tuhan-an dan konstelasi-konstelasi halus cemerlang di tahun 2013. Dengan kata lain, bantuan dari Tuhan akan semakin halus dan kuat.

2014 – 2018: Ketika pertempuran halus/non-fisik menguat secara intensif ke tingkat 38 unit pada tahun 2014, pencari-pencari Tuhan yang bertempur secara halus (tak kasat mata) dalam pertempuran ‘Perang Akhir Zaman’ tidak akan bisa berpartisipasi lebih lama lagi karena pertempuran itu akan berada di luar kemampuan spiritual mereka. Merekapun tidak akan dapat menerima dan mentolerir energi spiritual sangat besar yang diberikan oleh Tuhan untuk memenuhi kebutuhan pada tingkatan pertempuran tersebut.

Pada tahun 2014, dua makhluk Tuhan yang lebih tinggi dari wilayah berikutnya yaitu Janalok (suatu wilayah yang lebih tinggi di Alam Semesta) akan bergabung dalam pertempuran halus tersebut. Partisipasi mereka akan berada dalam bentuk partikel-partikel Ilahi dan kemudian berkembang ke frekuensi-frekuensi halus, kobaran api halus/non-fisik, aura-aura cahaya hingga ke frekuensi-frekuensi cahaya pada tahun 2018

2019: Selama beberapa tahun ke depan, ketika ‘Perang Dunia 3 (PD3)’ mencapai puncaknya di tahun 2019,  terdapat 25 makhluk Tuhan dari wilayah Tapolok (suatu wilayah yang lebih tinggi di Alam Semesta) yang akan bergabung dalam pertempuran melawan kekuatan-kekuatan jahat dari wilayah ke-7 Neraka. Setelah itu jumlah makhluk Tuhan tersebut secara bertahap akan berkurang karena pada tahap itu banyak Orang-orang Suci di Bumi sendiri telah berevolusi.

Meskipun adanya penurunan dalam tingkat keparahan pertempuran dari 70 unit pada tahun 2017 sampai ke 48 unit di tahun 2019, jumlah makhluk Tuhan yang berpartisipasi dalam pertempuran akan berjumlah 25 di tahun 2019 dibandingkan dengan hanya 10 pada tahun 2017. Hal ini karena di tahun 2019 di samping pekerjaan menghancurkan kekuatan-kekuatan jahat negatif, pekerjaan positif untuk pembentukan era penghidupan dan penyalaan cahaya Spiritualitas pada umat manusia juga perlu untuk dilakukan.

2021-2023: Di tahun 2021, pembentukan era penghidupan dan penyalaan cahaya Spiritualitas dalam umat manusia akan dimulai. Pada tahun 2023, akan ada kedatangan partikel-partikel dari Satyaloka, yang paling halus dan murni dari 14 wilayah-wilayah halus/non-fisik utama.

2024: Dari tahun 2024 dan seterusnya partisipasi dari wilayah-wilayah positif halus/non-fisik akan berhenti karena tidak akan lagi diperlukan.

7. Poin umum tentang prediksi Perang Akhir Zaman dan PD3

Untuk sebagian dari kita, karena tak adanya pemahaman tentang dunia spiritual, artikel ini mungkin terlihat fiktif atau hampir seperti sebuah dongeng. Kami telah mencoba seobjektif mungkin menceritakan apa yang telah kami lihat melalui indra keenam yang mendalam. Maksud kami bukanlah untuk meresahkan masyarakat, tetapi untuk menciptakan kewaspadaan dan memberi peringatan tentang hal itu. Artikel ini merupakan bentuk permohonan kami kepada masyarakat untuk meluangkan waktu dalam memahami dan memulai latihan spiritual.

Fakta-fakta ini telah diperoleh dari Pikiran dan Akal Budi (Kecerdasan) Alam Semesta melalui media indra keenam yang mendalam dari Ibu Anjali Gadgil, seorang ‘pencari’ Tuhan YME dari Yayasan Penelitian Sains Spiritual (SSRF). Informasi ini telah diperiksa oleh Yang Mulia Dr. Athavale untuk akurasinya. Bersamaan dengan artikel ini, kami sarankan agar anda juga membaca artikel tentang pertempuran antara ‘baik’ dengan ‘jahat’.